DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Webinar Kem Kominfo Tentang Memahami Toleransi di Tahun Politik Menjelang Pemilu 
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Webinar Kem Kominfo Tentang Memahami Toleransi di Tahun Politik Menjelang Pemilu 
Nasional

Webinar Kem Kominfo Tentang Memahami Toleransi di Tahun Politik Menjelang Pemilu 

Redaksi Published Januari 25, 2024
Share
SHARE
Post Views: 203

Digindonews.com — Kem Kominfo RI gelar webinar literasi digital dengan tema “Memahami Toleransi di Tahun Politik Menjelang Pemilu” bersama anggota DPR RI Muhammad Farhan, S.E melalui daring zoom meeting, Rabu 24 Januari 2024.

Farhan menyampaikan bahwa tahun politik ini tentunya berpotensi untuk mengurus sikap toleransi kita khususnya di ruang digital salah satunya yang kita khawatirkan adalah pemanfaatan teknologi AI atau kecerdasan buatan untuk memproduksi konten-konten yang negatif dan bertujuan untuk memanipulasi dan mempengaruhi opini publik. Jadikan seseorang untuk memproduksi gambar audio dan video palsu termasuk video, audio, video palsu termasuk video deepfake yang sangat meyakinkan dan mengecoh.

 

Ia juga menambahkan akan pentingnya untuk memberdayakan masyarakat melalui literasi digital dan literasi politik demi membangun karakter masyarakat kritis dan dewasa dalam berpolitik sehingga diharapkan terciptanya sebuah harmoni dalam keberagaman dengan mengedepankan etika berkomunikasi di ruang digital. Selain itu, tahun politik di era digital ini menjadi momentum yang tepat untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila

Baca Juga  Suardiman Amby, Nahkoda Jalur dari Kuantan Singingi yang Mendayung Hingga Panggung Dunia

 

Menurut farhan Kebebasan bermedia sosial harus dibarengi dengan tanggung jawab. Karena, media sosial adalah ruang publik dengan hukum. Hukum tersebut dimulai dari undang-undang ITE, Anti Pornografi, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau TPKS yang di dalamnya juga turut mengatur kekerasan seksual dalam ruang digital, serta Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi atau PDP. Jadi, pemanfaatan ruang digital di tahun politik ini diharapkan dapat menciptakan suasana pesta demokrasi tahun 2024 yang sejuk tanpa perpecahan bangsa dan tidak terjebak dalam polarisasi.

 

Narasumber selanjutnya Gun Gun Siswadi juga menyebutkan kita harus terus-menerus memahami meningkatkan tentang bagaimana toleransi yang harus kita lakukan di kegiatan sehari-hari baik di dunia nyata maupun di dunia maya. Karena, terkadang orang-orang hanya melakukan toleransi di dunia nyata padahal seharusnya kita juga harus bisa bertoleransi di dunia maya. Karena saat ini, sangat banyak ujaran kebencian atau terkait dengan berita hoax yang tersebar di dunia maya.

Baca Juga  Mensos Gus Ipul: Ketum SMSI Firdaus Yang Membuat Kami Terperangkap

“Toleransi adalah sikap untuk saling menghormati dan menghargaivperbedaan, perbedaan harus dihargai dan dimengerti. Misalnya perbedaan suku, agama, ras, adat istiadat, cara pandang, perilaku, pendapat,” pangkasnya.

 

Selanjutnya, Dr. Phil. Panji Anugrah Permana (Dosen Departemen Ilmu Politik FISIP UI) menyampaikan tentang Toleransi dan budaya komunikasi digital dapat dilakukan dengan berbagai hal, diantaranya :

1.bTidak memancing/ memulai konflik

2. Tidak mencela orang lain

3. Memilah dan memikir ulang sebelum menshare sesuatu

4. Periksa kembali sumber berita dan data

Saat ini Indonesia menghadapi tantangan politik identitas. Selain karena fakta sebagai negara dengan identitas yang sangat beragam, juga karena terjadinya kompetisi politik melalui pemilu. Tantangan tersebut harus diantisipasi dengan memperkuat upaya penanaman nilai-nilai toleransi dan dunia digital dapat menjadi sarana yang penting bagi penguatan nilai-nilai toleransi.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kominfo Gelar Webinar Literasi Digital denga Tema Momentum Menjaga Iklim Demokrasi dan Stabilitas
Next Article Membangun Dari Pinggir, Bupati Safaruddin Resmikan Gedung Baru UPTD SD 09 Maek
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah839
    • Agam14
    • Bukit Tinggi13
    • Limapuluh Kota388
    • Padang26
    • Payakumbuh25
    • Solok63
  • Ekonomi397
  • Headline402
  • Internasional81
  • Khazanah177
  • Lifestyle112
  • Nasional769
  • Olahraga75
  • Opini159
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik251
  • Uncategorized203
  • Video15

Berita Lainnya

Camilan Sehat Selebriti Korea? Kilat Populer Berkat Stylst Han Hye‑yeon dan Cherry Tomato Stevia
BRI Finance Sambut Positif Kebijakan DP Ringan untuk Dorong Pembiayaan
Tomat: Superfood yang Terlupakan, Kembali Mengukir Tren Gaya Hidup Sehat
Agustus 2025: Belanja Online Indonesia Tunjukkan Pertumbuhan Pesat; Fashion Jadi Pendorong Utama

Berita Terkait

Forum Sinergy Pemuda Nusantara Gelar Talk Show Politik Kebangsaan Menuju Indonesia Emas 2045

Agustus 24, 2025
Nasional

Pemkot Yogyakarta Hadiri Harmonisasi Raperda Rumah Susun di Kanwil Kemenkumham DIY

Agustus 23, 2025
Nasional

Mengawal Kinerja, Merawat Negeri: Dukungan Forum Kebangsaan untuk Bupati Ngawi

Agustus 21, 2025
Nasional

CSI : Copot Wamenaker Immanuel Ebenezer, Presiden Prabowo Harus Pilih Pengganti yang Profesional

Agustus 21, 2025
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?