DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Rizki Harahap: PB HMI-MPO Dukung Sikap Tegas Bupati Tapanuli Selatan Soal Tata Kelola Hutan dan Pengerukan di Batang Toru
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Rizki Harahap: PB HMI-MPO Dukung Sikap Tegas Bupati Tapanuli Selatan Soal Tata Kelola Hutan dan Pengerukan di Batang Toru
Nasional

Rizki Harahap: PB HMI-MPO Dukung Sikap Tegas Bupati Tapanuli Selatan Soal Tata Kelola Hutan dan Pengerukan di Batang Toru

Astriani Published Desember 8, 2025
Share
Ket: Rizky Harahap Fungsionaris PB HMI
SHARE

 

Jakarta, 08 Desember 2025 – Fungsionaris PB HMI-MPO, Rizki Harahap, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, yang berani mengungkap persoalan tata kelola hutan, pendangkalan sungai, dan lambannya respons pemerintah pusat terhadap permintaan data kehutanan. Dukungan ini disampaikan pascabencana banjir dan longsor yang melanda 13 dari 15 kecamatan pada akhir November 2025.

Menurut Rizki, bencana tersebut bukan hanya akibat faktor cuaca ekstrem, tetapi merupakan akumulasi masalah berulang yang sudah lama dihadapi Kabupaten Tapsel.

“Setiap tahun Tapsel berhadapan dengan banjir, namun penanganan struktural tidak pernah serius. Ada kendala kabupaten yang sudah bertahun-tahun terjadi, mulai dari pengelolaan hutan hingga pendangkalan sungai,” ujar Rizki.

Baca Juga  Cara Cerdas Menangkal Hoax Ala Webinar Digital

Pendangkalan Muara Batang Toru dan Pengerukan di Bawah Wewenang Provinsi

Rizki menyoroti informasi tambahan yang juga disampaikan Pemkab, yakni terjadinya pendangkalan di kawasan Muara Batang Toru yang memperparah luapan air. Selain itu, proses pengerukan yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi dinilai tidak berjalan optimal sehingga menghambat upaya pencegahan banjir.

“Ini memperlihatkan bahwa persoalan ekologis Tapsel tidak bisa dipikul sendiri oleh kabupaten. Ada kewenangan provinsi yang harus bertanggung jawab, dan perlu didorong agar Gubernur turun tangan langsung,” tegasnya.

Data Kehutanan yang Tidak Direspons Pemerintah Pusat

Rizki juga menyoroti tiga kali surat resmi Pemkab kepada kementerian, yang dua di antaranya tidak mendapat respons.

Baca Juga  Pancasila dan Hak Konstitusional Rakyat dalam Penyelenggaraan Pendidikan dan Penegakan Hukum Berbasis Kedaulatan Rakyat, Kemanusiaan, Kebudayaan, dan Peradaban

“Bagaimana daerah bisa merespons darurat ekologis jika data kehutanan saja tidak diberikan? Kepala daerah tidak boleh diperlakukan seperti pengemis data. Ini menandakan ada masalah serius di birokrasi pusat,” katanya.

Temuan Penebangan Bermasalah

Ia mengapresiasi langkah Bupati Tapsel yang menyampaikan temuan adanya aktivitas penebangan di luar titik koordinat dan ketidaksesuaian dokumen lapangan.

“Jika dokumen SIPUHH berisi nama dan koordinat tetapi disebut bukan izin penebangan, itu membingungkan publik. Temuan semacam ini harusnya langsung direspons pusat sebelum terjadi bencana,” ujar Rizki.

Penolakan Perpanjangan Izin PHAT

Rizki menyebut penolakan Bupati terhadap perpanjangan tiga izin PHAT yang telah kadaluarsa sebagai langkah yang konsisten dan berintegritas.

“Tidak masuk akal izin yang sudah mati justru diminta diperpanjang. Sikap tegas seperti ini menunjukkan keberpihakan pada rakyat dan keselamatan lingkungan,” katanya.

Baca Juga  Sambut Ramadhan, Ketua Dewan Masjid Indonesia Himbau Masjid Steril Kepentingan Politik 2024

Standar Baru Kepemimpinan Daerah

Rizki menilai keberanian Bupati Tapsel membuka data, menyampaikan temuan lapangan, hingga menolak izin yang dianggap bermasalah harus menjadi standar kepemimpinan regional.

“Pemimpin daerah bukan sekadar perpanjangan tangan pusat. Mereka adalah benteng terakhir rakyat ketika kebijakan dan koordinasi pemerintah tidak berjalan,” tegasnya.

Ia menutup pernyataan dengan mendorong Gubernur Sumatera Utara dan kementerian terkait untuk mengambil tindakan nyata.

“Selama ada pemimpin yang berpihak pada kelestarian hutan dan keselamatan warga, harapan untuk Tapanuli tidak akan pernah padam. Saatnya pusat, provinsi, dan kabupaten duduk bersama sebelum bencana berikutnya datang.”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pengadilan Negeri Surakarta Bersama KAI Daop 6 Yogyakarta Berhasil Amankan Aset KAI di Gilingan, Surakarta
Next Article Masyarakat Diingatkan Waspada Hoaks dan Penipuan: Webinar Dorong Peningkatan Literasi Komunikasi Digital
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,073
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota423
    • Padang34
    • Payakumbuh156
    • Solok73
  • Ekonomi1,454
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah219
  • Lifestyle112
  • Nasional962
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized283
  • Video15

Berita Lainnya

BRI Finance Jawab Kebutuhan Renovasi Rumah Lewat Pembiayaan Berbasis BPKB
Wali Kota Zulmaeta Meninjau Langsung Sejumlah Titik Dampak Banjir Dan Longsor
Diskominfo Memberikan Arahan Strategis PKA Bagi ASN Pemko Payakumbuh
Pemko Payakumbuh Menuju Wilayah Bebas Korupsi

Berita Terkait

Nasional

Rupiah Melemah: Alarm Ekonomi Nasional di Tengah Tekanan Global

Mei 13, 2026
Nasional

Empat Dokter Internship Gugur, LKMI Desak Negara Evaluasi Total Sistem PIDI

Mei 12, 2026
Nasional

Dorong Generasi Muda Melek Digital, DPR Tekankan Pentingnya Literasi dan Karakter Sejak Dini

Mei 11, 2026
Nasional

PLN Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Pidana Korporasi Lewat Workshop KUHP-KUHAP Baru

Mei 8, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?