DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Etika Komunikasi Digital Dinilai Penting Cegah Hoaks dan Konflik Sosial
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Etika Komunikasi Digital Dinilai Penting Cegah Hoaks dan Konflik Sosial
Nasional

Etika Komunikasi Digital Dinilai Penting Cegah Hoaks dan Konflik Sosial

asribel Published Desember 15, 2025
Share
SHARE

DigIndonews.com, Jakarta – Arus informasi di ruang digital yang semakin deras membawa tantangan besar bagi masyarakat Indonesia. Di tengah kemudahan mengakses dan membagikan informasi, hoaks dan ujaran kebencian masih kerap beredar dan berpotensi memecah belah kehidupan sosial. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam kegiatan Ngobrol Bareng Legislator bertema “Dari Hoax ke Hate Speech: Menata Etika Komunikasi di Ruang Digital” yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025.

 

Dalam forum tersebut, Anggota Komisi I DPR RI R.H. Imron Amin, S.H., M.H. menegaskan bahwa tingginya jumlah pengguna internet di Indonesia merupakan peluang sekaligus tantangan. Menurutnya, ruang digital seharusnya dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi, demokrasi, dan persatuan, bukan justru menjadi sarana penyebaran informasi palsu dan ujaran kebencian. Ia menjelaskan bahwa hoaks sering muncul dari informasi yang tampak sepele, namun dapat berkembang menjadi narasi yang menyerang kelompok tertentu dan memicu konflik sosial.

Baca Juga  Pemuda Peduli Indonesia Desak Kejagung Usut Dugaan Pungli di Padang Lawas, Libatkan Pemdes dan Ketua APDESI

 

Imron Amin menilai, rendahnya kesadaran etika komunikasi menjadi salah satu penyebab utama maraknya hoaks dan hate speech. Banyak pengguna media sosial menyebarkan informasi tanpa memeriksa kebenaran dan dampaknya. Karena itu, ia mengajak masyarakat membiasakan diri untuk berpikir kritis sebelum membagikan konten, dengan mempertimbangkan kebenaran informasi, urgensi penyebaran, serta potensi dampak terhadap pihak lain.

 

Sementara itu, pegiat literasi digital Didi, S.E., Ak., M.Ak., CA., AWM., Cert.IFR., CRMO., AWP. menekankan bahwa persoalan hoaks dan ujaran kebencian tidak bisa dipandang semata sebagai masalah teknologi. Menurutnya, etika komunikasi di ruang digital adalah persoalan budaya yang harus dibangun bersama. Ia menilai reaksi emosional dan kebiasaan berbagi informasi secara impulsif justru mempercepat penyebaran konten bermasalah.

Baca Juga  Kominfo RI Gelar Webinar Literasi Digital Bicara Soal Pemanfaatan dan Cermat Digital di Tahun Pemilu

 

Didi juga menyoroti pentingnya peran keluarga, sekolah, dan komunitas dalam menanamkan literasi digital sejak dini. Pendidikan yang hanya berfokus pada kemampuan teknis tanpa disertai nilai etika dinilai belum cukup untuk membentengi masyarakat dari hoaks dan ujaran kebencian. Selain itu, sinergi antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat sipil dinilai penting untuk menciptakan ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab.

 

Diskusi ini menegaskan bahwa kebebasan berekspresi di ruang digital harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial. Etika komunikasi bukan untuk membatasi kritik, melainkan menjaga agar perbedaan pendapat tidak berubah menjadi ujaran kebencian yang merusak persatuan. Melalui kegiatan ini, para narasumber mengajak masyarakat menjadikan ruang digital sebagai ruang publik yang beradab, aman, dan mencerminkan kedewasaan dalam berkomunikasi.

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pegiat Literasi Digital Ingatkan Milenial Kelola Teknologi Secara Seimbang dan Beretika
Next Article BPSDM Komdigi Dorong Kesadaran Keamanan Akun dan Data Pribadi
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,277
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh319
    • Solok73
  • Ekonomi2,621
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,070
  • Olahraga82
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized299
  • Video15

Berita Lainnya

Pemadaman Sering Berawal dari Sambungan yang Panas. Begini Cara Drone Thermal Menemukannya Lebih Awal
Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026
Pentingnya Edgeband untuk Furniture Interior
Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Berita Terkait

Nasional

Teknologi Digital Jadi Kunci UMKM Naik Kelas dan Berkembang Berkelanjutan

September 29, 2026
Nasional

PP Tunas Jadi Langkah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

September 29, 2026
Nasional

Masyarakat Madura Didorong Cakap Digital, Aman, Cerdas, Berbudaya dan Beretika

September 26, 2026
Nasional

Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari, Eko Kurnia Ningsih Ajak Warga Bengkulu Jaga Kerukunan

September 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?