DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Perangi Narkoba dari Rumah, Keluarga Jadi Benteng Pertama
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Perangi Narkoba dari Rumah, Keluarga Jadi Benteng Pertama
Nasional

Perangi Narkoba dari Rumah, Keluarga Jadi Benteng Pertama

asribel Published Agustus 19, 2026
Share
SHARE

Jakarta, 19 Agustus 2026 — Pemberantasan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Upaya tersebut harus dimulai dari lingkungan paling dekat, yakni keluarga. Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Dr. H. Jefry Romdonny, M.Si., M.M., dalam Forum Diskusi Publik bertema “Pemberantasan Narkoba”, Selasa (19/8/2026).

Jefry menegaskan bahwa perang melawan narkoba sesungguhnya dimulai jauh sebelum polisi menangkap pengedar atau BNN membongkar jaringan. Rumah dan keluarga merupakan benteng pertama karena menjadi tempat anak belajar mengenai nilai, batasan, tanggung jawab, serta keberanian mengambil keputusan.

Menurutnya, strategi pemerintah melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) harus berjalan beriringan. Negara membutuhkan aparat, BNN, dan kepolisian yang kuat untuk memberantas jaringan narkoba, tetapi upaya tersebut harus diperkuat dengan keluarga yang mampu mencegah anak terjerumus.

Baca Juga  KPU Gelar Sosialisasi dan Pendidikan di Wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) se-Indonesia

Jefry mengingatkan bahwa modus peredaran narkoba terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Transaksi dapat dilakukan melalui jaringan digital, sistem COD, hingga metode tertentu yang membuat barang sulit dikenali. Karena itu, pengetahuan dan kewaspadaan orang tua juga harus berkembang.

Orang tua, katanya, perlu menjadi “radar pertama” bagi anak. Perubahan pola tidur, pergaulan, prestasi sekolah, emosi, maupun kondisi keuangan anak patut diperhatikan apabila terjadi secara terus-menerus. Namun, satu tanda tidak boleh langsung menjadi tuduhan. Pendekatan yang lebih tepat adalah bertanya, mendengarkan, dan mendampingi anak dengan komunikasi yang hangat.

Ia juga mendorong orang tua meningkatkan literasi digital agar memahami lingkungan pergaulan anak, aktivitas mereka di internet, serta perkembangan modus peredaran narkoba. Jika anak sudah terpapar, keluarga diminta tidak memberikan stigma atau menganggap masa depan anak telah berakhir. Rehabilitasi dan pendampingan tetap menjadi jalan untuk membantu korban kembali menjalani kehidupan secara produktif.

Baca Juga  Masih Terpasang Perhiasan Penemuan Kerangka Seorang Wanita Hebohkan Warga

Jefry menawarkan sejumlah langkah sederhana untuk memperkuat benteng keluarga, antara lain mengenal lingkungan pergaulan anak, menyediakan waktu untuk berkomunikasi setiap hari, serta mengajarkan keberanian untuk mengatakan “tidak” terhadap ajakan yang berbahaya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan sekolah, RT, RW, pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi sosial. Pemberantasan narkoba tidak boleh hanya dianggap sebagai urusan polisi.

“Pemberantasan narkoba membutuhkan kekuatan negara, kekuatan masyarakat, dan kekuatan keluarga,” menjadi pesan utama yang disampaikan Jefry.

Ia berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dan generasi muda. Upaya tersebut, menurutnya, harus dimulai dari rumah untuk melindungi keluarga dan mewujudkan Sumedang, Majalengka, serta Subang yang bersih dari narkoba.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026
Next Article Infrastruktur Digital Didorong Jadi Penggerak Ekonomi UMKM di Daerah
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,220
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh274
    • Solok73
  • Ekonomi2,272
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,045
  • Olahraga80
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik270
  • Uncategorized295
  • Video15

Berita Lainnya

Infrastruktur Digital Didorong Jadi Penggerak Ekonomi UMKM di Daerah
Perangi Narkoba dari Rumah, Keluarga Jadi Benteng Pertama
KAI BANDARA CATAT 1,56 JUTA PENUMPANG KA BANDARA YIA HINGGA JULI 2026
Rayakan Kemerdekaan di Menara Jakarta dengan Promo 17•8•45

Berita Terkait

Nasional

Kuasa Hukum Akan Laporkan Direktur Munira World Aqzhandy Yusman ke Polisi

Agustus 19, 2026
Nasional

BAKTI Dorong Pemerataan Konektivitas Digital untuk Perkuat UMKM di Wilayah 3T

Agustus 18, 2026
Nasional

Literasi Digital Dinilai Penting untuk Mempermudah Akses Perlindungan Sosial

Agustus 18, 2026
Nasional

Pemilu Berintegritas dan Gerakan “Suara Tidak Bisa Dibeli” Jadi Sorotan Pendidikan Pemilih

Agustus 16, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?