DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Waspadai Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong: Ribuan Korban, Kerugian Triliunan
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Waspadai Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong: Ribuan Korban, Kerugian Triliunan
Nasional

Waspadai Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong: Ribuan Korban, Kerugian Triliunan

asribel Published Desember 17, 2025
Share
SHARE

DigIndonews.com, Jakarta – Dalam webinar “Penguatan Pemahaman Bahaya Pinjaman Online dan Investasi Ilegal”, kedua pemateri menyoroti ancaman serius yang terus melanda masyarakat Indonesia, dengan kerugian yang mencapai triliunan rupiah dan korban dari berbagai latar belakang.

 

Rachel Maryam Sayyidina, Anggota Komisi I DPR RI, menyatakan bahwa pinjol ilegal dan investasi bodong masih marak, meskipun banyak platform sudah diblokir dan pelaku diproses hukum. “Mereka bisa muncul kembali dengan nama baru dalam hitungan hari,” ujarnya. Pinjol ilegal biasanya memanfaatkan kebutuhan mendesak, dengan proses cepat tanpa syarat tapi bunga mencekik dan penagihan yang melanggar hukum – mulai dari panggilan berulang sampai ancaman dan pemerkosaan data pribadi.

Baca Juga  Farah Sosialisasi Literasi Digital Dalam Meningkatkan Wawasan Kebangsaan

 

Sementara itu, investasi ilegal menjual mimpi untung besar tanpa risiko, seringkali dibungkus dengan nama teknologi, kripto, atau perdagangan internasional. “Kalau untung besar dijanjikan tanpa risiko, itu patut dicurigai,” tegas Rachel, menambahkan bahwa korban tidak hanya berasal dari masyarakat awam, tapi juga pelajar, pekerja, dan pelaku UMKM.

 

Didi, pegiat literasi digital, menekankan bahwa masalah ini tidak hanya ekonomi, tapi juga menyentuh kesehatan mental dan sosial. Banyak korban mengalami stres berat, konflik keluarga, bahkan kehilangan pekerjaan akibat tekanan penagihan. “Pinjol legal memang ada dan diawasi, tapi masalahnya masyarakat belum tahu cara membedakannya,” katanya.

 

Kedua pemateri menyampaikan langkah praktis untuk menghindari jebakan: cek legalitas platform, jangan terburu-buru mengambil keputusan, jaga data pribadi, dan menjadi “filter” di lingkungan masing-masing dengan berbagi informasi kepada keluarga dan teman.

Baca Juga  DPR RI Farah Putri Nahlia Ingatkan agar Milenial semakin Melek Digital

 

“Semoga ilmunya dibawa pulang, dibagikan, dan dipraktikkan,” tutup Rachel, mengajak masyarakat untuk membangun sikap kritis agar tidak selalu selangkah di belakang pelaku.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Legislator Dorong Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Ruang Siber Sehat
Next Article KAFILAH Kabupaten Sijunjung dalam pawai taaruf pembukaan MTQ di Bukittinggi Didukung Penuh Pemda dan Kemenag, Kafilah Sijunjung Berlaga di MTQ Nasional ke-41
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah903
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota407
    • Padang34
    • Payakumbuh28
    • Solok68
  • Ekonomi899
  • Headline403
  • Internasional81
  • Khazanah202
  • Lifestyle112
  • Nasional916
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik256
  • Uncategorized261
  • Video15

Berita Lainnya

Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus Nilai Pencabutan Izin Perusahaan di Sumatra Langkah Strategis Selamatkan Lingkungan
Senator Sumut M. Nuh Dukung Ketegasan Presiden, Minta Nasib Pekerja Jadi Perhatian Serius
Tiga Fungsional Madya Terpilih Menjadi Pejabat Tinggi Pratama
Sukses Manfaatkan Kulong Bekas Tambang, Berikanesia Lestari Jadi Model Ekonomi Sirkular di Belitung

Berita Terkait

Nasional

PB HMI – MPO Rizki Harahap Apresiasi Presiden Prabowo atas Keberanian Cabut Izin Perusak Hutan Sumatera

Januari 21, 2026
Nasional

Wasekjen PB HMI: Koruptor Diduga Bebas Berkuasa di Rutan Tanjung Gusta, Menteri Harus Copot Karutan Medan

Januari 20, 2026
Nasional

Mahasiswa Minta Tidak Mesampingkan Proses Pidana Dalam Kasus Pesta Rakyat di Garut

Januari 15, 2026
Nasional

Sekjend Pergunu: Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan dan Masa Depan NU

Januari 15, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?