DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Forum Publik Tekankan Transformasi Digital Inklusif, Milenial Diminta Jadi Pelopor Ekosistem Siber yang Aman dan Produktif
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Forum Publik Tekankan Transformasi Digital Inklusif, Milenial Diminta Jadi Pelopor Ekosistem Siber yang Aman dan Produktif
Nasional

Forum Publik Tekankan Transformasi Digital Inklusif, Milenial Diminta Jadi Pelopor Ekosistem Siber yang Aman dan Produktif

Redaksi Published November 16, 2025
Share
SHARE

Matarakyat24.com, Bekasi, 31 Oktober 2025 — Pemanfaatan teknologi digital oleh generasi milenial dinilai menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan global. Pesan ini mengemuka dalam Forum Diskusi Publik bertajuk “Pentingnya Pemanfaatan Digital Bagi Milenial Menghadapi Tantangan Masa Depan” yang menghadirkan tokoh legislatif, akademisi, dan praktisi komunikasi.

Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia menegaskan bahwa digitalisasi menentukan arah masa depan bangsa. Indonesia disebut sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan digital tercepat di Asia Tenggara, namun tantangan literasi digital masih besar.

“Meskipun penetrasi internet sudah lebih dari 79% populasi, literasi digital kita baru di angka 3,49 dari skala 5. Ini menunjukkan pentingnya meningkatkan kemampuan kritis, etika, dan keamanan digital masyarakat,” jelas Farah.

Baca Juga  PC GP Ansor Bersama Aliansi BEM dan Mahasiswa Apresiasi Polres Sijunjung Dalam Baksos Sambut Bulan Ramadhan

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda Indonesia masih banyak yang menggunakan teknologi hanya sebagai sarana hiburan, bukan produktivitas. Padahal, menurutnya, ruang digital menawarkan peluang besar terutama di sektor ekonomi kreatif, startup, hingga UMKM digital.

Praktisi komunikasi Gun Gun Siswadi menambahkan bahwa digitalisasi tidak lagi sebatas inovasi teknologi, tetapi transformasi perilaku. Ia menyebut bahwa akses terbuka terhadap informasi seharusnya mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan anak muda.

“Dengan internet, milenial bisa belajar apa saja dari mana saja. Yang diperlukan adalah kemauan untuk mengembangkan diri dan memanfaatkan teknologi secara produktif,” ujarnya.

Gun Gun juga menyoroti ancaman hoaks, ujaran kebencian, serta rendahnya kesadaran keamanan data pribadi. Menurutnya, literasi etis dan keamanan digital sama pentingnya dengan kemampuan teknis.

Baca Juga  BEM Nusantara: Kartel Haji Harus Dihentikan , Dukung Langkah Tegas Kementrian Haji Sukseskan Haji 2026

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Teknik UNIKA Atmajaya, Yanto, Ph.D., mengatakan bahwa transformasi digital membutuhkan keseimbangan antara kompetensi teknologi dan karakter. Ia menekankan bahwa AI dan otomatisasi akan mengubah lanskap pekerjaan secara signifikan, sehingga generasi milenial harus mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan.

“Dunia kerja masa depan menilai portofolio digital dan kemampuan berinovasi, bukan sekadar ijazah. Milenial harus kreatif, adaptif, dan memiliki etika digital yang kuat,” tutur Yanto.

Yanto juga menyoroti pentingnya pemerataan akses digital agar transformasi tidak menimbulkan ketimpangan sosial. Infrastruktur internet, pelatihan digital, dan dukungan terhadap inovasi daerah perlu diperkuat agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan merata.

Para narasumber sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat merupakan prasyarat utama untuk membangun ekosistem digital yang aman, sehat, dan berdaya saing. Generasi milenial diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga ruang digital yang produktif dan etis.***

TAGGED:FarahLiterasi Digital
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Curanmor RX King di Kupitan, Pelaku Dibekuk di Padang Setelah Modus “Pinjam Motor untuk Beli Pertalite”
Next Article Forum Diskusi Publik Dorong Penguatan Literasi Digital dan Komunikasi Edukatif bagi Sekolah Rakyat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah882
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota395
    • Padang32
    • Payakumbuh26
    • Solok68
  • Ekonomi661
  • Headline402
  • Internasional81
  • Khazanah192
  • Lifestyle112
  • Nasional851
  • Olahraga78
  • Opini174
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik253
  • Uncategorized253
  • Video15

Berita Lainnya

GP Ansor Pesisir Selatan Terima Bantuan LAZISNU Muko Muko untuk Distribusi Korban Banjir
AMP & KABAMSU Salurkan Bantuan ke Tolang Julu dan Garoga, Termasuk Pemulihan Sekolah
Didorong Semangat Pengabdian, Hendro Putra Madani Maju di Pilwana Barung Barung Belantai Selatan
10 Cara Seru Menikmati Liburan Natal dan Tahun Baru di Surabaya

Berita Terkait

Nasional

PB HMI Resmi Tutup SEPIM 2025: Kader Dipersiapkan Sambut Kepemimpinan Indonesia Emas 2045

Desember 5, 2025
Nasional

Webinar Soroti Urgensi Cek Kesehatan Gratis dan Pencegahan Stunting

Desember 4, 2025
Nasional

Budaya Digital Positif Jadi Sorotan dalam Webinar Legislator

Desember 4, 2025
Nasional

Sumatra dalam Pekat Musibah: Ketika Alam Murka dan Manusia Lupa Jaga Bumi

Desember 4, 2025
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?