DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: BKKBN Dorong Peran Kader dan Posyandu dalam Wujudkan Keluarga Tangguh dan Cegah Stunting
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > BKKBN Dorong Peran Kader dan Posyandu dalam Wujudkan Keluarga Tangguh dan Cegah Stunting
Uncategorized

BKKBN Dorong Peran Kader dan Posyandu dalam Wujudkan Keluarga Tangguh dan Cegah Stunting

Astriani Published Oktober 16, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran kader, posyandu, dan masyarakat desa dalam mendukung program Bangga Kencana dan penurunan angka stunting di wilayah Karawang.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana yang berlangsung di Kelurahan Cibalongsari, Karawang, pada Sabtu, 5 Oktober 2025, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Drs. Imam Alhusaeri Bahanan, M.M. (Kepala DPPKB Karawang), Lisna Prihantini (Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan BKKBN), Kukuh Dwi Setyawan (Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat), serta Lurah Cibalongsari, Ibu Titi.

Dalam paparannya, Drs. Imam Alhusaeri Bahanan menjelaskan bahwa program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) kini difokuskan tidak hanya pada pengendalian jumlah penduduk, tetapi juga peningkatan kualitas hidup keluarga melalui pencegahan stunting sejak dini.

Baca Juga  Rheynald R. Parlaungan Terpilih Sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Hukum Universitas Nasional, Membawa Arah Baru yang Lebih Progresif

> “Kita harus bergerak dari hulu, mulai dari remaja dan calon pengantin. Edukasi kesiapan nikah dan hamil sangat penting untuk mencegah stunting sejak lahir,” ujarnya.

Ia menambahkan, penerapan aplikasi ElSimil (Elektronik Siap Nikah dan Siap Hamil) telah menjadi salah satu strategi utama BKKBN dalam memastikan pasangan muda memahami pentingnya kesiapan fisik, mental, dan ekonomi sebelum menikah.

Sementara itu, Lisna Prihantini, Direktur Bina Penggerak Lini Lapangan BKKBN, menyoroti pentingnya komunikasi keluarga dalam membangun karakter anak di era digital. Ia mengimbau agar orang tua meluangkan waktu berkualitas bersama anak setidaknya satu jam setiap hari.

> “Waktu satu jam bersama anak bisa mencegah banyak masalah sosial. Anak yang merasa diperhatikan akan tumbuh percaya diri dan berdaya,” tuturnya.

Baca Juga  Farah Anggota DPR RI Lakukan Edukasi UMKM Digital Perkuat Ekonomi Nasional dan IKN

 

Lurah Cibalongsari, Ibu Titi, turut berbagi pengalaman lapangan mengenai sinergi antara kader posyandu, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Ia menyebut, kolaborasi yang baik telah membantu memperbaiki gizi anak-anak serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP).

“Kader posyandu adalah ujung tombak di lapangan. Mereka tidak hanya menimbang bayi, tapi juga menjadi sahabat keluarga yang mengedukasi soal gizi, pola asuh, dan kesehatan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kukuh Dwi Setyawan, Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, menekankan pentingnya pemberdayaan remaja melalui program Generasi Berencana (GenRe) dan Posyandu Remaja agar mereka memiliki pemahaman tentang kesehatan reproduksi dan gizi sejak dini.

Baca Juga  Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq Tunjukkan Wajah Baru Polantas Humanis di Sumatera Barat

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan ajakan bersama untuk memperkuat gerakan Cegah Stunting dan Keluarga Tangguh (Genting), sebagai wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, DPR RI, dan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, BKKBN optimistis bahwa Kabupaten Karawang dapat menjadi contoh keberhasilan dalam menurunkan angka stunting sekaligus mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi emas Indonesia 2045.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Wakil Ketua Umum PP ISNU: Media Jangan Giring Opini Keliru soal Pesantren
Next Article Yamaha Mega Utama Catat Penjualan Stabil, Nmax dan Filano Terjual Lebih 100
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah929
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota409
    • Padang34
    • Payakumbuh40
    • Solok70
  • Ekonomi965
  • Headline404
  • Internasional81
  • Khazanah205
  • Lifestyle112
  • Nasional925
  • Olahraga79
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized266
  • Video15

Berita Lainnya

Tokoh Limapuluh Kota Datangi Bupati & DPRD: Dorong Kolaborasi, Minta Waspada terhadap Isu yang Tidak Jelas
KAI Logistik Kelola 1,1 Juta Ton Barang di Januari 2026, 47% Di antaranya Non Batu Bara
Putusan Hakim Anomali sebagai Dasar Penyelidikan Korupsi Yudisial oleh KPK dan Kejaksaan
BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

Berita Terkait

Uncategorized

Mesir dan Politik Bertahan di Tengah Rivalitas Amerika–Tiongkok

Februari 10, 2026
Uncategorized

Krisis Pangan Afrika Barat dan Kebijakan Mesir: Analisis Human Security dalam Perspektif Realisme Defensif

Februari 10, 2026

(PUPR) Kota Payakumbuh meraih Penghargaan Terbaik I Penilaian Kinerja

Februari 10, 2026

Tragedi Kemanusiaan di NTT: Ketika Negara Absen dari Kehidupan Anak

Februari 5, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?