DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Refleksi Pendidikan Nasional, guna menanamkan nilai dan membangun kemajuan Pendidikan Indonesia 
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Refleksi Pendidikan Nasional, guna menanamkan nilai dan membangun kemajuan Pendidikan Indonesia 
Nasional

Refleksi Pendidikan Nasional, guna menanamkan nilai dan membangun kemajuan Pendidikan Indonesia 

Fanji Fajri Published April 6, 2024
Share
SHARE

 

Pendidikan Nasional merupakan fondasi dasar yang sangat penting bagi kemajuan bangsa ini.

Sesuai dengan Undang-Undang No 20 Tahun 2003, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Melalui pendidikan ini, individu dapat diberdayakan untuk mengembangkan potensi mereka secara penuh, menciptakan masyarakat yang cerdas, kritis, dan inovatif. Ini juga merupakan sarana untuk membangun kesetaraan dan keadilan sosial, memberikan akses yang sama untuk semua orang terhadap peluang pendidikan yang berkualitas.

Baca Juga  Kresna Anggota DPR RI Minta Masyarakat Untuk Waspada Share Sesuatu di Dunia Digital

 

Untuk kembali mengingatkan kita betapa pentingnya pendidikan nasional, ditetapkan lah hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Mei di setiap tahunnya. Hari Pendidikan ini lahir pada tanggal 2 Mei 1959 yang mana sesuai dengan tanggal lahir Bapak Pendidikan Nasional Indonesia yaitunya Ki Hajar Dewantara. Hari Pendidikan tidak diliburkan, karena hari yang sakral bagi Pendidikan Nasional.

 

Hari Pendidikan Nasional adalah kesempatan bagus untuk merenung tentang pentingnya pendidikan dalam membentuk masa depan Bangsa. Kita bisa memikirkan bagaimana meningkatkan sistem Pendidikan, memperjuangkan kesetaraan dalam belajar, dan juga dapat mendorong inovasi dalam pembelajaran serta menciptakan terobosan baru terhadap kemajuan Pendidikan Nasional saat ini. Dengan adanya hari Pendidikan Nasional kita diharapkan dengan sadar bagaimana pentingnya memahami urgensi dari Pendidikan Nasional itu sendiri. Hari pendidikan juga menjadi monumental untuk mengingat betapa tingginya derajat dari dunia pendidikan. Ki Hajar juga pernah mengatakan dari semboyannya ” Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mbangun Karsa, Tut Wuri Handayani “, yang memiliki arti ” Di depan memberi contoh, Di tengah memberi semangat, di belakang memberi dorongan “. Dari semboyan ini sungguh luar biasa semangat yang dibangun oleh Ki Hajar Dewantara, beliau dapat membangun Pendidikan di sekolah bagi warga pribumi dan bahkan sampai saat ini kita dapat menikmati dunia pendidikan tersebut, itulah pentingnya kita merefleksikan sejenak hari Pendidikan Nasional ini dengan sejarah perjuangan yang dilakukan dari Ki Hajar Dewantara.

Baca Juga  Anggaran Miliaran Disorot, LPIB Sumut Minta Menteri Agama Turun Tangan

 

Kader HMI yang merupakan bagian dari Pendidikan tersebut karna statusnya sebagai Mahasiswa, tentunya juga harus refleksi sejenak terkait bagaimana perjuangan untuk menghadirkan Pendidikan di negara ini. HMI dapat juga mengisi kekosongan terhadap elemen-elemen yang ada dalam Pendidikan, seperti sebagai pelaku inisiator pembangunan dan kemajuan dalam Pendidikan, membangun Pendidikan di daerah terpencil dan bekerjasama serta kolaborasi untuk membangun Pendidikan saat ini dan dimasa yang akan datang

 

” Panjang umur pendidikan nasional, masa depan bangsa ditangan generasi muda “. Muhammad Iqbal peserta LK3 BADKO Sumbar

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Hari Pendidikan bukan hanya sekedar peringatan, Harus ada perbaikan di dunia pendidikan nasional 
Next Article Refleksi Hari Pendidikan di Era Digitalisasi
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,237
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota430
    • Padang37
    • Payakumbuh283
    • Solok73
  • Ekonomi2,409
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,052
  • Olahraga80
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus33
  • Politik270
  • Uncategorized297
  • Video15

Berita Lainnya

Saat Harga Online Jadi Pilihan, Diskon Tambahan Hadir di Grand Qin dan Qin Hotel Syariah
Bittime Dorong Kebiasaan Investasi di Hari Gajian Lewat PayDay GainDay
Luu Viet Anh Menghidupkan Memori Budaya dalam Kisah Bridal Kontemporer di Vietnam Wedding Week 2026
Dwi Andi Rohmatika Perkuat Kompetensi Profesional Lewat Training Berbasis AI

Berita Terkait

Nasional

Ahmad Doli Kurnia Tanggapi Cak Imin soal Alumni HMI: Sesama Aktivis Harus Saling Menghargai

September 2, 2026
Nasional

KAMSRI: DESAK DPR RI TIDAK BOLEH KALAH OLEH KORUPSI, RUU PERAMPASAN ASET SEGERA TUNTASKAN 2026

Agustus 27, 2026
Nasional

Polri Presisi & Polri Untuk Masyarakat, Perspektif atas Capaian Polri di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam mendukung serta mewujudkan Asta Cita bagi NKRI

Agustus 25, 2026
Nasional

Pinjol Ilegal Ancam Data Pribadi dan Kondisi Sosial, Masyarakat Diminta Kenali Ciri-cirinya

Agustus 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?