DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pengangkatan Gelar Adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo Merupakan Wujud Penghormatan terhadap Nilai Budaya Nusantara
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Pengangkatan Gelar Adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo Merupakan Wujud Penghormatan terhadap Nilai Budaya Nusantara
Nasional

Pengangkatan Gelar Adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo Merupakan Wujud Penghormatan terhadap Nilai Budaya Nusantara

Astriani Published Juni 28, 2026
Share
Ket: Wakil Ketua Umum DPP KAMSRI Tanzar Maharai
SHARE

Jakarta, 28 Juni 2026 – Penganugerahan gelar adat “Baginda Pemuka Bangsa” kepada Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, oleh Kedatun Kagungan Lampung merupakan bagian dari tradisi budaya yang memiliki nilai penghormatan, persaudaraan, serta pelestarian kearifan lokal. Menurut penjelasan pihak Kedatun Suttan Seghayo Dipuncak Nur, Drs. Mawardi Harirama, gelar tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian beliau selama memimpin Indonesia, sekaligus mengandung doa dan harapan sesuai tradisi adat Lampung.

 

Menanggapi hal tersebut, Tanzar Maharsi yang juga memiliki garis keturunan Kerajaan Lampung Keluarga Besar Kedatun Keagungan dengan gelar adat Datuan Raja Mega Sebuai dan juga sebagai Wakil Ketua Umum DPP KAMSRI Periode 2025–2030, menyampaikan bahwa masyarakat perlu memandang prosesi adat tersebut secara proporsional dan bijaksana.

Baca Juga  KPK Tahan Bupati Bangkalan Terkait Suap Lelang Jabatan

 

“Indonesia adalah bangsa yang dibangun di atas keberagaman budaya. Setiap daerah memiliki hak dan kewenangan adat untuk memberikan penghormatan kepada tokoh yang dinilai berjasa menurut perspektif budaya setempat. Karena itu, penganugerahan gelar adat kepada Bapak Joko Widodo patut dipahami sebagai bagian dari ekspresi budaya yang harus dihormati.”

 

Menurut Tanzar Maharsi, perbedaan pandangan di ruang publik merupakan sesuatu yang wajar dalam negara demokrasi. Namun demikian, nilai-nilai budaya hendaknya tidak menjadi ruang untuk memperuncing polarisasi masyarakat.

 

“Budaya memiliki fungsi menyatukan, bukan memecah belah. Sudah semestinya seluruh elemen bangsa menghormati keputusan lembaga adat sepanjang dilakukan sesuai tradisi dan kearifan lokal yang berlaku.”

Baca Juga  “Rakyat Memilih, Rakyat Menentukan” Sebuah klausa opini membangkitkan partisipasi pemilih

 

Ia juga menilai bahwa penghormatan terhadap lembaga adat merupakan bagian dari implementasi semangat Bhinneka Tunggal Ika, di mana negara menghargai eksistensi budaya sebagai salah satu pilar identitas nasional.

 

Lebih lanjut, Tanzar mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan momentum tersebut sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

 

“Mari kita menempatkan budaya sebagai perekat persaudaraan. Perbedaan pandangan politik boleh ada, tetapi penghormatan terhadap budaya dan adat istiadat Nusantara harus tetap dijaga sebagai warisan bangsa.”

 

Sebagai organisasi yang berkomitmen pada penguatan wawasan kebangsaan, DPP KAMSRI berharap seluruh elemen masyarakat terus mengedepankan dialog yang santun, menghormati keberagaman, serta menjaga kondusivitas nasional.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KNPI Luncurkan Gerakan Nasional Kewirausahaan Pemuda, Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda Indonesia
Next Article Tanzar Maharsi: Kepemimpinan Baru TP Sriwijaya Diharapkan Menjadi Energi Pemersatu dan Penggerak Pembangunan Daerah
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,272
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh315
    • Solok73
  • Ekonomi2,579
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized299
  • Video15

Berita Lainnya

PetuAlang Rescue Perkuat Misi Kemanusiaan Pascagempa NTT, Dorong Penyediaan Sekolah Darurat bagi Anak Penyintas
Pemko Payakumbuh Terpilih Salah Satu Daerah Sebagai Akselerasi Produk Kriya Indonesia
Wakil Wali Kota Elzadaswarman Bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda Turun Langsung Mengirimkan Bantuan Kabupaten Solok
Wakil Wali Kota Elzadaswarman Terima Kunjungan Siswa Raudhatul Jannah

Berita Terkait

Nasional

Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari, Eko Kurnia Ningsih Ajak Warga Bengkulu Jaga Kerukunan

September 20, 2026
Nasional

KPU Perkuat Pendidikan Pemilih Berkelanjutan, Pemilih Pemula dan RT/RW Jadi Sasaran Utama

September 20, 2026
Nasional

KPU Ingatkan Pemilih Muda Waspadai Hoaks dan Deepfake di Era Digital

September 17, 2026
Nasional

Lindungi Data Pribadi, Medya Apriliansyah Ingatkan Bahaya Kebocoran Identitas Digital

September 17, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?