DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Judi Online Bikin Utang Menumpuk dan Rumah Tangga Retak, Didi: Masa Depan Tidak Dibangun dengan Taruhan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Judi Online Bikin Utang Menumpuk dan Rumah Tangga Retak, Didi: Masa Depan Tidak Dibangun dengan Taruhan
Nasional

Judi Online Bikin Utang Menumpuk dan Rumah Tangga Retak, Didi: Masa Depan Tidak Dibangun dengan Taruhan

Astriani Published Agustus 14, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Pegiat Literasi Digital Didi mengingatkan masyarakat bahwa judi online tidak hanya menguras keuangan, tetapi juga dapat menghancurkan rumah tangga, menurunkan produktivitas, memicu utang, hingga mendorong korban melakukan tindakan kriminal.

Hal tersebut disampaikan Didi dalam Webinar “Bijak Digital Tanpa Judi Online”, Kamis, 13 Agustus 2026.

Didi mengatakan, judi online memiliki karakteristik yang membuatnya sangat mudah menyebar. Aktivitas tersebut dapat dilakukan hanya dengan telepon pintar dan koneksi internet, berlangsung cepat, tersembunyi dari keluarga, serta dapat menjangkau masyarakat tanpa mengenal usia, pendidikan maupun pekerjaan.

“Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dalam jangka panjang,” jelasnya.

Menurut Didi, kemenangan yang diperoleh pemain pada awal permainan sering kali menjadi jebakan psikologis. Pemain dibuat percaya bahwa dirinya memiliki peluang besar untuk menang sehingga terus memasukkan uang.

Baca Juga  12 Juta Warga Tercatat Bertransaksi Judi Online, Akademisi: Ini Bukan Sekadar Permainan

Ketika mengalami kekalahan, pemain kemudian terdorong mengejar kerugian dengan kembali bertaruh. Siklus tersebut dapat berujung pada kecanduan dan kerugian yang semakin besar.

Didi memaparkan, dampak judi online dapat berupa habisnya tabungan, bertambahnya utang pinjaman online, stres, kecemasan, sulit berkonsentrasi, hingga rasa bersalah.

Dampaknya juga merembet ke keluarga. Konflik rumah tangga, hilangnya kepercayaan, dan terganggunya kebutuhan keluarga dapat terjadi ketika seseorang terus menghabiskan penghasilannya untuk berjudi.

Di lingkungan kerja, judi online dapat menyebabkan produktivitas menurun dan masalah disiplin. Dalam kondisi tertentu, tekanan ekonomi bahkan dapat mendorong seseorang melakukan penipuan, penggelapan, pencurian, maupun tindakan kriminal lainnya.

Didi juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali tanda-tanda seseorang yang mulai terjerat judi online.

Baca Juga  Kominfo RI Gelar Webinar Dengan Tema "Pentingnya Pendidikan Karakter Pancasila bagi Generasi Muda"

Beberapa tanda tersebut antara lain sering membuka ponsel secara diam-diam, transaksi keuangan yang tidak jelas, sering meminjam uang, gaji cepat habis, mudah marah, sering berbohong, sulit berhenti bermain, mengejar kekalahan, mengabaikan pekerjaan dan keluarga, hingga mulai menggunakan pinjaman online.

Namun, Didi meminta keluarga tidak langsung menghakimi orang yang menunjukkan tanda-tanda tersebut.

“Jangan langsung menghakimi. Berikan kepedulian, dukungan, dan bantuan yang tepat,” ujarnya.

Di sisi lain, Didi mengapresiasi langkah pemerintah dalam memberantas judi online melalui pemutusan akses terhadap situs dan konten judi, pemblokiran rekening terkait, serta penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Ia menilai upaya pemerintah perlu diperkuat dengan partisipasi masyarakat. Keluarga harus meningkatkan pengawasan penggunaan gawai, sementara masyarakat perlu aktif melaporkan konten atau aktivitas yang terindikasi perjudian.

Baca Juga  1.912 Anggota Bawaslu untuk 514 Bawaslu Kab/ Kota Periode 2023-2028 Dilantik

Didi menegaskan bahwa teknologi digital pada dasarnya bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Ruang digital justru harus dimanfaatkan untuk belajar, bekerja, berusaha, dan berkarya.

“Jangan ukur kesuksesan dari cepat kaya, tetapi dari keahlian, pendidikan, prestasi, dan integritas,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan literasi digital sebagai benteng menghadapi berbagai ancaman di internet.

“Masa depan tidak dibangun dengan taruhan, tetapi dengan usaha,” tegas Didi.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article 12 Juta Warga Tercatat Bertransaksi Judi Online, Akademisi: Ini Bukan Sekadar Permainan
Next Article Wali Kota Zulmaeta Kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera HUT RI Ke-81
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,297
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh334
    • Solok76
  • Ekonomi2,794
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah228
  • Lifestyle113
  • Nasional1,081
  • Olahraga85
  • Opini198
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized306
  • Video15

Berita Lainnya

KNPS Apresiasi Peran Polri dan SPPG Polri di Bawah Kepemimpinan Kapolri Baru dalam Pencegahan Stunting Anak
IPB University Perkenalkan Dua Varietas Cabai Unggulan di Sijunjung, Pekarangan Rumah Jadi Lebih Produktif
KAI Logistik Catat Angkutan CPO 62 Ribu Ton, Perkuat Rantai Pasok Strategis
KAI Logistik Raih Penghargaan Sector Champion Logistik pada Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Berita Terkait

NasionalOpini

Deklarator Pemira Apresiasi Langkah Kapolri Suyudi Ario Seto

Oktober 16, 2026
Nasional

Perkuat Perlindungan Penghuni Rumah Susun, Pakar Hukum Tata Ruang Dorong Regulasi yang Tegas, Adil, dan Akuntabel

Oktober 15, 2026
Nasional

Diduga Terlibat Aliran Dana Muktamar NU, P3NU Laporkan Gus Ipul ke KPK

Oktober 14, 2026
Nasional

Literasi Digital Jadi Kunci, Masyarakat Madura Diajak Kreatif Berkarya dan Bijak Bermedia Sosial

Oktober 10, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?