DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Forum Publik Tekankan Transformasi Digital Inklusif, Milenial Diminta Jadi Pelopor Ekosistem Siber yang Aman dan Produktif
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Forum Publik Tekankan Transformasi Digital Inklusif, Milenial Diminta Jadi Pelopor Ekosistem Siber yang Aman dan Produktif
Nasional

Forum Publik Tekankan Transformasi Digital Inklusif, Milenial Diminta Jadi Pelopor Ekosistem Siber yang Aman dan Produktif

Redaksi Published November 16, 2025
Share
SHARE
Post Views: 377

Digindonews.com.com, Bekasi, 31 Oktober 2025 — Pemanfaatan teknologi digital oleh generasi milenial dinilai menjadi faktor kunci dalam menghadapi tantangan global. Pesan ini mengemuka dalam Forum Diskusi Publik bertajuk “Pentingnya Pemanfaatan Digital Bagi Milenial Menghadapi Tantangan Masa Depan” yang menghadirkan tokoh legislatif, akademisi, dan praktisi komunikasi.

Anggota Komisi I DPR RI Farah Puteri Nahlia menegaskan bahwa digitalisasi menentukan arah masa depan bangsa. Indonesia disebut sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan digital tercepat di Asia Tenggara, namun tantangan literasi digital masih besar.

“Meskipun penetrasi internet sudah lebih dari 79% populasi, literasi digital kita baru di angka 3,49 dari skala 5. Ini menunjukkan pentingnya meningkatkan kemampuan kritis, etika, dan keamanan digital masyarakat,” jelas Farah.

Baca Juga  Idn Membaca laksanakan Upgrading dan Rapat kerja volunteer batch I

Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda Indonesia masih banyak yang menggunakan teknologi hanya sebagai sarana hiburan, bukan produktivitas. Padahal, menurutnya, ruang digital menawarkan peluang besar terutama di sektor ekonomi kreatif, startup, hingga UMKM digital.

Praktisi komunikasi Gun Gun Siswadi menambahkan bahwa digitalisasi tidak lagi sebatas inovasi teknologi, tetapi transformasi perilaku. Ia menyebut bahwa akses terbuka terhadap informasi seharusnya mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan anak muda.

“Dengan internet, milenial bisa belajar apa saja dari mana saja. Yang diperlukan adalah kemauan untuk mengembangkan diri dan memanfaatkan teknologi secara produktif,” ujarnya.

Gun Gun juga menyoroti ancaman hoaks, ujaran kebencian, serta rendahnya kesadaran keamanan data pribadi. Menurutnya, literasi etis dan keamanan digital sama pentingnya dengan kemampuan teknis.

Baca Juga  DPR RI Farah: Manfaatkan Digital untuk Hadapi Masa Depan

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Teknik UNIKA Atmajaya, Yanto, Ph.D., mengatakan bahwa transformasi digital membutuhkan keseimbangan antara kompetensi teknologi dan karakter. Ia menekankan bahwa AI dan otomatisasi akan mengubah lanskap pekerjaan secara signifikan, sehingga generasi milenial harus mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan.

“Dunia kerja masa depan menilai portofolio digital dan kemampuan berinovasi, bukan sekadar ijazah. Milenial harus kreatif, adaptif, dan memiliki etika digital yang kuat,” tutur Yanto.

Yanto juga menyoroti pentingnya pemerataan akses digital agar transformasi tidak menimbulkan ketimpangan sosial. Infrastruktur internet, pelatihan digital, dan dukungan terhadap inovasi daerah perlu diperkuat agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan merata.

Para narasumber sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat merupakan prasyarat utama untuk membangun ekosistem digital yang aman, sehat, dan berdaya saing. Generasi milenial diharapkan menjadi pelopor dalam menjaga ruang digital yang produktif dan etis.***

TAGGED:FarahLiterasi Digital
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Curanmor RX King di Kupitan, Pelaku Dibekuk di Padang Setelah Modus “Pinjam Motor untuk Beli Pertalite”
Next Article Forum Diskusi Publik Dorong Penguatan Literasi Digital dan Komunikasi Edukatif bagi Sekolah Rakyat
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,264
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh307
    • Solok73
  • Ekonomi2,555
  • Headline409
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,067
  • Olahraga81
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized298
  • Video15

Berita Lainnya

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia
Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Penanganan Sampah Nasional
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Berita Terkait

Nasional

Pancasila Harus Hadir dalam Kehidupan Sehari-hari, Eko Kurnia Ningsih Ajak Warga Bengkulu Jaga Kerukunan

September 20, 2026
Nasional

KPU Ingatkan Pemilih Muda Waspadai Hoaks dan Deepfake di Era Digital

September 17, 2026
Nasional

Lindungi Data Pribadi, Medya Apriliansyah Ingatkan Bahaya Kebocoran Identitas Digital

September 17, 2026
Nasional

Gerakan Anti Narkoba Dorong Pengawasan Keluarga dan Media Sosial

September 17, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?