Digindonews.com, Jakarta, 27 April 2025 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai langkah strategis negara dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak dini. Hal ini mengemuka dalam webinar bertajuk *“Anak Sehat Masa Depan Kuat Dengan Adanya Peran MBG”* yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor pemerintahan, akademisi, dan kebijakan publik.
Anggota Komisi I DPR RI, R.H. Imron Amin, menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan sosial, melainkan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Ia menyoroti masih adanya kesenjangan akses gizi di berbagai daerah, di mana sebagian anak datang ke sekolah tanpa asupan makanan yang layak.
“Ini bukan hanya soal makan hari ini, tetapi bagaimana kita membentuk kualitas generasi 10 hingga 20 tahun ke depan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan pangan, namun menghadapi tantangan pada distribusi dan kualitas. Oleh karena itu, MBG harus dijalankan secara konsisten, adaptif, dan berbasis kebutuhan lokal.
Dari perspektif kebijakan, program ini juga memiliki efek berantai terhadap perekonomian daerah, khususnya jika melibatkan petani dan pelaku UMKM sebagai penyedia bahan pangan. Selain itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan implementasi program.
Pemerintah diharapkan tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan kualitas generasi muda melalui intervensi gizi yang berkelanjutan.***


