Jakarta, 8 September 2026 – Kepedulian terhadap masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana kembali ditunjukkan oleh Yayasan Harapan Peduli Kemanusiaan Basodara Jabodetabek. Bantuan kemanusiaan diserahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi kondisi pascabencana. Penyerahan bantuan berlangsung di Kantor Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, Jalan Tebet Timur Dalam Raya No. 42, Jakarta Selatan, Selasa (8/9/2026).
Penasihat Yayasan Harapan Peduli Kemanusiaan, Yunedi Rame Ga akrab di sapa Bang Lotus, mengatakan bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dari jaringan Basodara yang berada di wilayah Jabodetabek. Bantuan yang dikumpulkan mencakup kebutuhan pokok serta sejumlah kebutuhan lain bagi masyarakat terdampak.
Menurut Yunedi, penggalangan bantuan dilakukan sebagai wujud kepedulian, kecintaan, dan rasa persaudaraan terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta, Florida Taty Setyawati, yang telah menerima dan membantu proses penyaluran bantuan tersebut.
Sementara itu, Koordinator Yayasan Harapan Peduli Kemanusiaan, Yollando Edward Daniel, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas Basodara Jabodetabek kepada masyarakat NTT.
Yollando berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
“Ini adalah bentuk kepedulian dan persaudaraan kami. Basodara Jabodetabek ingin ikut mengambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita di NTT. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Florida Taty Setyawati menjelaskan bahwa Kantor Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta saat ini menjadi salah satu pusat koordinasi sekaligus posko utama bagi aksi kepedulian diaspora NTT di wilayah Jabodetabek.
Ia menyebutkan, bantuan yang diterima posko tersebut berasal dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi, termasuk yayasan yang memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat NTT.
Florida menambahkan, Bantuan dalam kloter Pertama berjumlah besar yang telah diterima mencapai sekitar 17,9 ton. Bantuan tersebut akan dikoordinasikan untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana setelah masa tanggap darurat berakhir.
Penyaluran bantuan tersebut direncanakan mulai dilakukan pada 12 September 2026, dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.


