DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Aktivis HMI Benny Ario: Polri Harus Tetap Dipimpin dan Dikelola oleh SDM Kepolisian
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Aktivis HMI Benny Ario: Polri Harus Tetap Dipimpin dan Dikelola oleh SDM Kepolisian
Nasional

Aktivis HMI Benny Ario: Polri Harus Tetap Dipimpin dan Dikelola oleh SDM Kepolisian

Astriani Published Juni 6, 2026
Share
Ket: Benny Ario Aktivis HMI
SHARE

 

Jakarta, 6 Juni 2026 – Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Benny Ario, menegaskan bahwa institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus tetap dipimpin dan dikelola oleh sumber daya manusia (SDM) kepolisian yang telah dibentuk melalui sistem pendidikan, pembinaan, dan jenjang karier yang profesional.

Pernyataan tersebut disampaikan Benny Ario menanggapi wacana yang berkembang terkait peluang kalangan sipil untuk mengisi jabatan di lingkungan Polri. Menurutnya, setiap gagasan yang bertujuan memperkuat institusi negara perlu dihargai, namun harus tetap mempertimbangkan karakteristik dan kebutuhan organisasi kepolisian.

“Polri merupakan institusi yang memiliki tugas dan tanggung jawab khusus dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, jabatan-jabatan strategis di lingkungan Polri sebaiknya tetap diisi oleh personel kepolisian yang memahami kultur organisasi, sistem kerja, dan tantangan di lapangan,” kata Benny Ario di Jakarta, Sabtu (6/6).

Baca Juga  Garut Diguncang Gempa 6,4 SR, Terasa Hingga Jateng dan Jatim

Menurut Benny, profesionalisme Polri dibangun melalui proses panjang mulai dari pendidikan, pelatihan, hingga pengalaman penugasan yang berjenjang. Oleh sebab itu, sistem karier yang telah berjalan selama ini harus tetap dijaga sebagai bagian dari upaya memperkuat institusi kepolisian.

Ia menilai penguatan supremasi sipil tidak harus dimaknai dengan membuka ruang jabatan internal Polri kepada kalangan sipil. Dalam sistem demokrasi, pengawasan terhadap institusi kepolisian telah tersedia melalui berbagai mekanisme, baik melalui DPR, lembaga pengawas, akademisi, media massa, maupun partisipasi masyarakat sipil.

“Reformasi Polri harus diarahkan pada peningkatan profesionalisme anggota, modernisasi teknologi, penguatan pelayanan publik, serta peningkatan akuntabilitas dan pengawasan eksternal. Jangan sampai semangat perubahan justru mengganggu sistem karier dan profesionalisme yang selama ini telah dibangun,” ujarnya.

Baca Juga  Kolaborasi Pemerintah dan Sektor Digital Diperlukan untuk Perkuat Literasi Keuangan Penerima Bansos

Benny juga berpandangan bahwa apabila terdapat kebutuhan tenaga ahli dari luar institusi kepolisian, hal tersebut dapat dilakukan melalui kerja sama kelembagaan, konsultasi profesional, atau penugasan tenaga ahli tanpa harus menempatkan mereka dalam struktur jabatan internal Polri.

Menurutnya, langkah tersebut lebih tepat karena tetap menjaga marwah institusi sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi khusus.

“Yang perlu kita jaga adalah profesionalisme dan kewibawaan institusi Polri. Kebijakan yang diambil harus memperkuat efektivitas organisasi, bukan menimbulkan tumpang tindih kewenangan ataupun ketidakpastian dalam sistem pembinaan karier anggota,” tegasnya.

Sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil, Benny Ario menyatakan dukungannya terhadap agenda reformasi Polri yang konstruktif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa setiap perubahan regulasi harus dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi, kepentingan nasional, serta efektivitas kelembagaan.

Baca Juga  KNPI Bengkayang gelar FGD Pentingnya Partisipasi Pemilih Dalam Pilkada

“Kami mendukung Polri yang semakin Presisi, profesional, modern, dan dipercaya masyarakat. Reformasi harus menjadi instrumen untuk memperkuat institusi kepolisian agar semakin mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan masyarakat, bukan sebaliknya,” tutup Benny Ario.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Paparan Polusi pada Kulit Bayi: Mengapa Perlindungan Tambahan Itu Penting
Next Article PT Vinindo Inti Pratama Dukung Panggung Gembira Santri Gontor
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,166
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota427
    • Padang35
    • Payakumbuh229
    • Solok73
  • Ekonomi1,919
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah224
  • Lifestyle112
  • Nasional997
  • Olahraga79
  • Opini183
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik262
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

PM India Narendra Modi Akhiri Kunjungan Kenegaraan ke Indonesia, Lanjutkan Lawatan ke Australia
Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis
BRI Insurance Serahkan Santunan Klaim Personal Accident Senilai Rp100 Juta kepada Ahli Waris Nasabah
Sudah siap belum? Tagihan RS tembus ratusan juta, kita bisa apa?

Berita Terkait

Nasional

RDP RUU Daerah Kepulauan: Desak ‘Lex Specialis’ demi 28,5 Juta Warga, Senator Boy Latuconsina meminta Negara Hadir

Juli 9, 2026
Nasional

Aktivis Pemuda Nasional Nilai Kritik terhadap Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta Harus Berimbang dan Berbasis Fakta

Juli 6, 2026
Nasional

Tanzar Maharsi: Kepemimpinan Baru TP Sriwijaya Diharapkan Menjadi Energi Pemersatu dan Penggerak Pembangunan Daerah

Juni 28, 2026
Nasional

Pengangkatan Gelar Adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo Merupakan Wujud Penghormatan terhadap Nilai Budaya Nusantara

Juni 28, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?