DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS
Ekonomi

India Soroti Stabilitas Energi dan Keselamatan Warga di Tengah Konflik Iran–AS

vrtitimes Published Maret 16, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Perdana Menteri India Narendra Modi melakukan percakapan telepon dengan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Kamis (12/3/2026), untuk membahas perkembangan konflik di kawasan Asia Barat yang terus meningkat sejak akhir Februari.

Percakapan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran global mengenai stabilitas kawasan serta potensi dampaknya terhadap jalur energi internasional dan keselamatan warga negara asing di wilayah tersebut.

India Serukan Dialog dan Diplomasi

Dalam pembicaraan tersebut, Presiden Pezeshkian menyampaikan kepada Modi mengenai situasi terkini di Iran serta pandangannya mengenai perkembangan regional. Menanggapi hal itu, Modi menyampaikan keprihatinan terhadap meningkatnya ketegangan yang telah menyebabkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur.

“Saya melakukan percakapan dengan Presiden Iran, Dr. Masoud Pezeshkian, untuk membahas situasi serius di kawasan. Saya menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan serta jatuhnya korban sipil dan kerusakan pada infrastruktur sipil. Keselamatan dan keamanan warga negara India, bersama dengan kebutuhan untuk memastikan kelancaran transit barang dan energi, tetap menjadi prioritas utama India. Saya juga menegaskan kembali komitmen India terhadap perdamaian dan stabilitas serta mendorong penyelesaian melalui dialog dan diplomasi,” ujar Modi dalam unggahannya di platform X.

India menegaskan bahwa penyelesaian konflik melalui dialog dan jalur diplomasi merupakan pendekatan yang konsisten diambil oleh New Delhi dalam menghadapi ketegangan regional.

Baca Juga  Wasekjend DPP PKP Soroti Kemenangan Besar Jon Firman Pandu dan H. Candra Pada Pilkada Kabupaten Solok

Kekhawatiran Terhadap Jalur Energi Global

Percakapan tersebut juga terjadi di tengah kekhawatiran terhadap keamanan pelayaran di Selat Hormuz, salah satu jalur pengiriman minyak paling penting di dunia. Sekitar seperlima pasokan minyak global melewati selat tersebut, menjadikannya koridor vital bagi kebutuhan energi banyak negara, termasuk India.

Sejak serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari, aktivitas pelayaran di kawasan tersebut dilaporkan terganggu.

India dilaporkan tengah melakukan pembicaraan dengan Iran untuk memastikan lebih dari 20 kapal tanker dapat melintas dengan aman melalui Selat Hormuz. Kapal-kapal tersebut membawa minyak mentah, gas petroleum cair (LPG), serta gas alam cair (LNG) yang dibutuhkan untuk pasokan energi domestik India.

Beberapa kapal tersebut mengangkut LPG yang dikontrak oleh perusahaan energi India seperti Indian Oil Corporation dan Hindustan Petroleum Corporation.

India sendiri sangat bergantung pada kawasan Timur Tengah untuk pasokan energi. Sekitar setengah impor minyak mentah India berasal dari wilayah tersebut, sementara dua pertiga impor LNG dan hampir seluruh impor LPG juga berasal dari kawasan yang sama.

Baca Juga  KAI Logistik Kenalkan Operasional Logistik Berbasis Kereta Api kepada Komunitas Edan Sepur Jakarta

Dampak Konflik Mendekati Kawasan Strategis India

Ketegangan di kawasan juga meluas ke wilayah Samudra Hindia. Pekan lalu, sebuah kapal perang Iran dilaporkan tenggelam di dekat perairan Sri Lanka setelah diserang kapal selam Amerika Serikat. Insiden tersebut memperluas dampak konflik ke wilayah yang berada dalam lingkungan strategis India.

Situasi ini menambah kompleksitas bagi pemerintah India yang berupaya menjaga keseimbangan diplomatik di tengah hubungan dengan berbagai pihak yang terlibat dalam konflik.

