DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Meski Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas di 2026 Dinilai Masih Kuat
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Meski Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas di 2026 Dinilai Masih Kuat
Ekonomi

Meski Terkoreksi di AkhirTahun, Tren Naik Emas di 2026 Dinilai Masih Kuat

vrtitimes Published Desember 29, 2025
Share
SHARE

Harga emas diperkirakan tetap menjadi salah satu aset yang paling diperhatikan pasar global pada tahun mendatang, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik dunia. Dupoin Futures Indonesia melalui analis pasar, Andy Nugraha, menilai bahwa emas akan mengalami tekanan koreksi di akhir 2025, prospek pergerakan XAU/USD pada 2026 masih menunjukkan kecenderungan positif dengan peluang mencetak rekor harga baru.

Berdasarkan analisis teknikal yang dipaparkan Andy Nugraha pada 13 November 2025, harga emas tercatat mengalami penurunan sekitar 10% pada pertengahan kuartal IV 2025. Koreksi tersebut muncul setelah reli kuat yang berlangsung sepanjang tahun, sehingga dinilai sebagai proses normal dalam siklus pasar. Dari sisi struktur tren, pergerakan XAU/USD masih berada dalam tren naik jangka menengah hingga panjang, yang membuka peluang kelanjutan penguatan pada tahun berikutnya.

Baca Juga  Tumbuh Stabil, KAI Logistik Berhasil Kelola 19 Juta Ton Barang Hingga Oktober 2025

Andy Nugraha menyampaikan bahwa selama harga emas mampu bertahan di atas zona support krusial, potensi kenaikan menuju level psikologis 5.000 pada 2026 masih sangat memungkinkan. Target tersebut dianggap realistis apabila didukung oleh kondisi global yang kondusif, khususnya terkait arah kebijakan moneter dan stabilitas ekonomi makro dunia. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa fluktuasi harga diperkirakan tetap tinggi sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

Lebih lanjut, Andy menekankan pentingnya mempertimbangkan skenario alternatif. Jika terjadi pembalikan tren akibat tekanan jual yang signifikan atau perubahan sentimen global secara mendadak, harga emas berpeluang mengalami pelemahan lanjutan. Dalam skenario negatif, XAU/USD diproyeksikan dapat turun menuju area 3.500 pada 2026. Oleh sebab itu, Dupoin Futures Indonesia mengimbau pelaku pasar untuk menerapkan manajemen risiko yang ketat dalam menyikapi pergerakan emas ke depan.

Baca Juga  Bukan Sekadar Hadir di Gala Premiere, ESAFX Perkuat Kolaborasi Strategis Bersama Film Ketok Mejik

Dari perspektif fundamental, proyeksi Dupoin Futures Indonesia sejalan dengan pandangan sejumlah institusi keuangan internasional. HSBC memperkirakan harga emas berpotensi menembus 5.000 dolar AS per ounce pada paruh pertama 2026. Proyeksi tersebut didorong oleh meningkatnya tensi geopolitik, ketidakpastian ekonomi global, serta pembelian emas dalam jumlah besar oleh bank sentral dunia. Selain itu, potensi pelemahan dolar AS akibat penurunan suku bunga turut menjadi faktor pendukung penguatan emas.

Sementara itu, JP Morgan menilai tren penguatan emas masih akan berlanjut dalam jangka panjang. Bank tersebut memproyeksikan harga emas dapat mencapai 6.000 dolar AS per ounce dalam beberapa tahun ke depan, seiring meningkatnya risiko stagflasi, kebijakan pelonggaran moneter The Fed, serta lonjakan permintaan emas global yang diperkirakan melampaui 500 ton per kuartal pada 2026. JP Morgan menilai emas kini semakin diposisikan sebagai instrumen diversifikasi terhadap dolar AS.

Baca Juga  KAI Logistik Hadirkan Promo “Merdeka Ongkir” untuk Pengiriman Paket

Adapun Bank of America memperkirakan rata-rata harga emas pada 2026 berada di kisaran 4.400 dolar AS per ounce, dengan peluang menembus 5.000 dolar AS apabila permintaan investasi terus menguat. Ketiga proyeksi tersebut mempertegas pandangan Andy Nugraha bahwa emas berpotensi memasuki fase “super cycle” baru, meskipun risiko koreksi tetap perlu menjadi perhatian utama investor dan trader sepanjang tahun mendatang.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Optik Melawai Gelar Pemeriksaan Mata Gratis untuk Pekerja BRI Region 6/Jakarta 1
Next Article Kosmetik Diduga Berbahaya Masih Dijual Bebas, Imperium Desak BPOM Seret Owner Nadiela Glow
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,277
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh319
    • Solok73
  • Ekonomi2,621
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,070
  • Olahraga82
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized299
  • Video15

Berita Lainnya

Pemadaman Sering Berawal dari Sambungan yang Panas. Begini Cara Drone Thermal Menemukannya Lebih Awal
Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026
Pentingnya Edgeband untuk Furniture Interior
Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Berita Terkait

Ekonomi

Produk Istimewa Greece di Malaysia: Menampilkan Keaslian Produk PDO dan Tradisi Kulinari

Oktober 1, 2026
Ekonomi

Rayakan HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Sehat

Oktober 1, 2026
Ekonomi

Tips Menyiapkan Persyaratan Dokumen Sebelum Mengajukan Pinjaman Bank

Oktober 1, 2026
Ekonomi

Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

Oktober 1, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?