DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun
Ekonomi

Tokocrypto Dorong Penerimaan Pajak Kripto Nasional hingga Rp1,96 Triliun

vrtitimes Published April 7, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Penerimaan pajak dari transaksi aset kripto di Indonesia terus mencatatkan pertumbuhan yang konsisten. Hingga akhir Februari 2026, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan melaporkan total penerimaan pajak kripto telah mencapai Rp1,96 triliun sejak kebijakan ini mulai diberlakukan pada 1 Mei 2022. Angka ini meningkat dari posisi Januari 2026 yang tercatat sebesar Rp1,93 triliun, mencerminkan adanya tambahan penerimaan dalam satu bulan terakhir.

Secara rinci, penerimaan tersebut berasal dari Rp246,54 miliar pada 2022, Rp220,89 miliar pada 2023, Rp620,38 miliar pada 2024, Rp796,73 miliar pada 2025, serta Rp84,7 miliar pada awal 2026. Dari total tersebut, Rp1,09 triliun berasal dari Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 dan Rp875,31 miliar dari Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam negeri. Capaian ini mencerminkan bahwa aktivitas perdagangan aset digital semakin terintegrasi dalam sistem perpajakan nasional.

Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan memperluas basis perpajakan di sektor ekonomi digital guna meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara. Kolaborasi antara pelaku industri dan mitra konsultan pajak pun dinilai penting untuk meningkatkan literasi serta membangun ekosistem kripto yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Pelaku usaha menyambut positif peningkatan penerimaan pajak tersebut sebagai indikator semakin matangnya industri kripto di Indonesia. Dengan volume transaksi yang besar, pengguna Tokocrypto turut menjadi salah satu kontributor signifikan terhadap penerimaan pajak dari sektor ini. Chief Financial Officer (CFO) Tokocrypto, Sefcho Rizal, menilai bahwa tren ini menunjukkan adanya keseimbangan antara pertumbuhan industri dan kepatuhan terhadap regulasi.

Baca Juga  Panduan Pemula: 7 Langkah Praktis Kirim Paket Ke Luar Negeri dari Rumah

“Peningkatan penerimaan pajak dari sektor kripto mencerminkan bahwa industri ini berkembang ke arah yang lebih sehat dan terstruktur. Tidak hanya dari sisi volume transaksi, tetapi juga dari kesadaran pelaku industri dan pengguna dalam memenuhi kewajiban perpajakan,” ujar Sefcho.

Ia menambahkan bahwa kontribusi industri kripto terhadap negara tidak terlepas dari peran aktif para pelaku usaha, termasuk exchange, dalam memastikan transparansi data transaksi kepada regulator.

Aktivitas Transaksi Pengguna

“Di Tokocrypto, kami memastikan seluruh aktivitas transaksi pengguna tercatat dan dilaporkan sesuai ketentuan kepada DJP. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk mendukung tata kelola industri yang akuntabel sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap ekosistem kripto,” lanjutnya.

Selain itu, Sefcho menekankan pentingnya literasi perpajakan bagi pengguna agar pertumbuhan industri dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kepatuhan.

“Kami juga mendorong edukasi kepada pengguna, termasuk bagaimana melaporkan pajak kripto melalui SPT Tahunan menggunakan platform seperti Coretax. Dengan pemahaman yang lebih baik, kami optimistis tingkat kepatuhan akan terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi penerimaan negara,” jelasnya.

Ke depan, Tokocrypto berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga  AnyMind Group Membuka Lebih Banyak Potensi Iklan melalui Program YouTube Partner Sales Program

“Salah satu fokus kami adalah memperluas akses masyarakat ke pasar kripto melalui penambahan kanal pembayaran, termasuk integrasi dengan bank BUMN seperti BRI dan Mandiri. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam bertransaksi sekaligus meningkatkan partisipasi di ekosistem kripto,” kata Sefcho.

