Pekanbaru — Persatuan Hijau Riau (PeHR) menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah tegas Kepolisian Daerah Riau dalam menindak praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merusak lingkungan. Penindakan terhadap puluhan kasus PETI serta pemusnahan ribuan alat tambang ilegal dinilai sebagai komitmen nyata dalam menjaga kelestarian ekosistem di Bumi Lancang Kuning.
Ketua Umum PeHR, Hengky Primana, menilai bahwa tindakan yang dilakukan Polda Riau di bawah kepemimpinan Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bagian dari pendekatan Green Policing yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama.
“Langkah tegas ini bukan hanya soal hukum, tetapi tentang keberpihakan terhadap masa depan lingkungan Riau. PETI telah lama menjadi ancaman serius bagi ekosistem sungai dan hutan kita,” ujar Hengky.
PeHR melihat bahwa aktivitas PETI tidak hanya merusak bentang alam, tetapi juga berdampak pada kualitas air, kesehatan masyarakat, serta keberlanjutan ekonomi lokal. Oleh karena itu, penindakan yang konsisten menjadi sangat penting untuk memutus rantai kerusakan tersebut.
Lebih lanjut, PeHR menilai keberhasilan ini tidak terlepas dari kepemimpinan Irjen Pol. Herry Heryawan yang dinilai mampu mendorong transformasi pendekatan kepolisian menjadi lebih responsif terhadap isu-isu lingkungan.
“Ini adalah wajah kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjaga keberlanjutan alam. Kami melihat adanya arah yang jelas bahwa Green Policing di Riau bukan sekadar konsep, tetapi sudah menjadi praktik nyata,” lanjutnya.
PeHR juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung langkah Polda Riau dengan tidak terlibat dalam aktivitas ilegal yang merusak lingkungan, serta aktif melaporkan praktik PETI di wilayah masing-masing.
“Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi tanggung jawab bersama. Apa yang dilakukan Polda Riau hari ini harus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif masyarakat,” tutup Hengky.
Dengan langkah tegas ini, PeHR optimis bahwa upaya perlindungan lingkungan di Riau akan semakin kuat, serta menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara aparat dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan nyata bagi keberlanjutan alam.


