DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: KPU Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, Gen Z Didorong Jadi Penjaga Demokrasi 2029
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > KPU Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, Gen Z Didorong Jadi Penjaga Demokrasi 2029
Nasional

KPU Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, Gen Z Didorong Jadi Penjaga Demokrasi 2029

Astriani Published Agustus 3, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus memperkuat upaya peningkatan kualitas demokrasi melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih Berkelanjutan kepada Kelompok Pemilih Rentan, Marjinal, dan Pemula yang digelar pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi membangun budaya demokrasi yang tidak hanya mengedepankan tingginya angka partisipasi pemilih, tetapi juga kualitas partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak politiknya.

Dalam keynote speech, KPU menegaskan bahwa demokrasi yang sehat tidak hanya diukur dari banyaknya masyarakat yang hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS), melainkan dari tingkat pemahaman warga terhadap hak, kewajiban, serta tanggung jawabnya sebagai pemilih. Karena itu, pendidikan pemilih dinilai menjadi fondasi penting untuk melahirkan pemilih yang cerdas, kritis, mandiri, dan berintegritas.

Baca Juga  Kementerian Kominfo RI Bahas Tema Pinjaman Online dalam Webinar Literasi Digital

KPU juga menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan pemilih yang inklusif dengan menjangkau kelompok rentan, marjinal, dan pemilih pemula yang memiliki tantangan berbeda dalam mengakses informasi kepemiluan. Melalui pendekatan yang berkelanjutan dan partisipatif, masyarakat diharapkan semakin mampu menangkal ancaman hoaks, disinformasi, politik uang, ujaran kebencian, hingga sikap apatis terhadap demokrasi.

Pada sesi materi, Pegiat Demokrasi Zamzam Syahara mengangkat tema “Demokrasi 2.0: Gen Z Playbook & Masa Depan Politik Kita”. Ia menjelaskan bahwa generasi muda kini menjadi kekuatan utama politik Indonesia karena lebih dari 55 persen Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 berasal dari kelompok usia 17–39 tahun, dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat pada Pemilu 2029.

Baca Juga  Anggota DPR RI Adakan Webinar Legislator Untuk Pelaku UMKM

Menurut Zamzam, besarnya jumlah pemilih muda menjadikan Gen Z bukan lagi sekadar objek politik, melainkan aktor utama yang menentukan arah pembangunan bangsa. Namun, ia mengingatkan adanya fenomena The Gen Z Paradox, yakni kondisi ketika anak muda sangat aktif di dunia digital, tetapi masih memiliki tingkat kepercayaan yang rendah terhadap politik formal.

Ia juga mengingatkan peserta agar tidak terjebak budaya Fear of Missing Out (FOMO) dalam menyikapi isu politik di media sosial. Generasi muda didorong lebih fokus pada isu-isu substansial seperti kesejahteraan masyarakat, lapangan kerja, dan pemberantasan korupsi dibanding sekadar mengikuti tren politik sesaat.

Selain itu, Zamzam mengingatkan bahaya politik uang digital yang diperkirakan berkembang pada Pemilu 2029 melalui berbagai platform digital, mulai dari dompet elektronik, QRIS, hingga endorsement influencer. Ia juga mengajak peserta meningkatkan kemampuan verifikasi informasi untuk menghadapi maraknya hoaks dan disinformasi.

Baca Juga  Pakar: Klaim ‘Musibah’ Tak Hapus Kewajiban Pemilik Bangunan Memenuhi Standar Kelaikan Fungsi

Di akhir pemaparannya, Zamzam mengajak generasi muda keluar dari sikap apatis dan mengambil peran aktif dalam menjaga integritas demokrasi melalui literasi digital, penolakan terhadap politik uang, serta keterlibatan aktif dalam mengawal proses demokrasi Indonesia.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Program SMA Unggul Garuda Kemendiktisaintek Resmi Dimulai di Konawe Selatan, PTPP Hadirkan Fasilitas Pendidikan Berkualitas
Next Article Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,212
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh267
    • Solok73
  • Ekonomi2,244
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah226
  • Lifestyle113
  • Nasional1,036
  • Olahraga80
  • Opini190
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik270
  • Uncategorized295
  • Video15

Berita Lainnya

Rapat Kerja PAPPSI 2026: Perkuat Konsolidasi dan Sinergi Alumni
AKP Wildan Pimpin Sidak Dini Hari, Polisi Pastikan Penyaluran Bio Solar Subsidi Tepat Sasaran
Pemko Payakumbuh Bersama DPRD Menyepakati Arah Kebijakan Anggaran Tahun 2027
Wali Kota Zulmaeta Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Dalam Rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI Pada Rapat Paripurna DPRD

Berita Terkait

Nasional

Sekjen MUI Dukung “WHO 2026”, Konsumen Aman dan Produktif

Agustus 14, 2026
Nasional

Penguatan Keamanan Kawasan Industri untuk Ketahanan Ekonomi: Sespimmen Polri Poklat XXI Gelar Kajian Strategis di Tangerang

Agustus 13, 2026
Nasional

Pancasila Jadi Kompas Moral Generasi Muda di Tengah Arus Digital

Agustus 13, 2026
Nasional

Literasi Digital Jadi Benteng Pemilih Hadapi Hoaks dan Disinformasi Politik

Agustus 12, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?