Dorong Pertumbuhan Transaksi

Selain itu, Tokocrypto juga tengah mengembangkan produk derivatif atau Futures yang akan segera diluncurkan. Produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pengguna dalam bertransaksi, terutama di tengah kondisi pasar yang sedang mengalami penyesuaian.

“Peluncuran produk Futures menjadi bagian dari strategi kami untuk menjaga aktivitas perdagangan tetap dinamis. Di tengah kondisi pasar yang cenderung melambat, inovasi produk menjadi kunci untuk mendorong kembali minat dan partisipasi pengguna,” tambahnya.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat nilai transaksi aset kripto pada Januari 2026 mencapai Rp29,24 triliun, turun 10,53 persen secara bulanan dibandingkan Desember 2025 sebesar Rp32,68 triliun. Sementara itu, nilai transaksi derivatif aset keuangan digital juga mengalami penurunan sebesar 6,88 persen menjadi Rp8,01 triliun.

Meski demikian, Sefcho menilai bahwa fundamental industri tetap kuat, terutama dari sisi kepercayaan pengguna.

“Kami melihat kepercayaan konsumen terhadap aset keuangan digital, termasuk kripto, masih terjaga dengan baik. Hal ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang industri. Dengan inovasi yang tepat, kami yakin nilai transaksi kripto secara nasional dapat kembali meningkat,” ujarnya.

Baca Juga  Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

Saat ini, Tokocrypto telah melayani lebih dari 4,8 juta pengguna dengan pertumbuhan pengguna aktif tahunan mencapai 75 persen. Sepanjang 2025, total nilai transaksi Tokocrypto tercatat melampaui Rp160 triliun dengan pangsa pasar lebih dari 40 persen.

“Capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Tokocrypto. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran kami tidak hanya sebagai platform perdagangan, tetapi juga sebagai mitra dalam mendorong literasi, kepatuhan, dan pertumbuhan ekosistem kripto yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” tutup Sefcho.

About Tokocrypto
Tokocrypto adalah pedagang aset kripto No.1 di Indonesia yang berdiri sejak 2018 dan terdaftar di OJK sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD), serta menjadi anggota Bursa dan Kliring Kripto. Dengan dukungan dari Binance, Tokocrypto menawarkan layanan investasi kripto yang aman, transparan, dan mudah digunakan. Platform ini mencatat rata-rata nilai transaksi harian sebesar US$30 juta, menyediakan lebih dari 480 token/koin dan 600 pasangan perdagangan, serta telah dipercaya oleh lebih dari 4,5 juta pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut, kunjungi: www.tokocrypto.com. (***)
Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Daya Saing Investasi Indonesia Ditentukan oleh Konsistensi Kebijakan dan Implementasi di Lapangan
Next Article Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah998
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota414
    • Padang34
    • Payakumbuh96
    • Solok73
  • Ekonomi1,237
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah213
  • Lifestyle112
  • Nasional949
  • Olahraga79
  • Opini179
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized276
  • Video15

Berita Lainnya

Evakuasi Selesai, Jalur Maswati – Sasaksaat Kembali Dapat Dilalui: KA Pertama Melintas Pukul 03.20 WIB
KAI Divre III Palembang Sediakan 17.980 Tempat Duduk Selama Libur Wafat Yesus Kristus
Wujudkan Liburan Akhir Pekan, BRI Finance Siapkan Dana Tunai Praktis dan Fleksibel
KAI Logistik Perkuat Keselamatan Operasional melalui Implementasi Dashcam Berbasis AI pada Armada Trucking

Berita Terkait

Ekonomi

Harga Emas Menguat Seiring Redanya Ketegangan Global, Tren Positif Diproyeksikan Berlanjut

April 7, 2026
Ekonomi

Hisense Menampilkan Solusi Smart Home Berbasis Full-Scenario di ASEAN Partner Conference 2026

April 7, 2026
Ekonomi

Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan

April 7, 2026
Ekonomi

Hisense Kenalkan TV Flagship 116inci RGB MiniLED UXQ dan Laser Cinema L9Q di ASEAN Partner Conference 2026

April 6, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?