DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Merajut Nusantara: Rachel Maryam Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penipuan Digital
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Merajut Nusantara: Rachel Maryam Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penipuan Digital
Nasional

Merajut Nusantara: Rachel Maryam Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Penipuan Digital

Astriani Published Agustus 10, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam berkomunikasi, memperoleh informasi, hingga melakukan transaksi keuangan. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, ancaman penipuan digital semakin beragam dan membutuhkan kewaspadaan dari seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Sosialisasi Merajut Nusantara bertema “Memahami dan Menghindari Penipuan Digital” yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, Anggota Komisi I DPR RI, Rachel Maryam Sayidina, mengajak masyarakat meningkatkan literasi digital agar mampu mengenali dan menghindari berbagai modus kejahatan di ruang digital.

Rachel menjelaskan bahwa penipuan digital merupakan tindakan kejahatan yang memanfaatkan perangkat elektronik, jaringan internet, maupun aplikasi digital untuk memperoleh keuntungan secara ilegal. Modus yang digunakan pelaku terus berkembang, mulai dari pencurian data melalui situs palsu hingga manipulasi psikologis untuk membuat korban menyerahkan uang atau informasi pribadi.

Baca Juga  PLT Ketum Partai PPP Nilai Sandiaga Uno Cocok Dampingi Ganjar Pada Pilpres 2024

Salah satu modus yang perlu diwaspadai adalah phishing, yakni upaya memperoleh informasi sensitif melalui email, pesan singkat, atau situs web palsu yang menyerupai layanan resmi. Informasi yang menjadi sasaran antara lain nama pengguna, kata sandi, nomor kartu kredit, serta kode OTP.

Selain itu, pelaku kerap menggunakan rekayasa sosial dengan memanfaatkan rasa takut, kepanikan, simpati, maupun keinginan mendapatkan keuntungan besar. Pelaku dapat menyamar sebagai petugas bank, pihak keluarga, atau lembaga tertentu untuk meyakinkan korban agar segera mengikuti instruksi yang diberikan.

Rachel juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Tawaran semacam itu perlu diperiksa secara menyeluruh, termasuk legalitas pihak yang menawarkan dan kewenangannya dalam menjalankan kegiatan investasi.

Baca Juga  Irwan Ardi Hasman: Internet Cerdas Menekankan Kemampuan untuk Menyaring dan Menilai Informasi dengan Bijak

Menurutnya, masyarakat tidak boleh mudah percaya terhadap informasi atau promosi yang beredar di media sosial tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. Pemeriksaan identitas penjual, reputasi akun, dan kebenaran informasi merupakan langkah penting sebelum melakukan transaksi.

Untuk memperkuat perlindungan diri, Rachel mendorong masyarakat menggunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun, mengaktifkan verifikasi dua langkah, serta menghindari tautan dan lampiran dari sumber yang tidak dikenal.

Ia juga menekankan bahwa setiap permintaan data pribadi harus disikapi dengan hati-hati. Masyarakat tidak boleh memberikan PIN, kata sandi, maupun kode OTP kepada pihak lain, sekalipun pihak tersebut mengaku berasal dari lembaga resmi.

Upaya pencegahan penipuan digital, lanjutnya, tidak cukup hanya mengandalkan kehati-hatian individu. Edukasi masyarakat, penguatan regulasi, peningkatan pengawasan platform digital, serta kerja sama pemerintah dan sektor swasta diperlukan untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.

Baca Juga  UMKM Menjadi Salah alah Satu Faktor Yang Menyelamatkan Kita Indonesia Di Waktu Pandemi

Melalui kegiatan Merajut Nusantara ini, masyarakat diharapkan semakin memahami risiko kejahatan digital dan mampu mengambil keputusan secara bijak ketika beraktivitas di internet.

Rachel mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan, berbagi informasi yang benar, serta melaporkan dugaan penipuan melalui saluran resmi. Dengan literasi digital yang baik dan sikap kritis terhadap informasi, masyarakat dapat memanfaatkan perkembangan teknologi secara optimal tanpa mengabaikan aspek keamanan.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Membanggakan! Melky Soekirman dan Mutiara Aulia Syahida Harumkan BRI Region 6, Raih Juara 3 Lomba Tari Nusantara 2026 Bank Indonesia
Next Article FLOQ Catat 1,8 Juta Pengguna, Perkuat Ekosistem Keuangan On-Chain Bersama AWS
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,297
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh334
    • Solok76
  • Ekonomi2,789
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,079
  • Olahraga85
  • Opini196
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized306
  • Video15

Berita Lainnya

Kekeringan di Banyumas, Bank Mandiri Taspen Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga
Rangka Baja Dirakit di Bengkel, Proyek Bisa Selesai Lebih Cepat
Perkuat Perlindungan Penghuni Rumah Susun, Pakar Hukum Tata Ruang Dorong Regulasi yang Tegas, Adil, dan Akuntabel
IPTU Zarwiko Irzal Jabat Kapolsek Pangkalan, Polres 50 Kota Gelar Rotasi Jabatan

Berita Terkait

Nasional

Diduga Terlibat Aliran Dana Muktamar NU, P3NU Laporkan Gus Ipul ke KPK

Oktober 14, 2026
Nasional

Literasi Digital Jadi Kunci, Masyarakat Madura Diajak Kreatif Berkarya dan Bijak Bermedia Sosial

Oktober 10, 2026
Nasional

Prof. Dr. Mohammad Hatta Ketua Dewan Etik Partai Golkar melanjutkan Program Road To Campus di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Oktober 6, 2026
NasionalOpini

PeHR: Terima Kasih Jenderal Herimen, Tinggalkan Green Policing untuk Riau

Oktober 6, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?