DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pinjol Ilegal adalah “Rentenir Online” yang Memanfaatkan Kesulitan Ekonomi Masyarakat
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Pinjol Ilegal adalah “Rentenir Online” yang Memanfaatkan Kesulitan Ekonomi Masyarakat
Nasional

Pinjol Ilegal adalah “Rentenir Online” yang Memanfaatkan Kesulitan Ekonomi Masyarakat

Astriani Published Agustus 1, 2026
Share
SHARE
Post Views: 261

Digindonews.com — Akademisi Universitas Al Azhar Indonesia, Wildan Hakim, S.Sos., M.Si., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergoda pinjaman online ilegal yang menurutnya merupakan bentuk modern dari praktik rentenir. Hal tersebut disampaikannya dalam Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”, Kamis (30/7/2026).

Wildan menjelaskan, kemudahan memperoleh pinjaman hanya melalui telepon genggam membuat banyak masyarakat mengabaikan risiko yang akan dihadapi. Kondisi ekonomi yang mendesak, ditambah gaya hidup konsumtif, menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat terjerat pinjol ilegal.

Ia memaparkan bahwa korban pinjol ilegal didominasi kelompok usia produktif 26–35 tahun, disusul kelompok usia 16–25 tahun. Dari sisi profesi, korban terbanyak berasal dari kalangan guru, korban PHK, ibu rumah tangga, dan karyawan.

Baca Juga  Wapres Tanggapi Permintaan Maaf Belanda Atas Perbudakan Masa Lalu

Menurutnya, perempuan menjadi salah satu kelompok yang paling rentan karena kerap mengalami tekanan psikologis akibat intimidasi dan teror penagihan.

Wildan menguraikan berbagai risiko pinjol ilegal, mulai dari bunga yang sangat tinggi, biaya administrasi tersembunyi, penyalahgunaan data pribadi, hingga tidak adanya perlindungan hukum bagi nasabah.

Ia juga memberikan ilustrasi bagaimana pinjaman Rp5 juta dapat berubah menjadi kewajiban pembayaran hingga Rp14 juta hanya dalam waktu enam bulan akibat bunga harian dan potongan administrasi yang sangat besar.

“Jangan mengambil keputusan keuangan karena panik. Hitung kemampuan membayar sebelum berutang dan pastikan memilih lembaga keuangan yang legal,” pesannya.

Sebagai solusi, Wildan mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pembiayaan resmi yang diawasi OJK maupun koperasi yang memiliki sistem bunga transparan dan terjangkau.

Baca Juga  KPK Temukan Dugaan Korupsi Rafael Alun Trisambodo

Ia berharap peningkatan literasi keuangan dapat memperkecil jumlah korban pinjol ilegal di Indonesia.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article BRI KCP Thamrin City Hadir Dukung Kebutuhan Perbankan Tenant, Pengelola, dan Pengunjung Pusat Perdagangan Jakarta Pusat
Next Article BRI KK RS Carolus Hadir Berikan Kemudahan Layanan Perbankan bagi Civitas Rumah Sakit dan Masyarakat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,319
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh353
    • Solok76
  • Ekonomi2,978
  • Headline411
  • Internasional82
  • Khazanah233
  • Lifestyle113
  • Nasional1,105
  • Olahraga85
  • Opini205
  • Pariwara Lipsus35
  • Politik270
  • Uncategorized311
  • Video15

Berita Lainnya

Peluang Belajar Global Sejak Dini : 609 siswa SMP dari Indonesia dan Jepang belajar bersama dengan Coding First Purwokerto
Wisma 46 Rayakan 30 Tahun Perjalanan melalui FunWalk & Bazaar, Tegaskan Semangat “Jakarta’s Icon, 30 Years Strong”
Bawa Nama Sijunjung ke Panggung Nasional, Sanggar Seni Pusako Panai Tembus 13 Besar Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026
Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Nasional

RESHUFFLE HMI CABANG SEMARANG! KETUM PB HMI BAGAS KURNIAWAN MENYALAHI KONSTITUSI

November 6, 2026
Nasional

Dosen UI: Digitalisasi Perlindungan Sosial Harus Menjamin Hak dan Akses Seluruh Warga

November 5, 2026
Nasional

Transformasi Digital Jadi Kunci Perkuat Perlindungan Sosial, Farah Puteri Nahlia Tekankan Pentingnya Akurasi Data

November 5, 2026
HeadlineNasional

Penyadapan Presiden Jadi Alarm Kedaulatan Digital, PB HMI Apresiasi Respons Kapolri dan Dorong Reformasi Pengawasan Teknologi Negara

November 4, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?