DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang
Ekonomi

Krisis Akan Selalu Ada, Menunggu Kondisi Ideal Justru Bisa Membuat Investor Kehilangan Peluang

vrtitimes Published Agustus 19, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Di tengah dinamika ekonomi global yang masih dibayangi berbagai ketidakpastian, banyak calon investor masih bertanya: apakah sekarang waktu yang tepat untuk mulai berinvestasi? Ketika pasar bergerak fluktuatif, suku bunga berubah, dan sentimen geopolitik memengaruhi ekonomi dunia, tidak sedikit yang memilih menunggu hingga kondisi dianggap lebih aman sebelum mengambil keputusan investasi.

Padahal, jika melihat perjalanan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, ketidakpastian bukanlah sesuatu yang bersifat sementara. Mulai dari pandemi COVID-19 pada 2020, penyebaran varian Delta dan Omicron pada 2021, lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga global pada 2022, konflik Rusia-Ukraina pada 2023, kekhawatiran resesi serta perkembangan artificial intelligence yang memicu volatilitas pasar pada 2024, perang tarif Amerika Serikat pada 2025, hingga memanasnya konflik di Timur Tengah sepanjang 2026. Berbagai peristiwa tersebut menunjukkan bahwa selalu ada faktor baru yang memengaruhi pasar dan membentuk sentimen investor.

Bagi Chief Marketing Officer (CMO) Nanovest, Jovita Widjaja, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk terus menunda investasi. Menurutnya, ketidakpastian merupakan bagian dari siklus pasar yang akan selalu ada. Karena itu, keputusan investasi tidak seharusnya didasarkan pada ada atau tidaknya krisis, melainkan pada tujuan keuangan dan strategi investasi yang konsisten.

“Kalau melihat perjalanan ekonomi global, hampir setiap tahun selalu ada peristiwa yang memicu kekhawatiran pasar. Artinya, krisis akan selalu ada dalam berbagai bentuk. Kalau kita terus menjadikan krisis sebagai alasan untuk menunda investasi, kemungkinan besar kita tidak akan pernah mulai. Ketakutan pasar akan selalu muncul, tetapi jika melihat sejarahnya, pasar selalu mampu pulih dan kembali bertumbuh. Yang berisiko bukan hanya menghadapi volatilitas, tetapi juga kehilangan peluang pertumbuhan karena terlalu lama menunggu,” ujar Jovita.

Baca Juga  Pelabuhan Tanjung Wangi Pastikan Kelancaran Layanan Nataru

Mengubah Cara Pandang Terhadap Krisis

Menurut Jovita, salah satu tantangan terbesar yang masih dihadapi investor adalah belum memahami profil risiko masing-masing. Akibatnya, banyak investor mudah panik ketika pasar mengalami volatilitas dan mengambil keputusan berdasarkan emosi, seperti menjual aset saat harga sedang turun. Padahal, sebelum mulai berinvestasi, langkah pertama yang perlu dilakukan bukan hanya memilih produk investasi, tetapi juga memahami diri sendiri dan mengenali tingkat risiko yang mampu dihadapi.

Berbekal pengalaman lebih dari 14 tahun di industri investasi dan sekuritas, Jovita telah melewati berbagai siklus pasar, mulai dari periode pertumbuhan hingga berbagai krisis global yang memicu koreksi signifikan.

“Selama 14 tahun terakhir saya bekerja di bidang ini, sudah banyak krisis yang terjadi. Namun tidak lama setelah krisis apapun itu, pasar kembali pulih bahkan mencatatkan kenaikan yang lebih tinggi dari penurunannya. Pengalaman itu mengajarkan bahwa pertanyaannya bukan lagi if the market will rebound, melainkan when. Yang terpenting adalah memiliki strategi investasi dan tetap disiplin menjalaninya.”

Baca Juga  BRI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional

Menurutnya, volatilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan investasi. Investor yang memahami profil risikonya akan lebih siap menghadapi fluktuasi pasar tanpa mudah terbawa kepanikan, karena mereka telah memilih instrumen yang sesuai dengan tujuan keuangan dan tingkat toleransi risikonya.

