DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Bicara Soal Literasi Digital Bagi UMKM, Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Jadi Narasumber Webinar
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Bicara Soal Literasi Digital Bagi UMKM, Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Jadi Narasumber Webinar
NasionalHeadline

Bicara Soal Literasi Digital Bagi UMKM, Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Jadi Narasumber Webinar

Redaksi Published April 5, 2024
Share
SHARE

Digindonews.com — Kementerian Kominfo RI gelar webinar ngobrol bareng legislator kali ini dengan topik “Literasi Digital Bagi UMKM”, yang digelar melalui platform digital Zoom meeting, Selasa, 2 April 2024.

Ir. Irwan Ardi Hasman (Anggota Komisi 1 DPR RI) menyampaikan bahwa pekembangan dunia digital telah menyasar ke segala sisi kehidupan. Saat ini rasanya hampir tidak ada sisi kehidupan manusia yang tidak terpengaruh dari proses digitalisasi. Namun masih banyak pengguna internet yang hanya mampu menerima informasi tanpa kemampuan memahami dan mengolah informasi tersebut secara baik. Sehingga masih banyak masyarakat terpapar oleh informasi yang tidak benar.

Dalam literasi digital diperlukan kecakepan penguasaan teknologi sehingga tidak hanya mampu mengoperasikan alat, melainkan juga mampu bermedia sosial digital dengan penuh tanggung jawab. Pengguna internet rawan untuk terpapar konten-konten negatif. Bentuk-bentuk intoleransi digital yakni cyber bullying atau perundungan dan diskriminasi yang biasanya dilakukan secara kolektif. Ada kelebihan pada ranah private seperti agama, pilihan politik, lalu radikalisme dan terorisme. Mencegah segala bentuk intoleransi tersebut, tips pertama adalah hargai perbedaan dan privasi. Stop berkomentar negatif dan membuli karena perbedaan, terutama yang menyangkut urusan privat orang lain. Misalnya agama, pilihan politik, perubahan penampilan, bentuk badan, dan lain-lain.

Baca Juga  Pemkot Yogyakarta Hadiri Harmonisasi Raperda Rumah Susun di Kanwil Kemenkumham DIY

Tips kedua, paham batasan informasi. Pastikan tujuan khusus sebelum menggunakan internet yakni informasi apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak dibutuhkan. Cek sumber informasi sebab artikel yang digunakan untuk cuci otak berasal dari sumber yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Pastikan kredibilitas penyebar informasi dan jangan salah kita memberikan informasi pada orang yang salah.

Selain itu, jadilah netizen cerdas yang anti dengan semangat kebijakan di dunia digital. Arahkan budaya kolektif untuk kegiatan positif dan produktif di dunia digital. Hati-hati dengan siapa yang Anda follow. Perhatikan rekam jejak digital teman-teman Anda. Semua keragaman Indonesia pindah ke dunia digital. Sayangnya ada beberapa pihak yang memotorinya dengan membuat konten negatif di dunia digital. Motivasi memperbuatan konten negatif biasanya terkait ekonomi, mencari kaming hitam, politik, hingga memecah belah persatuan. Sayangnya banyak dari pengguna internet yang mengira bahwa berita hoax yang diterima itu adalah bukan hoax. Pastikan berita diperoleh dari orang yang dapat dipercaya. Kalimatnya meyakinkan tidak terpengaruh pilihan politik atau kubu dan tidak terbawa ujaran kebencian. Jangan mengakses informasi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. ***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Irwan Ardi Hasman Bicara Soal Urgensi Perlindungan Data Pribadi di Era Digital
Next Article Anggota DPR RI Ir. Irwan Ardi Hasman Sampaikan Materi tentang Etika Berpendapat dan Berdemokrasi di Ruang Digital
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah839
    • Agam14
    • Bukit Tinggi13
    • Limapuluh Kota388
    • Padang26
    • Payakumbuh25
    • Solok63
  • Ekonomi396
  • Headline402
  • Internasional81
  • Khazanah177
  • Lifestyle112
  • Nasional769
  • Olahraga75
  • Opini159
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik251
  • Uncategorized203
  • Video15

Berita Lainnya

BRI Finance Sambut Positif Kebijakan DP Ringan untuk Dorong Pembiayaan
Tomat: Superfood yang Terlupakan, Kembali Mengukir Tren Gaya Hidup Sehat
Agustus 2025: Belanja Online Indonesia Tunjukkan Pertumbuhan Pesat; Fashion Jadi Pendorong Utama
Tomat untuk Jantung Sehat: Satu Buah, Seribu Manfaat

Berita Terkait

Forum Sinergy Pemuda Nusantara Gelar Talk Show Politik Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Agustus 24, 2025
Nasional

Pemkot Yogyakarta Hadiri Harmonisasi Raperda Rumah Susun di Kanwil Kemenkumham DIY

Agustus 23, 2025
Nasional

Mengawal Kinerja, Merawat Negeri: Dukungan Forum Kebangsaan untuk Bupati Ngawi

Agustus 21, 2025
Nasional

CSI : Copot Wamenaker Immanuel Ebenezer, Presiden Prabowo Harus Pilih Pengganti yang Profesional

Agustus 21, 2025
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?