Digindonews.com, Jakarta – Ruang digital membuka peluang besar bagi masyarakat untuk mengembangkan kreativitas, menyampaikan gagasan, hingga membangun peluang ekonomi. Namun, kebebasan berekspresi di internet harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi, mengenali hoaks, dan memahami tanggung jawab atas setiap konten yang dibagikan.
Hal tersebut menjadi perhatian Anggota Komisi I DPR RI, Verrell Bramasta, dalam kegiatan Sosialisasi Merajut Nusantara bertema “Kreatif Berkarya Cerdas Bermedia dan Bijak Berkonten” yang diselenggarakan pada Senin, 12 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Verrell menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital tidak cukup hanya disikapi dengan kemampuan menggunakan perangkat dan mengakses internet. Masyarakat juga perlu memiliki kecakapan untuk memastikan bahwa aktivitasnya di ruang digital memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, kemajuan teknologi telah menghadirkan berbagai kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya dan berkreasi. Media digital bahkan dapat menjadi sarana untuk mengembangkan potensi diri, memperluas jaringan, serta menciptakan peluang ekonomi yang sebelumnya sulit dijangkau.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pemanfaatan teknologi harus disertai kesadaran terhadap dampak setiap tindakan di ruang digital. Informasi yang dibagikan tanpa pertimbangan dapat menimbulkan persoalan, baik bagi individu maupun masyarakat luas.
Verrell juga menyoroti pentingnya memahami perbedaan antara kritik yang membangun, penyampaian pendapat, dan provokasi yang berpotensi memecah belah masyarakat. Kebebasan berekspresi, menurutnya, harus tetap dijalankan dengan memperhatikan etika dan tanggung jawab sosial.
Melalui kegiatan tersebut, ia berharap peserta mendapatkan wawasan dan langkah praktis untuk menjadi pengguna media digital yang lebih kritis, kreatif, serta bertanggung jawab.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadi penikmat konten, tetapi turut menciptakan karya yang memberikan nilai tambah. Dengan pemanfaatan teknologi secara tepat, masyarakat dapat menghasilkan konten edukatif, mengembangkan usaha, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat.
Verrell menilai bahwa terciptanya ruang digital yang sehat membutuhkan partisipasi seluruh pengguna. Kesadaran untuk memeriksa informasi, menghormati orang lain, serta menghindari penyebaran konten negatif harus dimulai dari setiap individu.
Kegiatan Sosialisasi Merajut Nusantara ini diharapkan dapat memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem digital yang produktif, aman, dan inklusif.
Melalui semangat kreatif berkarya, cerdas bermedia, dan bijak berkonten, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan teknologi bukan sekadar untuk hiburan, melainkan juga sebagai sarana edukasi, pengembangan potensi, dan peningkatan kesejahteraan.