“Tidak ada yang bisa secara konsisten menentukan kapan pasar berada di titik terendah atau tertinggi. Karena itu, membangun kebiasaan berinvestasi secara rutin jauh lebih realistis dibanding terus menunggu momentum yang dianggap sempurna. Ketika kita memahami profil risiko sendiri, kita juga akan lebih tenang menghadapi pergerakan pasar karena sudah mengetahui strategi investasi yang paling sesuai dengan diri kita.”

Untuk mendukung kebutuhan investor dengan karakter yang berbeda-beda, Nanovest menyediakan berbagai pilihan produk investasi sesuai profil risiko masing-masing. Investor dengan profil yang lebih konservatif dapat memilih Earn Program Nanovest atau Digital Gold sebagai alternatif yang lebih stabil, sementara investor dengan toleransi risiko yang lebih tinggi dapat berinvestasi di saham Amerika Serikat maupun aset kripto. Dengan memahami profil risiko sejak awal, investor dapat membangun portofolio yang lebih sesuai dengan kebutuhannya dan tetap konsisten menjalankan strategi investasi, meskipun pasar sedang bergejolak.

Konsistensi Lebih Penting daripada Menunggu Momentum

Meningkatnya jumlah investor Indonesia menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri keuangan. Namun, di tengah derasnya arus informasi dan perubahan kondisi ekonomi global, investor membutuhkan lebih dari sekadar akses transaksi. Mereka membutuhkan pemahaman yang tepat agar tidak mudah dipengaruhi ketakutan jangka pendek.

Baca Juga  Kolaborasi Lintas Sektor di Yogyakarta: Telkom Indonesia Yakin AI Mampu Selamatkan Budaya Lokal

Jovita menilai kepercayaan dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan, transparansi, serta kemampuan membantu masyarakat memahami bahwa fluktuasi pasar merupakan bagian alami dari perjalanan investasi.

“Pada akhirnya, investasi bukan tentang menunggu waktu yang benar-benar sempurna untuk mulai, karena kondisi tersebut mungkin tidak akan pernah datang. Krisis akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pasar, tetapi sejarah juga menunjukkan bahwa pasar memiliki kemampuan untuk pulih dan terus bertumbuh. Karena itu, yang paling penting bukan menghindari setiap gejolak, melainkan membangun kebiasaan berinvestasi yang konsisten agar tidak kehilangan peluang pertumbuhan dalam jangka panjang.”

About NANOVEST
Nanovest (PT Tumbuh Bersama Nano) merupakan platform digital marketplace berbasis aplikasi yang mempermudah akses para pengguna untuk memperdagangkan aset digital baik dalam bentuk saham global, aset kripto, maupun emas digital. Kami memiliki tujuan untuk merevolusi cara anak muda dalam berinvestasi agar dapat mencapai kebebasan finansial. Nanovest secara resmi telah terdaftar dan berlisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Informasi lebih lanjut silahkan kunjungi web kami di www.nanovest.io.(***)
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kuasa Hukum Akan Laporkan Direktur Munira World Aqzhandy Yusman ke Polisi
Next Article Sribu dan Sudin PPAPP Jakarta Utara Dorong Perempuan Lebih Berdaya di Era Digital
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,252
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota431
    • Padang37
    • Payakumbuh296
    • Solok73
  • Ekonomi2,487
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,056
  • Olahraga81
  • Opini192
  • Pariwara Lipsus33
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Pemko Payakumbuh Berupaya Mengurai Kemacetan Dan Menekan Resiko Kecelakaan Lalulintas
Wakil Wali Kota Elzadaswarman : Madrasah Mampu Membentuk Karakter Dan Moral
Wakil Wali Kota Elzadaswarman Pimpin Apel HAORNAS Ke- 43 Tahun 2026
Pemko Payakumbuh Optimalisasi Pemanfaatan Data dan Informasi Geospasial dalam Percepatan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Ekonomi

Tren Hybrid Training Makin Populer, Bohopanna Hadirkan Sportswear Dry-fit Lokal Pertama untuk Anak Indonesia

September 11, 2026
Ekonomi

Biaya Admin Shopee dan TikTok Shop Terus Naik di 2026, Pelaku UMKM Mulai Lirik Toko Online Sendiri

September 10, 2026
Ekonomi

Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?

September 10, 2026
Ekonomi

Rayakan “September Ceria”, HONOR Tawarkan Diskon Spesial untuk Tablet dan Smartphone Unggulan

September 10, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?