DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Kongres XXXIII HMI Harus Menjadi Momentum Menyatukan Organisasi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Kongres XXXIII HMI Harus Menjadi Momentum Menyatukan Organisasi
Nasional

Kongres XXXIII HMI Harus Menjadi Momentum Menyatukan Organisasi

Astriani Published September 10, 2026
Share
Ket: Wabendum PB HMI M. isnen Harahap
SHARE

Jakarta – Menjelang Kongres XXXIII Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 2026, dinamika kontestasi kepemimpinan organisasi mulai mengemuka. Namun, momentum kongres dinilai tidak semestinya hanya dipandang sebagai arena perebutan suara dan posisi Ketua Umum PB HMI.

M. Isnen Harahap melalui tulisannya berjudul “Membangun Kepercayaan, Menyatukan HMI” menilai Kongres XXXIII HMI harus menjadi momentum untuk mempertemukan gagasan, rekam jejak, pengalaman, serta harapan kader mengenai arah masa depan organisasi.

Menurut Isnen, dalam sebuah kontestasi organisasi, popularitas hanya menjadi modal awal. Seorang kandidat tidak cukup hanya dikenal, tetapi harus mampu membangun penerimaan, kepercayaan, dukungan, hingga konsolidasi di tingkat kader dan Cabang. Tahapan tersebut dapat dirangkum dalam lima proses, yakni dikenal, diterima, dipercaya, didukung, dan dikonsolidasikan.

“Kepercayaan tidak lahir secara instan. Ia dibangun melalui rekam jejak, konsistensi, kontribusi, dan kemampuan seorang kandidat dalam menjawab persoalan organisasi,” demikian gagasan yang disampaikan Isnen dalam tulisannya.

Baca Juga  Kominfo Gelar Forum Diskusi Publik Bersama Anggota DPR RI Arwani Thomafi Bicara Soal Bela Suara Bela Negara

Isnen juga menilai kandidat Ketua Umum PB HMI perlu menawarkan gagasan yang konkret mengenai masa depan organisasi. Kontestasi tidak boleh berhenti pada perebutan dukungan, tetapi harus diisi dengan pembahasan mengenai kaderisasi, penguatan Cabang dan Komisariat, tradisi intelektual, kemandirian ekonomi kader, serta tata kelola organisasi.

Menurutnya, kaderisasi harus tetap menjadi jantung HMI. Tradisi membaca, menulis, berdiskusi, melakukan riset, dan melahirkan gagasan perlu diperkuat agar HMI tetap memiliki posisi strategis dalam menjawab berbagai persoalan kebangsaan.

Di sisi lain, hubungan antara PB HMI dengan Cabang dan Komisariat juga perlu diperkuat. PB HMI harus hadir bukan hanya ketika membutuhkan dukungan politik, tetapi juga ketika kader dan Cabang membutuhkan penguatan organisasi.

Isnen menekankan pentingnya kemampuan kandidat untuk mendengar persoalan Cabang sebelum berbicara atas nama Cabang. Menurutnya, gagasan kepemimpinan nasional seharusnya berangkat dari kebutuhan nyata kader di berbagai daerah. Ia juga mengingatkan agar kompetisi menjelang Kongres tidak berubah menjadi permusuhan antarkader.

Baca Juga  Dinas Pendidikan Yogyakarta Beri Apresiasi SD Balirejo

“Kompetitor bukan musuh,” menjadi salah satu prinsip penting yang perlu dijaga dalam kontestasi. Perbedaan pilihan harus ditempatkan sebagai bagian dari dinamika demokrasi organisasi, bukan alasan untuk memutus silaturahmi.

Selain gagasan dan konsolidasi, kandidat Ketua Umum PB HMI juga dinilai perlu memiliki agenda kerja yang jelas setelah memperoleh mandat. Agenda 100 hari, misalnya, dapat menjadi instrumen untuk menunjukkan keseriusan kepemimpinan dalam memperkuat kaderisasi, membangun komunikasi dengan Cabang, mengembangkan tradisi intelektual, serta melakukan pembenahan tata kelola organisasi.

Isnen juga mengingatkan pentingnya menjaga etika selama proses menuju Kongres. Kompetisi tidak semestinya diwarnai politik uang, tekanan terhadap Cabang, fitnah, penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, maupun serangan personal.

Baca Juga  Kemenkominfo Adakan Webinar Bersama DPR RI, Ruang Digital Berkah atau Musibah?

Menurutnya, Kongres memang memiliki batas waktu, tetapi HMI harus terus berjalan setelah seluruh proses kompetisi selesai.

Karena itu, setelah Kongres tidak semestinya ada pembelahan antara kelompok pemenang dan kelompok yang kalah. Seluruh kader tetap harus mendapatkan ruang untuk berkontribusi dalam organisasi.

Pada akhirnya, keberhasilan seorang Ketua Umum PB HMI tidak hanya diukur dari kemampuannya memenangkan Kongres, tetapi juga dari kemampuannya menjaga marwah organisasi, membangun kepercayaan kader, dan menyatukan seluruh kekuatan HMI.

Kongres boleh menghadirkan perbedaan pilihan, tetapi setelah Kongres HMI harus kembali menjadi satu rumah bagi seluruh kader.

Gagasan tersebut menjadi pesan utama M. Isnen Harahap dalam melihat momentum Kongres XXXIII HMI: membangun kepercayaan untuk menyatukan HMI.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Rayakan “September Ceria”, HONOR Tawarkan Diskon Spesial untuk Tablet dan Smartphone Unggulan
Next Article Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,311
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang38
    • Payakumbuh346
    • Solok76
  • Ekonomi2,854
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah229
  • Lifestyle113
  • Nasional1,089
  • Olahraga85
  • Opini200
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized308
  • Video15

Berita Lainnya

Pemko Payakumbuh Berduka, ASN Terbaik Berpulang Keramatullah
Pemerintah Kota Payakumbuh Bersama Komisi IX DPR RI Dan BPJS Bersinergi
Pemko Payakumbuh Gencarkan Program Bulan Imunisasi
Sri Asih, Perempuan Tangguh di Balik Layanan AgenBRILink, Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Berita Terkait

Nasional

Alumni HMI, Laca Muhammad: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Satu Tekad Tumbuh Merakyat dan Makmur Bersama

Oktober 22, 2026
Nasional

Suara Lirboyo Menggema! 36 Kiai Sepuh Soroti Penegakan Hukum Kasus Gus Yaqut

Oktober 21, 2026
Nasional

Rocky Gerung Soroti Gerakan Mahasiswa, Tuntutan Harus Punya Dasar dan Argumentasi

Oktober 20, 2026
Nasional

BKKBN Jawa Barat Dorong Pencegahan Stunting Berbasis Data dan Kolaborasi Lintas Sektor

Oktober 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?