DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global, Syamsu Rizal: Adaptasi Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Ekonomi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global, Syamsu Rizal: Adaptasi Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Ekonomi
Uncategorized

Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global, Syamsu Rizal: Adaptasi Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Ekonomi

Astriani Published Maret 12, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital bersama Anggota Komisi I DPR RI Dr. H. Syamsu Rizal M.I., S.Sos., M.Si. menggelar webinar Ngobras Literasi Digital bertajuk “Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global” pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB di Intel Studio Pasar Minggu, Kompleks TNI AL, Jakarta Selatan.

Dalam pemaparannya, Syamsu Rizal menegaskan bahwa di era globalisasi saat ini tidak ada lagi negara yang dapat berdiri sendiri tanpa menjalin kerja sama dengan negara lain. Interaksi global menjadi kebutuhan karena keterbatasan sumber daya alam, energi, serta pangan yang mendorong negara-negara untuk saling berbagi dan bekerja sama.

Baca Juga  BEM Nusantara Minta Keadilan Atas Kriminalisasi Korban Pengeroyokan oleh Mantan Anak Pejabat Pajak dan Anak Polisi

Ia menekankan pentingnya setiap negara maupun individu untuk mengenali potensi dan keunggulan yang dimiliki. Menurutnya, tidak semua sumber daya dapat dimanfaatkan secara bersamaan, sehingga diperlukan fokus dalam menentukan sektor atau nilai yang ingin dikembangkan sebagai kekuatan utama.
Konsep value advantage atau keunggulan nilai, kata Syamsu Rizal, menjadi sangat penting dalam menghadapi persaingan global. Setiap individu maupun negara memiliki karakteristik dan potensi unik yang dapat menjadi kekuatan dalam perdagangan internasional.

Dalam konteks perdagangan global, potensi tersebut perlu dikembangkan menjadi nilai ekonomi yang memberikan manfaat nyata. Ia menilai setiap individu memiliki bakat yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali dan mengembangkan potensi tersebut secara optimal. Ketika seseorang bekerja sesuai dengan bakat dan minatnya, proses pengembangan kemampuan akan berjalan lebih mudah dan memberi kepuasan tersendiri. Syamsu Rizal juga menyoroti dinamika ekonomi global yang saat ini dihadapkan pada berbagai ketidakpastian, seperti perang dagang, perkembangan teknologi, serta perubahan sistem produksi. Transformasi teknologi, termasuk inovasi seperti 3D printing, telah mengubah pola produksi dari sistem massal menjadi lebih personal dan fleksibel.

Baca Juga  KMHDI Desak Transparansi dalam Kasus Korupsi Pertamina: Integritas Perusahaan Harus Dijaga

Perubahan tersebut dinilai akan memengaruhi pola investasi, perdagangan, serta strategi pengembangan ekonomi di berbagai negara. Karena itu, kemampuan beradaptasi menjadi hal yang sangat penting. Ia juga menyinggung kebijakan strategis pemerintah Indonesia yang mendorong program hilirisasi sumber daya alam. Kebijakan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sehingga Indonesia dapat memiliki posisi yang lebih kuat dalam perdagangan global.

Sebagai penutup, Syamsu Rizal mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan keterampilan serta memperbarui pengetahuan agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, perubahan dan disrupsi teknologi dapat membuat kemampuan yang dimiliki saat ini menjadi tidak relevan di masa depan. “Satu hal yang pasti dalam kehidupan adalah perubahan. Karena itu kemampuan untuk beradaptasi menjadi kunci utama menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Program Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Bentuk 80 Ribu Koperasi hingga 2026
Next Article Pentingnya Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Generasi Muda
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,002
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota415
    • Padang34
    • Payakumbuh99
    • Solok73
  • Ekonomi1,250
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah213
  • Lifestyle112
  • Nasional952
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized277
  • Video15

Berita Lainnya

Kinerja Positif Triwulan I 2026, KAI Bandara Catat Pertumbuhan Penumpang di Yogyakarta
Aktivis HMI Apresiasi Pengungkapan Kasus Pengoplosan LPG Subsidi Di Padang
Ketahanan Energi Jadi Kunci Kemandirian Bangsa di Tengah Gejolak Global
Easter Jubilee: Rayakan Momen Penuh Sukacita di Mall of Indonesia

Berita Terkait

Uncategorized

Kolaborasi dan Ekonomi Hijau Jadi Arah Baru Perdagangan Global Indonesia

April 2, 2026
Uncategorized

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pair USD/JPY di Pasar Forex

April 2, 2026
Uncategorized

Mudik Lebih Nyaman, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Bekas dengan Bunga Mulai Dari 0,7%

Maret 18, 2026
Uncategorized

Pentingnya Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Generasi Muda

Maret 12, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?