Di sisi lain, pemerintah India juga memantau keselamatan warganya di Iran. Diperkirakan terdapat sekitar 9.000 warga India di negara tersebut, termasuk pelajar, profesional, pelaut, dan peziarah. Sejumlah warga telah dipindahkan dari Teheran ke lokasi yang lebih aman, sementara sebagian lainnya meninggalkan Iran melalui Azerbaijan dan Armenia untuk kembali ke India.

Komunikasi Diplomatik dengan Indonesia

Di tengah situasi tersebut, komunikasi diplomatik juga berlangsung dengan negara-negara mitra, termasuk Indonesia. Menteri Luar Negeri India, S. Jaishankar melakukan percakapan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono mengenai perkembangan konflik di Asia Barat.

“Senang dapat berbicara dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono. Kami bertukar pandangan mengenai konflik di Asia Barat, membahas hubungan bilateral, serta sepakat untuk menyelenggarakan pertemuan Komisi Bersama dalam waktu dekat,” tulis Jaishankar di X.

Baca Juga  Menaker Imbau WFH, Bagaimana Cara Jaga Produktivitas dan Kualitas Layanan Perusahaan?

Menanggapi hal tersebut, Sugiono menyampaikan apresiasi atas percakapan tersebut dan menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama bilateral.

“Terima kasih kepada Menteri Luar Negeri India Dr. S. Jaishankar atas percakapan yang produktif. Kami sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral pada pertemuan Komisi Bersama berikutnya yang akan diselenggarakan secepatnya sesuai waktu yang disepakati bersama, serta tetap berkoordinasi erat mengenai perkembangan regional dan global,” tulis Sugiono.

Indonesia dan India menjalin hubungan strategis di kawasan Indo-Pasifik, termasuk kerja sama di bidang ekonomi, energi, dan keamanan maritim. Di tengah meningkatnya ketegangan di Asia Barat, komunikasi diplomatik antara kedua negara mencerminkan upaya untuk terus menjaga koordinasi mengenai perkembangan regional yang berpotensi mempengaruhi stabilitas perdagangan dan energi global.

India dalam beberapa kesempatan menegaskan pentingnya menjaga stabilitas di Asia Barat. Pemerintah India menilai stabilitas kawasan tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga pada kelancaran perdagangan global serta stabilitas pasokan energi dunia. (***)

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article FLOQ Dukung Transisi Kepemimpinan OJK dan Ekosistem Keuangan Indonesia
Next Article Anggota LSM GENERASI INDONESIA BERSIH DIFITNAH, Di Ajak Duel Di Depan BALAI WARTAWAN Luhak 50   
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,188
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh247
    • Solok73
  • Ekonomi2,141
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah226
  • Lifestyle112
  • Nasional1,021
  • Olahraga79
  • Opini190
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik267
  • Uncategorized294
  • Video15

Berita Lainnya

MetScan V1: Pemindai Metana Berbasis Drone dengan TDLAS untuk Industri Migas
SUCOFINDO PERKUAT TATA KELOLA EKSPOR MINERAL NASIONAL MELALUI SINERGI DENGAN KSP DAN DANANTARA
Telkom AI Center Malang dan Witel Jatim Barat Malang Gelar Workshop AI Productivity untuk Tingkatkan Produktivitas Pegawai
Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot

Berita Terkait

Ekonomi

BRI KCP Pasar Tanah Abang Perkuat Layanan Perbankan bagi Pelaku Usaha dan Pengunjung Pusat Grosir Terbesar di Indonesia

Agustus 3, 2026
Ekonomi

Konsisten Jalankan Penghijauan bersama Pelanggan, WSBP Tanam Lebih Dari 2 Ribu Pohon Sepanjang Semester I 2026

Agustus 3, 2026
Ekonomi

Mengenal ROV: Kendaraan Bawah Air untuk Inspeksi dan Survei Industri

Agustus 3, 2026
Ekonomi

Program SMA Unggul Garuda Kemendiktisaintek Resmi Dimulai di Konawe Selatan, PTPP Hadirkan Fasilitas Pendidikan Berkualitas

Agustus 3, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?