DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: BAKTI Dorong Pemerataan Konektivitas Digital untuk Perkuat UMKM di Wilayah 3T
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > BAKTI Dorong Pemerataan Konektivitas Digital untuk Perkuat UMKM di Wilayah 3T
Nasional

BAKTI Dorong Pemerataan Konektivitas Digital untuk Perkuat UMKM di Wilayah 3T

Astriani Published Agustus 18, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Pemerataan konektivitas digital menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Terluar, Terpencil, dan Tertinggal (3T).

Hal tersebut disampaikan Ir. Woro Indah Widiastuti, MT., ICT Regulatory dan USO Expert IICF, dalam Sosialisasi Merajut Nusantara bertema “Optimalisasi Teknologi Digital untuk Pengembangan UMKM Berkelanjutan”, Selasa (18/8/2026).

Dalam pemaparannya, Woro menjelaskan program Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) yang dijalankan Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai upaya memperkecil kesenjangan digital di berbagai wilayah Indonesia.

Program tersebut didukung kontribusi penyelenggara telekomunikasi sebesar 1,25 persen dari pendapatan kotor tahunan dan dikelola oleh BLU BAKTI sebagai unit organisasi di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Menurut Woro, BAKTI memiliki visi menjembatani kesenjangan digital untuk menciptakan masa depan Indonesia yang lebih baik. Programnya mencakup pembangunan infrastruktur digital, BTS, Palapa Ring, sistem komunikasi satelit multifungsi, penyiaran digital, hingga penyediaan akses internet masyarakat.

Baca Juga  Kominfo RI Gelar Seminar Tentang UMKM Tulang Punggung Ekonomi Kerakyatan di Pamutan Pancur Rembang, Jawa Tengah

Ia menyebut pembangunan infrastruktur digital tersebut memiliki dampak strategis terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM di daerah 3T.

“BAKTI telah membangun 31.864 titik layanan internet di wilayah 3T melalui paket pembangunan wilayah Barat, Tengah, dan Timur Indonesia,” jelasnya.

Konektivitas tersebut tidak hanya memberikan akses internet, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha melalui ekosistem digital.

Program pemberdayaan UMKM yang dilakukan antara lain pelatihan digital marketing, pendampingan onboarding marketplace, akses permodalan digital, pembuatan website dan katalog produk, literasi keuangan digital, serta kemitraan dengan berbagai platform e-commerce.

Menurut Woro, UMKM yang telah masuk ke ekosistem digital memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan omzet dan memperluas pasar. Teknologi juga memberikan manfaat terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik di daerah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses.

Baca Juga  PB SEMMI Tanggapi Respon FORMAPPI terkait Pembentukan Tim Pengawas Intelijen DPR RI

Ia memaparkan empat program strategis yang penting dalam pengembangan UMKM berkelanjutan. Pertama, menyediakan internet stabil di sentra UMKM dan desa wisata. Kedua, meningkatkan kemampuan adopsi e-commerce dan manajemen keuangan digital.

Ketiga, memberikan edukasi keamanan siber dan perlindungan data konsumen. Keempat, mendorong penggunaan teknologi hemat energi untuk menciptakan operasional UMKM yang lebih ramah lingkungan.

Woro juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih dihadapi pelaku UMKM, seperti usaha yang belum terintegrasi dengan peta digital, pengelolaan stok yang masih manual, serta lemahnya sinergi antar pelaku usaha.

Padahal, konektivitas digital dapat membuka peluang inklusi ekonomi melalui penggunaan pembayaran digital seperti QRIS dan kemudahan pengurusan perizinan melalui OSS. Akses marketplace dan media sosial juga memungkinkan UMKM menjangkau konsumen lebih luas tanpa sepenuhnya bergantung kepada tengkulak.

Menurutnya, konsep UMKM naik kelas kini tidak hanya diukur dari besarnya omzet, tetapi juga dari kemampuan usaha menjangkau pasar tanpa batas, menerapkan manajemen yang cerdas, serta membangun ekosistem lokal yang mampu menjaga ketahanan bisnis.

Baca Juga  Presiden Jokowi Mendengar Masukan Masyarakat Saat Kunjungi Pasar Baturiti

Karena itu, ia mendorong terbentuknya ekosistem digital lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat berjualan, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara pelaku usaha dan konsumen.

Empat pilar yang ditawarkan meliputi etalase digital lintas kategori, radar peta bisnis lokal, otomatisasi operasional, dan kendali promosi mandiri.

Woro mengajak pelaku UMKM memulai transformasi digital dari langkah sederhana, yakni membuat identitas usaha secara profesional, memastikan usaha mudah ditemukan secara digital, serta memasukkan produk atau layanan agar siap menerima pesanan.

“Transformasi digital bukan mengubah jiwa pasar, tetapi mengamankan masa depan usaha dengan sistem yang lebih cerdas, jangkauan lebih luas, dan kolaborasi lebih kuat,” pungkasnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Penanganan Judi Online Tak Cukup dengan Pemblokiran, Perlu Penegakan Hukum dan Kesadaran Masyarakat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,213
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh267
    • Solok73
  • Ekonomi2,263
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,042
  • Olahraga80
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik270
  • Uncategorized295
  • Video15

Berita Lainnya

BAKTI Dorong Pemerataan Konektivitas Digital untuk Perkuat UMKM di Wilayah 3T
Penanganan Judi Online Tak Cukup dengan Pemblokiran, Perlu Penegakan Hukum dan Kesadaran Masyarakat
Masyarakat Diminta Cek Legalitas Pinjol dan Lindungi Data Pribadi
Literasi Digital Dinilai Penting untuk Mempermudah Akses Perlindungan Sosial

Berita Terkait

Nasional

Pemilu Berintegritas dan Gerakan “Suara Tidak Bisa Dibeli” Jadi Sorotan Pendidikan Pemilih

Agustus 16, 2026
Nasional

Judi Online Bikin Utang Menumpuk dan Rumah Tangga Retak, Didi: Masa Depan Tidak Dibangun dengan Taruhan

Agustus 14, 2026
Nasional

12 Juta Warga Tercatat Bertransaksi Judi Online, Akademisi: Ini Bukan Sekadar Permainan

Agustus 14, 2026
Nasional

Sekjen MUI Dukung “WHO 2026”, Konsumen Aman dan Produktif

Agustus 14, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?