DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Akademisi Soroti Pentingnya Penanganan Stunting untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Akademisi Soroti Pentingnya Penanganan Stunting untuk Wujudkan Generasi Emas 2045
Nasional

Akademisi Soroti Pentingnya Penanganan Stunting untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Redaksi Published Juni 22, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com, Jakarta – Penanganan stunting dan peningkatan kualitas gizi masyarakat dinilai menjadi langkah krusial dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Isu tersebut menjadi salah satu pembahasan utama dalam webinar “Makanan Bergizi Gratis: Membangun Fondasi Pertahanan Negara Melalui Sumber Daya Manusia Unggul” yang digelar pada 18 Juni 2026.

Wakil II Dekan Fakultas Teknik Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Ir. Yanto, Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengatakan bahwa stunting masih menjadi tantangan serius karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, stunting tidak hanya memengaruhi pertumbuhan fisik anak, tetapi juga perkembangan otak, kemampuan belajar, produktivitas, hingga daya saing bangsa dalam jangka panjang.

Baca Juga  Ketua PC GP Ansor Lampung Utara Haikal: Tindakan Pelemparan Bom Molotov Ke Rumah Ketua PW Ansor Lampung, Tindakan Biadap Segera Diungkap

“Stunting merupakan ancaman nyata bagi upaya menciptakan generasi emas dan sumber daya manusia unggul,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa risiko stunting umumnya terjadi pada periode 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.

Beberapa faktor yang memengaruhi antara lain kurangnya asupan gizi selama kehamilan, rendahnya pemberian ASI eksklusif, serta pola makan yang belum memenuhi kebutuhan nutrisi anak.

Yanto menegaskan bahwa upaya penanganan masalah gizi memerlukan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari keluarga, pemerintah, institusi pendidikan, hingga organisasi nasional dan internasional.

Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu langkah strategis yang dapat mendukung peningkatan kualitas gizi sekaligus memperkuat fondasi pembangunan manusia Indonesia.

Baca Juga  Sosialisasi Pendidikan Pemilih Upaya KPU dalam Berkelanjutan untuk Memastikan Pemilih Di wilayah 3T

Hal senada disampaikan Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Dr. Gunalan A.P., M.Si, yang menilai bahwa pemenuhan gizi merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan bangsa.

Ia menjelaskan bahwa anak-anak yang memperoleh asupan gizi yang baik cenderung memiliki tingkat kesehatan lebih baik, kemampuan belajar yang meningkat, serta produktivitas yang lebih tinggi saat memasuki usia kerja.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, G. Budisatrio Djiwandono, menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus menjadi prioritas nasional di tengah perkembangan teknologi dan persaingan global yang semakin ketat.

Menurutnya, Indonesia memerlukan generasi yang sehat, cerdas, dan adaptif agar mampu bersaing serta menjaga kedaulatan bangsa di masa depan.

Baca Juga  Satria Wisata Berangkatkan 20 Rombongan Wisata dan Kunjungan Bisnis Ke Negara Eropa Barat

Melalui Program Makan Bergizi Gratis, pemerintah berharap dapat mempercepat penurunan masalah gizi dan stunting sekaligus membangun fondasi sumber daya manusia unggul yang menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pegiat Literasi Digital: MBG Jadi Kunci Memanfaatkan Bonus Demografi Indonesia
Next Article Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng Indonesia Timur Lewat Pengemasan Surabaya
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,136
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota426
    • Padang35
    • Payakumbuh204
    • Solok73
  • Ekonomi1,700
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah222
  • Lifestyle112
  • Nasional986
  • Olahraga79
  • Opini182
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized288
  • Video15

Berita Lainnya

LIF Luncurkan Smart Ring dengan AI Glucose Scan yang Telah Diuji secara klinis di Indonesia
Tokocrypto Dukung Satgas OJK Ingatkan Masyarakat Waspadai Platform Kripto Ilegal
Holding Perkebunan Nusantara Percepat Distribusi Minyak Goreng Indonesia Timur Lewat Pengemasan Surabaya
Akademisi Soroti Pentingnya Penanganan Stunting untuk Wujudkan Generasi Emas 2045

Berita Terkait

Nasional

Pegiat Literasi Digital: MBG Jadi Kunci Memanfaatkan Bonus Demografi Indonesia

Juni 22, 2026
Nasional

Bermanfaat bagi Masyarakat, EMUD Jawa Timur Dukung Program MBG Presiden Prabowo

Juni 21, 2026
Nasional

Bakti Sosial dan Sumur Bor Ditreskrimsus Polda Sumbar Bukti Nyata Polri Presisi Hadir untuk Masyarakat

Juni 20, 2026
Nasional

CYEA: Kepemimpinan Darmawan Prasodjo dan Yusuf Didi Setiarto Menjadi Momentum Penguatan Transformasi PLN dan Agenda Energi Nasional

Juni 19, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?