*TANAH DATAR* – Ramon Hidayat, putra Sumatera Barat, resmi mendeklarasikan diri sebagai Bakal Calon Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) periode 2027–2029. Deklarasi tersebut disampaikan dalam agenda Silaturahmi dan Deklarasi yang berlangsung di Tanah Datar, Jumat (23/10/2026), dengan mengusung tagline *“HMI Lokomotif”.*
Agenda deklarasi tersebut dihadiri dan mendapat dukungan dari Ketua Umum HMI Cabang Batusangkar beserta jajaran pengurus, serta seluruh kader dan alumni HMI Cabang Batusangkar. Kehadiran berbagai unsur keluarga besar HMI Cabang Batusangkar menjadi bagian dari momentum silaturahmi sekaligus menandai dimulainya langkah Ramon Hidayat menuju kontestasi kepemimpinan nasional HMI periode 2027–2029.
Dalam deklarasinya, Ramon mengusung gagasan “HMI Lokomotif” sebagai dorongan untuk menjadikan HMI sebagai organisasi yang terus bergerak, mengambil peran strategis, serta berkontribusi nyata dalam mengawal kepentingan umat dan masa depan bangsa Indonesia.
Ramon menegaskan bahwa HMI tidak boleh hanya dipandang sebagai organisasi formal yang menjalankan rutinitas kelembagaan. Lebih dari itu, HMI harus menjadi mesin gerakan yang hidup, bergerak secara organik, dan senantiasa terhubung dengan dinamika masyarakat sebagai anak kandung bangsa Indonesia.
Menurutnya, HMI harus mampu menjadi lokomotif perubahan yang melahirkan gagasan progresif, memperkuat tradisi intelektual, serta menghadirkan kader dengan kapasitas keilmuan, integritas moral, dan keberanian mengambil peran dalam menjawab berbagai persoalan umat dan bangsa.
“HMI harus berada di barisan terdepan dalam mengawal kepentingan umat dan bangsa. HMI tidak cukup hanya menjadi penonton terhadap perubahan, tetapi harus mengambil peran, menghadirkan gagasan, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia,” demikian semangat yang melandasi deklarasi Ramon Hidayat.
Ia juga menilai bahwa tantangan bangsa ke depan membutuhkan organisasi kemahasiswaan yang mampu menjaga tradisi intelektual sekaligus memperkuat kontribusi nyata. Dalam konteks tersebut, HMI diharapkan menjadi ruang pembentukan kepemimpinan, laboratorium gerakan intelektual, serta wadah kaderisasi yang melahirkan generasi pemimpin berorientasi pada kepentingan publik.
Tagline “HMI Lokomotif” menjadi landasan gagasan untuk mendorong organisasi agar terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar perjuangannya. Bagi Ramon, kekuatan HMI tidak hanya terletak pada struktur organisasi dan jumlah kader, tetapi juga pada kemampuan menggerakkan potensi kader menjadi kekuatan produktif bagi umat dan bangsa.
Dukungan Ketua Umum HMI Cabang Batusangkar beserta jajaran pengurus, kader, dan alumni menjadi bagian penting dari momentum deklarasi tersebut. Selain mempererat silaturahmi antargenerasi, agenda ini juga menjadi ruang konsolidasi untuk membicarakan arah gerak dan masa depan HMI dalam menghadapi tantangan organisasi maupun bangsa.
Agenda silaturahmi dan deklarasi ini merupakan langkah awal Ramon Hidayat dalam menapaki kontestasi nasional menuju pemilihan Ketua Umum PB HMI periode 2027–2029. Melalui momentum ini, ia memulai upaya memperluas komunikasi, membangun konsolidasi dengan berbagai elemen kader, serta menghimpun gagasan untuk mendorong kemajuan organisasi.
Pencalonan ini membawa perhatian pada sejumlah agenda strategis, antara lain penguatan kualitas kaderisasi, pembangunan tradisi intelektual, modernisasi tata kelola organisasi, dan peningkatan relevansi HMI dalam merespons persoalan masyarakat.
Melalui semangat “HMI Lokomotif”, Ramon Hidayat membawa gagasan bahwa HMI harus terus bergerak dan menjadi penggerak. Bukan sekadar hadir sebagai organisasi kemahasiswaan, melainkan sebagai kekuatan kader yang mampu merawat nilai perjuangan, mengawal umat, serta mengambil bagian dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik.
Deklarasi di Tanah Datar ini menjadi penanda dimulainya perjalanan Ramon Hidayat menuju kontestasi kepemimpinan nasional HMI periode 2027–2029, dengan membawa gagasan tentang HMI yang bergerak, berdaya, dan berkontribusi bagi umat serta bangsa Indonesia.


