DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Sampaikan Materi tentang Etika Berpendapat dan Berdemokrasi di Ruang Digital
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Sampaikan Materi tentang Etika Berpendapat dan Berdemokrasi di Ruang Digital
Nasional

Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Sampaikan Materi tentang Etika Berpendapat dan Berdemokrasi di Ruang Digital

Redaksi Published April 5, 2024
Share
SHARE

Digindonews.com — Ir. Irwan Ardi Hasman (Anggota Komisi 1 DPR RI) bicara soal Etika Berpendapat dan Berdemokrasi di Ruang Digital dalam series webinar yang digelar Kominfo RI melalui platform digital Zoom meeting, Rabu, 3 April 2024.

Irwan menyampaikan bahwa Di tengah kemajuan teknologi, ruang digital menjadi panggung bagi kita untuk menyuarakan pendapat, berpartisipasi dalam proses demokrasi. Namun dengan kebebasan itu juga ada tanggung jawab. Etika berpendapat di ruang digital menjadi sangat-sangatlah penting. Pertama-tama, kita harus mengingat bahwa setiap pendapat memiliki nilai dan penting untuk didengarkan.

Namun dalam berpendapat, mari kita lakukan dengan penuh rasa hormat terhadap pandangan orang lain. Kita dapat menyampaikan pendapat tanpa menghina atau menyerang individu atau kelompok lain. Para peserta webinar yang saya banggakan. Selain itu, dalam ruang digital informasi dapat dengan mudah tersebar dengan cepat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Memeriksa keaslian sumber dan fakta sebelum mempercayai dan menyebarkan informasi yang sangat-sangat penting.

Baca Juga  OSN 2023 Resmi Dibuka, Diikuti Pelajar SD hingga SMA

Demokrasi di ruang digital juga membutuhkan kolaborasi dan kerjasama. Mari kita membangun dialog yang produktif, mendengarkan pandangan orang lain, dan mencari solusi bersama untuk tantangan yang dihadapi masyarakat kita. Dengan menghormati prinsip-prinsip ini, kita dapat menjaga ruang digital sebagai tempat yang inklusif, beretika, dan demokratis.

Irwan mengajak masyarakat berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dalam membangun lingkungan dari yang positif dan memajukan demokrasi di era digital ini. Para peserta webinar yang saya banggakan, saya sangat-sangat mengapresiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia atas kerja-kerjasamanya selama ini.

Gilang Kumari Putra (Praktisi Komunikasi) salah satu narasumber dalam webinar memaparkan bahwa Ketika bicara soal aktivitas komunikasi, maka ukurannya bukan hanya baik dan tidak baik. Tapi ketika bicara soal aktivitas komunikasi, bicaranya efektif atau tidak efektif. Ketika bicara efektif atau tidak efektif, yang harus dipikirkan itu bukan hanya pada transfer informasi, tapi juga pada transfer knowledge, pada transfer ilmu pengetahuan.

Baca Juga  Surya Paloh Tak Bisa Hadiri Pernikahan Kaesang-Erina

Bahwa kebebasan berpendapat tentu saja oleh negara diatur sedemikian rupa, itu menurut saya bukan lalu membuat kita menjadi semaunya, tapi berhati -hati. Berhati -hati di sini menurut saya adalah bahwa ketika kita menyampaikan sebuah informasi, maka informasi itu harus dipastikan benar. Informasi itu harus dipastikan benar dan teruji kebenarannya kira -kira begitu. Kebebasan berpendapat juga itu menghormati hak orang lain. Bahwa ada hak orang lain yang harus kita perhatikan ketika misalnya kita lalu menyampaikan sebuah informasi.
Menyakiti orang atau tidak, kira -kira begitu. Karena ini bicara soal efektivitas komunikasi. Komunikasinya menjadi efektif, kira -kira begitu. Nah, tentu saja kehatian -kehatian berkomunikasi ini, kehatian -kehatian berkomunikasi ini juga menghindarkan diri kita atau menghindarkan orang lain dari penafsiran yang tidak benar dengan apa yang kita sampaikan. ***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Bicara Soal Literasi Digital Bagi UMKM, Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Jadi Narasumber Webinar
Next Article Ketum SOKSI Ir. Ali Wongso Sinaga dalam Dialog Nasional Tegaskan Airlangga Hartarto Layak Pimpin Golkar Kembali
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,277
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh319
    • Solok73
  • Ekonomi2,612
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,070
  • Olahraga82
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized299
  • Video15

Berita Lainnya

Polemik SPPG Kurnia Banjarbaru, Muhammad Insan Soroti Relokasi hingga Persoalan Izin Lingkungan
Kombinasikan 130 Auditor Halal dan Laboratorium ddPCR, SUCOFINDO Raih Penghargaan di Indonesia
Paylabs Hadirkan Soundbox on App di FEKDI x IFSE 2026, Perkuat Keamanan Transaksi QRIS
SEC Buka Jalan bagi Tokenisasi Saham AS, Bittime Cermati Perkembangan Pasar

Berita Terkait

Nasional

Teknologi Digital Jadi Kunci UMKM Naik Kelas dan Berkembang Berkelanjutan

September 29, 2026
Nasional

PP Tunas Jadi Langkah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

September 29, 2026
Nasional

Masyarakat Madura Didorong Cakap Digital, Aman, Cerdas, Berbudaya dan Beretika

September 26, 2026
Nasional

Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari, Eko Kurnia Ningsih Ajak Warga Bengkulu Jaga Kerukunan

September 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?