DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Bawa Nama Sijunjung ke Panggung Nasional, Sanggar Seni Pusako Panai Tembus 13 Besar Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Khazanah > Bawa Nama Sijunjung ke Panggung Nasional, Sanggar Seni Pusako Panai Tembus 13 Besar Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026
Khazanah

Bawa Nama Sijunjung ke Panggung Nasional, Sanggar Seni Pusako Panai Tembus 13 Besar Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026

Fadhlur Rahman Ahsas Published November 7, 2026
Share
SHARE

 

SIJUNJUNG — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan insan seni Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Sanggar Seni Pusako Panai berhasil menembus 13 besar Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 yang diselenggarakan melalui program Indonesia Kaya, dengan mengusung karya bertajuk “Denting di Tanah Kehidupan”.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia seni dan kebudayaan Ranah Lansek Manih. Pasalnya, Pusako Panai berhasil melewati persaingan dan tahapan seleksi yang cukup panjang, mulai dari 100 besar, kemudian 25 besar, hingga akhirnya terpilih sebagai salah satu dari 13 kelompok seni pertunjukan terbaik dalam program tersebut.

Keberhasilan ini bukan hanya menjadi pencapaian bagi sebuah kelompok seni, tetapi juga menjadi bukti bahwa potensi kreativitas daerah mampu tumbuh dan mendapatkan tempat di panggung seni pertunjukan nasional.

Pendiri Sanggar Seni Pusako Panai, Edo Novriadi, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian yang berhasil diraih oleh seluruh tim.

Menurutnya, keberhasilan menembus 13 besar merupakan buah dari proses panjang, kerja keras, konsistensi, serta semangat para pelaku seni yang terus berupaya menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal.

Baca Juga  Ketum Muslimat NU yang Juga Menteri PPPA Hadir di HUT ke-77 Sijunjung, Disambut Haru Keluarga Besar NU

“Bagi kami, pencapaian ini bukan semata-mata tentang angka atau posisi 13 besar. Lebih dari itu, ini merupakan kesempatan untuk membawa identitas, cerita, dan kekayaan budaya Sijunjung ke ruang yang lebih luas. Kami ingin membuktikan bahwa dari daerah juga bisa lahir karya seni yang memiliki daya saing dan diperhitungkan di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa seni tradisi harus terus dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi tanpa kehilangan akar budaya yang menjadi identitas masyarakat.

Perjalanan Panjang Menuju 13 Besar

Perjalanan Sanggar Seni Pusako Panai dimulai dari proses pendaftaran dan seleksi program Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026.

Karya “Denting di Tanah Kehidupan” kemudian melalui berbagai tahapan penilaian hingga berhasil masuk 100 besar, melanjutkan perjalanan ke 25 besar, serta mengikuti workshop, pengembangan gagasan, pitching, dan penjurian.

Baca Juga  RAJA YANG TERSANDARKAN

Setelah dinyatakan lolos 13 besar, Pusako Panai kembali menjalani proses pengembangan karya melalui workshop, diskusi kreatif, mentoring, penguatan manajemen produksi, latihan, hingga persiapan pertunjukan.

Dalam tahapan tersebut, Pusako Panai mendapatkan pendampingan dari Uni Hartati sebagai mentor bidang kreativitas dan Mba Mitae sebagai mentor bidang manajemen.

Proses pendampingan ini menjadi kesempatan penting untuk mempertajam gagasan artistik sekaligus meningkatkan kapasitas pengelolaan produksi pertunjukan.

Diperkuat Kolaborasi Seniman Lokal

Di balik pencapaian tersebut, terdapat kerja kolektif sejumlah seniman dan kru yang menjadi kekuatan utama dalam proses penciptaan karya.

Edo Novriadi, S.Pd., dipercaya sebagai pimpinan produksi, Abd. Rohman Hasan, S.Pd., sebagai koreografer, serta Tasrial Efendi, M.Pd., sebagai stage manager.

Sementara itu, tim teknis diperkuat oleh Hayatul Haqi Ahsas, Akbar Kurniawan, dan Zikri Radiansyah.

Pada bagian penampilan, enam penari yakni Suci Oktavia, Ellisha Triana Adfi, Nova Nursafitri, Tiara Ilhami, Viola Cantika Efendi, dan Amanda Saskia menjadi bagian penting dalam menerjemahkan gagasan koreografi ke dalam bahasa gerak di atas panggung.

Baca Juga  Penguatan Program Kebun Dasa Wisma di Nagari Durian Kapeh Darussalam Bersama Mahasiswa KKN UNP dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mewujudkan konsep artistik menjadi sebuah pertunjukan yang memiliki karakter dan identitas.

Bukan Sekadar Prestasi, tetapi Tanggung Jawab Kebudayaan

Bagi Sanggar Seni Pusako Panai, keberhasilan menembus 13 besar merupakan awal dari perjalanan yang lebih besar. Ada tanggung jawab untuk terus menjaga eksistensi seni budaya daerah sekaligus membuka ruang bagi generasi muda agar berani berkarya dan mengembangkan potensi seni yang dimiliki.

Kehadiran Pusako Panai dalam program nasional ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelompok-kelompok seni lainnya di Kabupaten Sijunjung untuk terus berproses, berinovasi, dan tidak ragu membawa karya daerah ke tingkat yang lebih tinggi.

Dari Sijunjung, Pusako Panai membawa semangat bahwa tradisi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber inspirasi untuk melahirkan karya masa depan. Dari tradisi, tumbuh menjadi karya. Dari proses, menuju panggung Indonesia.

 

 

TAGGED:Kabupaten SijunjungLansek ManihSanggar Pusako PanaiTradisi MenduniaTradisional Seni
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,319
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh353
    • Solok76
  • Ekonomi2,976
  • Headline411
  • Internasional82
  • Khazanah233
  • Lifestyle113
  • Nasional1,105
  • Olahraga85
  • Opini205
  • Pariwara Lipsus35
  • Politik270
  • Uncategorized311
  • Video15

Berita Lainnya

Bawa Nama Sijunjung ke Panggung Nasional, Sanggar Seni Pusako Panai Tembus 13 Besar Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026
Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat
Kisah Sukses Suli Supian, Kembangkan Warung Nasi Padang dengan Dukungan KUR BRI
Investasi Emas dan Perak Bisa Kena Pajak hingga 35%, Bagaimana dengan Versi Kriptonya?

Berita Terkait

Khazanah

SEMPAT KEHILANGAN, KINI KEMBALI KE TANGAN PEMILIK! POLRES SIJUNJUNG UNGKAP CURANMOR DAN AMANKAN TERDUGA PELAKU

November 2, 2026
Khazanah

Sumpah Pemuda 2026, Kapolres Sijunjung dan Elemen Pemuda Kompak Angkat Salam “Polisi Bersama Masyarakat”

Oktober 28, 2026
Khazanah

PC GP Ansor Pasbar Lahirkan 25 Kader Tangguh Pada DTD VIII

Oktober 27, 2026
Khazanah

Tim Ekspedisi Patriot IPB Kaji Kesiapan Koperasi untuk Hilirisasi Sawit di Sijunjung

Oktober 17, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?