DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pegiat Literasi Digital Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran dan Empati di Ruang Digital
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Pegiat Literasi Digital Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran dan Empati di Ruang Digital
Nasional

Pegiat Literasi Digital Ajak Masyarakat Bangun Kesadaran dan Empati di Ruang Digital

Redaksi Published Desember 15, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com, Jakarta, Sabtu (13/12/2025) — Pegiat Literasi Digital Abdhalul Farizi mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran, empati, dan tanggung jawab bersama dalam berinteraksi di ruang digital. Ajakan tersebut disampaikannya dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertema “Menumbuhkan Budaya Digital yang Positif (Digital Culture)”.

Abdhalul menjelaskan bahwa budaya digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat dan aplikasi, tetapi lebih pada kebiasaan, nilai, dan sikap dalam berinteraksi di dunia maya. Dengan lebih dari 210 juta pengguna internet di Indonesia dan durasi penggunaan harian mencapai 7–8 jam, ruang digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.

Ia menyoroti masih maraknya ujaran kebencian, perundungan digital, penyebaran hoaks, dan konflik yang dipicu oleh unggahan atau komentar di media sosial. Menurutnya, persoalan tersebut menunjukkan bahwa tantangan utama digital bukan terletak pada teknologi, melainkan pada perilaku penggunanya.

Baca Juga  Kementerian Kebudayaan Dorong Digitalisasi Sejarah Banten: Antisipasi Hoaks dan Hilangnya Ingatan Kolektif

“Budaya digital yang positif dimulai dari kesadaran bahwa setiap unggahan dan komentar meninggalkan jejak digital yang panjang,” kata Abdhalul. Ia mengingatkan bahwa sekali informasi dibagikan, dampaknya bisa bertahan lama meskipun telah dihapus.

Abdhalul juga menekankan pentingnya sikap reflektif di tengah arus informasi yang serba cepat. Ia menyebut bahwa hoaks justru banyak menyebar melalui grup percakapan keluarga dan komunitas, akibat kebiasaan berbagi informasi tanpa verifikasi.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk lebih menghargai perbedaan pandangan di ruang digital. Menurutnya, tidak semua perbedaan harus direspons dengan perdebatan emosional, dan menahan diri sering kali menjadi pilihan yang lebih bijak.

Ia turut menyoroti aspek keamanan dan privasi digital, mengingat masih banyak pengguna internet yang tanpa sadar membagikan data pribadi dan informasi sensitif. Abdhalul menilai hal tersebut berpotensi meningkatkan risiko kejahatan siber.

Baca Juga  Taiwan Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Dalam konteks keluarga, Abdhalul menekankan peran penting orang tua dalam mendampingi anak-anak yang tumbuh sebagai generasi digital. Pendampingan dan keteladanan dinilai lebih efektif dibandingkan larangan semata.

Menurutnya, media sosial sejatinya dapat menjadi ruang edukasi, kolaborasi, dan inspirasi apabila digunakan dengan nilai yang tepat. Ia menyebut banyak contoh positif di Indonesia, seperti UMKM yang berkembang dan gerakan sosial yang tumbuh melalui ruang digital.

Menutup paparannya, Abdhalul mengajak masyarakat untuk memulai perubahan dari diri sendiri. “Satu unggahan yang bijak dan satu komentar yang santun mungkin terlihat kecil, tetapi jika dilakukan bersama-sama, itulah fondasi budaya digital yang positif,” ujarnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article XRP Kembali Terkoreksi, di Tengah Debut ETF dan Lonjakan Investor Institusi
Next Article Pegiat Literasi Digital Ingatkan Milenial Kelola Teknologi Secara Seimbang dan Beretika
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,150
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota427
    • Padang35
    • Payakumbuh216
    • Solok73
  • Ekonomi1,758
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah223
  • Lifestyle112
  • Nasional995
  • Olahraga79
  • Opini182
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik262
  • Uncategorized288
  • Video15

Berita Lainnya

Tanzar Maharsi: Kepemimpinan Baru TP Sriwijaya Diharapkan Menjadi Energi Pemersatu dan Penggerak Pembangunan Daerah
Pengangkatan Gelar Adat kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo Merupakan Wujud Penghormatan terhadap Nilai Budaya Nusantara
KNPI Luncurkan Gerakan Nasional Kewirausahaan Pemuda, Perkuat Ekosistem Wirausaha Muda Indonesia
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Berita Terkait

Nasional

Pelantikan PB PTSI Jadi Momentum Pengembangan Olahraga Truf dan Regenerasi Atlet Muda Indonesia

Juni 28, 2026
Nasional

PB HMI Tegaskan Keadilan Distribusi Energi Jadi Kunci Ketahanan Energi Nasional

Juni 28, 2026
Nasional

Audiensi Peneliti PB HMI-MPO dengan KBRI Singapura: Mendorong Perlindungan dan Upah Layak bagi Pekerja Migran Indonesia

Juni 26, 2026
Nasional

Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum, Serukan KAMMI Menjadi Rumah Nyaman bagi Seluruh Kader

Juni 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?