Jakarta, 25 Agustus 2026 – Sejumlah capaian strategis Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam mendukung agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dibedah dalam diskusi publik di AMECCA Eatery, Jakarta Timur, Selasa (25/8/2026).
Diskusi bertajuk “Polri Presisi & Polri untuk Masyarakat: Catatan Capaian Strategis Polri di Bawah Kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam Mendukung Asta Cita bagi NKRI” itu digelar Forum Demokrasi dan Sosial-Politik Indonesia dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Hari Juang Polri 2026.
“Kami menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap berbagai capaian strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman masyarakat dan penegakan hukum selama periode pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka,” demikian pernyataan bersama forum.
Diskusi tersebut menghadirkan Ketua PB HMI Periode 2024–2026 Andi Kurniawan, SH., MH., Analis Kebijakan Publik dan Sosial-Politik Nasional sekaligus penulis buku Polri Presisi: Visi, Kerja Nyata, dan Dedikasi untuk Masyarakat Nasky Putra Tandjung, serta Ketua DPP GMNI Periode 2025–2028 Surya Dermawan.
Para narasumber menilai kontribusi Polri terhadap Asta Cita perlu ditempatkan secara proporsional. Asta Cita merupakan agenda pemerintahan Prabowo-Gibran, sedangkan Polri memberikan kontribusi institusional sesuai tugas, fungsi, kewenangan dan tanggung jawabnya.
Apresiasi ini kami sampaikan berdasarkan pembacaan terhadap data dan capaian yang telah dicatat oleh Polri, dengan tetap menempatkannya secara proporsional, objektif dan konstruktif.
Menurut kami, dari perspektif kebangsaan dan gerakan mahasiswa, Polri mempunyai posisi strategis dalam memastikan demokrasi Indonesia tetap berjalan dalam koridor konstitusi.
Forum menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri yang dinilai terus berupaya menjalankan transformasi Polri Presisi dan Polri untuk Masyarakat.
“Kami menilai bahwa kontribusi Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo terhadap program Asta Cita paling tepat ditempatkan pada tiga pilar besar,” ungkap forum.
Tiga pilar tersebut meliputi:
Pertama, menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan. Tanpa keamanan, demokrasi, investasi, aktivitas ekonomi dan pembangunan manusia tidak dapat berjalan optimal.
Kedua, menegakkan hukum sekaligus melindungi hak masyarakat. Penegakan hukum harus berjalan bersama HAM, keadilan substantif, restorative justice dan perlindungan kelompok rentan.
Ketiga, mendukung agenda sosial-ekonomi strategis. Ketahanan pangan, MBG, perlindungan pekerja, perlindungan masyarakat dan respons kemanusiaan menunjukkan kontribusi Polri memiliki dimensi pembangunan yang semakin luas.
Forum menegaskan dukungan terhadap Polri bukan berarti menutup ruang kritik. Dukungan yang sehat harus disertai evaluasi secara objektif.
Karena itu, Polri di bawah kepemimpinan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo didorong untuk terus memperkuat profesionalisme dan integritas anggota, memastikan penggunaan kewenangan yang proporsional dan akuntabel, meningkatkan transparansi penanganan perkara, memperkuat perlindungan HAM, serta memperluas restorative justice dengan standar yang jelas.
Polri juga didorong meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital, memperkuat perlindungan perempuan, anak dan kelompok rentan, meningkatkan perlindungan pekerja dan pekerja migran, memperkuat pencegahan kejahatan, serta membuka ruang dialog yang lebih luas dengan mahasiswa, buruh, akademisi, organisasi kepemudaan dan masyarakat sipil.
“Dengan demikian, Polri Presisi tidak berhenti sebagai slogan, tetapi menjadi standar kinerja institusi,” tegas forum.
*Merawat Demokrasi, Memperkuat Persatuan, Mengabdi untuk NKRI.*


