DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Kementerian Kominfo RI Adakan Webinar Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Kementerian Kominfo RI Adakan Webinar Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan
Nasional

Kementerian Kominfo RI Adakan Webinar Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

Redaksi Published Maret 29, 2024
Share
SHARE

Digindonews.com — Anggota DPR RI Farah Puteri Nahlia mengisi webinar dengan topik “Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan”, kegiatan ini digelar oleh Kementerian Kominfo RI RI melalui telekomunikasi online Zoom meeting, Rabu, 27 Maret 2024.

Menurut Farah abad 21 ini dipresentasikan sebagai kemudahan dengan bantuan teknologi dan internet yang kian berkembang pesat. Dan dampak dari adanya era digital ini di Indonesia adalah terbentuknya sebuah budaya baru di masyarakat yakni budaya digital atau digital culture. Secara pengertian budaya digital ini adalah sebuah konsep yang menggambarkan bagaimana teknologi dan internet membentuk cara -cara baru individu dalam berinteraksi di dalam digital. Dengan kata lain budaya digital ini merepresentasikan lahirnya pendekatan baru individu dalam berperilaku, berpikir, dan juga berkomunikasi di tengah masyarakat digital yang bersifat maya.

Kemudian juga lebih lanjut tujuan dan capaian dari penerapan digital culture ini secara baik dan benar adalah pembentukan mental yang tangguh melalui interaksi dan perdebatan sehat dengan analisa argumen yang baik. Jadi jangan kita gunakan digital culture ini sebagai arena hanya untuk sekedar bully, untuk sekedar menyebar hoax, tentu itu hal yang tidak baik. Karena itu juga permasalahannya era digital di Indonesia ini seperti dua mata koin yang berbeda. Di lain sisi digitalisasi memberikan dampak yang cukup bermanfaat bagi masyarakat, khususnya bisa memfasilitasi kita dengan akses informasi yang cepat dan juga mudah dengan ditunjang perkembangan teknologi yang kian pesat tiap harinya.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Medan Hadi Suhendra Mengajak Masyarakat Menjaga Kerukunan dan Toleransi Saat Natal dan Tahun Baru

Tapi di sisi lain juga peredaran informasi di era digital ini karena cepat, oleh karena itu juga terkadang tidak disertai dengan jaminan informasi yang benar, dengan jaminan informasi yang tepat. Sehingga turut membawa permasalahan tersendiri bagi bangsa Indonesia, khususnya generasi muda dalam hal ini. Dan fenomena ini sering sekali disebut dengan istilah potensi penyebaran informasi hoax. Bahkan permasalahan penyebaran informasi hoax ini kalau tidak dibenahi dengan budaya digital yang positif, maka akan mungkin bisa memicu terjadinya suatu fenomena disintegrasi bangsa.

Oleh karena itu sesuai judul webinar pada hari ini, kita akan membahas lebih dalam tentang pentingnya mengaktualisasi wawasan kebangsaan Indonesia di tengah acaman potensi banjir informasi hoax yang memicu disintegrasi pada era digital. Nah kalau kita bertanya -tanya apa -apa saja masalah dari hadirnya era digital di Indonesia. Pada dasarnya masyarakat Indonesia sangat menerima dan telah beradaptasi dengan lahirnya era digital. Ini bisa kita ketahui bahwa pengguna internet di Indonesia itu banyak sekali. Ada jutaan, ratusan juta. Kita bisa sadar bahwa dalam sehari -hari di sini yang ikut webinar pasti teman -teman semuanya akses informasi melalui sosmed. Sehari pasti lihat WA, Instagram, TikTok, Google, dll. Indonesia mempunyai populasi 270 juta sekian. Kita merujuk pada data WIA Social dan Hotshoot, rata -rata orang Indonesia ini menghabiskan waktu internet 8 jam sehari. Dimana ini merupakan, bisa dibilang banyak banget. 8 jam ini digunakannya untuk apa saja dan apakah untuk hal -hal yang positif.

Baca Juga  Distribusi Pompa kepada Petani di Kabupaten Siak, Direktur Buah dan Florikultura: Optimalisasi Sumur Bor sebagai Sarana Perairan

Namun market penggunaan sosial media sebagai arus utama pencahaya informasi turut menjadikan permasalahan tersendiri. Fenomena ini kerap disebut dengan yang namanya banjir informasi, bagaimana saya sampaikan sebelumnya. Secara umum ini adalah suatu situasi ketika para konsumen informasi gagal dalam memproses informasi lebih lanjut. Tantara masuknya jumlah informasi yang banyak baik dari sisi volume maupun jumlah. Dan dampak yang ditimbulkan dari fenomena banjir informasi ini adalah menimbulkan potensi tersebarnya informasi hoax. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, hoax adalah salah satu penyebab dari timbulnya disintegrasi suatu bangsa. Sehingga apabila kita tidak menanggapi dengan bijak secara budaya digital, maka mungkin saja disintegrasi ini akan terjadi. Dan jangan sampai ini terjadi. ***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Bicara Soal Dampak Kolektif dan Ujaran Kebencian di Dunia Digital, Kominfo Hadirkan Anggota DPR RI Irwan Ardi Hasman Jadi Narasumber dalm Webinar
Next Article Anggota Komisi I DPR RI, Farah Sampaikan Materi untuk Masyarakat Bersama Melawan Hoax
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,024
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh116
    • Solok73
  • Ekonomi1,288
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah213
  • Lifestyle112
  • Nasional953
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik261
  • Uncategorized277
  • Video15

Berita Lainnya

Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang 8,47%
KAI Bandara Layani 134 Ribu Penumpang KA Bandara YIA Selama Masa Angkutan Lebaran 2026
Musda IV Demokrat Jateng, AHY: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan
Polemik Pemborosan Mobil Dinas Ketua DPRD: Fajar Rillah Vesky Buka Suara Berdalih Sudah Sesuai Aturan

Berita Terkait

Nasional

Aktivis Peduli Energi Soroti Agenda Eksklusif Di Tengah Kelangkaan BBM

April 14, 2026
Nasional

Aktivis HMI Apresiasi Pengungkapan Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Di Padang

April 9, 2026
Nasional

Swasembada Air Dimulai dari Kesadaran Kolektif dan Literasi Masyarakat

April 7, 2026
Nasional

Digitalisasi Jadi Kunci Percepatan Swasembada Air Nasional

April 7, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?