DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Ketua GP Ansor Pasbar Kontroversi Jilbab di Paskibraka: Di Mana Posisi Pancasila?
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Ketua GP Ansor Pasbar Kontroversi Jilbab di Paskibraka: Di Mana Posisi Pancasila?
Nasional

Ketua GP Ansor Pasbar Kontroversi Jilbab di Paskibraka: Di Mana Posisi Pancasila?

asribel Published Agustus 15, 2024
Share
SHARE

PASAMAN BARAT–Kebijakan pelarangan penggunaan jilbab bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) baru-baru ini menuai kecaman dari berbagai pihak.

Banyak yang menilai bahwa aturan tersebut tidak hanya merugikan hak individu dalam mengekspresikan keyakinan agama, tetapi juga sangat jauh dari semangat dan ideologi bangsa Indonesia yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Ketua PC GP Ansor Pasaman Barat Suharjo angkat bicara bahwa Pancasila, sebagai dasar negara, menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan yang adil dan beradab serta mengakui dan menghormati keberagaman. Aturan pelarangan berjilbab dianggap bertentangan dengan prinsip kebebasan beragama yang dijamin oleh UUD 1945.

“Kebebasan ini mencakup hak setiap warga negara untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing, termasuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan syariat agama” terangnya pada Rabu 14 Agustus 2024

Baca Juga  GP Ansor dan Yayasan Hikmah Mahabbatur Rosul: Merajut Ukhuwah dan Membangun Masyarakat Dengan Maulid dan Festival Rakyat

Berbagai organisasi masyarakat, tokoh agama, tak terkecuali dengan Ulama Muda dari Pasaman Barat dan selaku Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kab. Pasaman Barat hingga kalangan akademisi turut menyuarakan penolakan mereka terhadap kebijakan ini.

Suharjo menegaskan bahwa Paskibraka, sebagai representasi kebanggaan nasional, seharusnya menjadi wadah yang inklusif dan mencerminkan keberagaman bangsa, bukan justru menjadi tempat pembatasan hak-hak agama.

“Saya menekankan bahwa penggunaan jilbab tidak mengurangi profesionalisme atau kemampuan seseorang dalam melaksanakan tugas sebagai anggota Paskibraka” tegasnya

Justru, kebijakan yang melarang jilbab ini dapat menciptakan diskriminasi dan mengurangi semangat persatuan yang menjadi dasar dari semangat kebangsaan Indonesia.

Suharjo selaku Da’i Muda Sumatera Barat menyatakan sikap tegasnya bahwa Paskibraka seharusnya mencerminkan nilai-nilai Pancasila, terutama sila pertama dan ketiga yang menekankan Ketuhanan Yang Maha Esa dan Persatuan Indonesia.

Baca Juga  Gus Lur Apresiasi GP Ansor Bukittinggi DTD II Diikuti Ratusan Peserta, Harus Dipertahankan

“Kebijakan BPIP itu, mengancam semangat persatuan di tengah keberagaman bangsa, saya berharap pemerintah hadir dan segera meninjau kembali kebijakan ini dan mempertimbangkan kembali nilai-nilai kebangsaan yang menjunjung tinggi keberagaman, toleransi, dan kebebasan beragama. Sebagai negara yang kaya akan budaya dan agama, Indonesia harus menjadi contoh dalam menghormati hak-hak setiap warganya tanpa kecuali. Karena Paskibraka, sebagai simbol kebanggaan nasional, seharusnya menjadi cerminan dari nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila, bukan menjadi alat untuk mengekang kebebasan beragama” tandasnya

TAGGED:BPIPGP AnsorPaskibara 2024
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love1
Sad1
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Festival Rote Malole : “Transformasi Rote Ndao Menuju Indonesia Emas”
Next Article KNPI Bersama OKP dan BEM Se- Kabupaten Bengkayang Gelar Deklarasi Pilkada Damai
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah928
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota408
    • Padang34
    • Payakumbuh40
    • Solok70
  • Ekonomi963
  • Headline404
  • Internasional81
  • Khazanah205
  • Lifestyle112
  • Nasional925
  • Olahraga79
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized265
  • Video15

Berita Lainnya

Walikota Zulmaeta Lantik Tim Pembina Posyandu Kota Payakumbuh
Digerebek Siang Bolong, 6 Pelaku Judi Kartu Diciduk Satreskrim Polres Sijunjung dalam Ops Pekat 2026
Digerebek Siang Bolong, 6 Pelaku Judi Kartu Diciduk Satreskrim Polres Sijunjung dalam Ops Pekat 2026
KMMJ Soroti Dugaan Amburadul Proyek BWS Sumatera VI dan WIKA, Rizki Hamid: Jika Negara Diam, Kami Turun Aksi
BRI Region 6/Jakarta 1 Laksanakan Roll Out BCM Tools dan TOT Implementasi BCM K3

Berita Terkait

Nasional

Padang Lawas dan Paradoks Negara Hukum: Jaksa, Dana Desa, dan Relasi Kuasa Kepala Daerah 

Februari 9, 2026
Nasional

PeHR Bersama Kapolresta Pekanbaru dan Warga Turun ke Parit, Gotong Royong Hidupkan Green Policing di Pasar Dupa

Februari 8, 2026
Nasional

DPD RI Manfaatkan Agenda BULD untuk Silaturahmi ke Pesantren Al-Manar Sarolangun

Februari 7, 2026
Nasional

SOKSI Pimpinan Ali Wongso Sinaga Pertimbangkan Banding atas Putusan PN Jakarta Selatan

Februari 6, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?