DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Khazanah > Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat
Khazanah

Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat

Fadhlur Rahman Ahsas Published April 26, 2026
Share
SHARE

DIGINDONEWS-Komunitas Langkah Muda menggelar Diskusi Kebangsaan bertajuk “Ketika Ucapan atau Jurnal Dianggap Mengganggu: Jerat Hukum bagi Akademisi Pembongkar Kegagalan Swasembada” pada Sabtu malam (26/4) di Dunsanak Cafe. Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini berlangsung sekitar dua jam dan dihadiri mahasiswa serta pegiat literasi.

Diskusi menghadirkan dua narasumber, yakni Founder Langkah Muda, Ma’ruf Zhaqi Akmal Hidayat, serta penggiat media dan literasi digital, Seprigo Rizkan. Keduanya mengulas isu kebebasan berpendapat, kritik akademik, serta relasinya dengan kebijakan publik dan dinamika hukum.

Dalam pemaparannya, Ma’ruf Zhaqi menegaskan bahwa kritik akademik seharusnya tidak dipandang sebagai ancaman terhadap negara maupun pemerintah. Ia menilai, dalam kerangka kepemimpinan dan kebijakan, kritik justru menjadi elemen penting dalam menciptakan tata kelola yang lebih baik.

Baca Juga  MENJADI MANUSIA BARA

“Dalam perspektif kepemimpinan dan kebijakan, kritik dari akademisi adalah bagian dari kontrol yang sehat. Kebijakan yang baik lahir dari keterbukaan terhadap masukan, bukan dari pembungkaman,” ujarnya.

Sementara itu, Seprigo Rizkan menyoroti meningkatnya tekanan terhadap kebebasan berpendapat, khususnya di ruang digital. Ia mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945.

“Kritik bukan ancaman bagi negara, justru bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Jika setiap kritik dianggap pelanggaran, maka yang hilang bukan hanya suara, tetapi juga nalar publik,” kata Seprigo. Ia juga menambahkan, persoalan utama bukan pada siapa yang berbicara, melainkan apakah ruang untuk menyampaikan kebenaran masih tersedia.

Baca Juga  Tengah Reruntuhan Banjir Bandang, Kepedulian Polres Sijunjung Bikin Wali Nagari Menangis Haru

Suasana diskusi berlangsung dinamis. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan dan berbagi pandangan, terutama terkait batas antara kritik yang konstruktif dengan potensi pelanggaran hukum. Beberapa di antaranya juga menyinggung kasus-kasus yang melibatkan akademisi serta pentingnya perlindungan terhadap kebebasan berpikir.

Meski digelar secara santai, diskusi tetap berjalan fokus dan substantif. Interaksi antara pemateri dan peserta membuat pembahasan terasa relevan dengan realitas yang dihadapi generasi muda saat ini.

Melalui kegiatan ini, Langkah Muda berharap ruang-ruang diskusi terbuka dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Selain mendorong keberanian dalam menyampaikan pendapat, kegiatan ini juga diharapkan membangun kesadaran akan pentingnya tanggung jawab dalam menyampaikan kritik secara konstruktif.

TAGGED:akademisiDemokrasiKRITIKlintang muda
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love1
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional
Next Article Banyumas Jadi Titik Awal: Gerakan Herbal & Rempah Indonesia Resmi Diluncurkan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,035
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh124
    • Solok73
  • Ekonomi1,343
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah214
  • Lifestyle112
  • Nasional955
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized280
  • Video15

Berita Lainnya

Banyumas Jadi Titik Awal: Gerakan Herbal & Rempah Indonesia Resmi Diluncurkan
Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat
Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional
Film Drama Pertama Lyto Pictures Angkat Fenomena “People Pleaser”, Tayang 2026

Berita Terkait

Khazanah

Dilepas Waka Polres Sijunjung, Jamaah Thoriqoh Naqsabandiyah dan PCNU Sijunjung Tempuh Ziarah Wali Songo

Maret 31, 2026
Khazanah

Sosok Kapolres Sijunjung Jadi Sorotan, Dengan Hitungan Menit Langsung Tertibkan Jalinsum Saat Idul Fitri di Kupitan 

Maret 21, 2026
Khazanah

Sejarah Kali Pertama Kehadiran Kapolres Sijunjung Warnai Buka Bersama KNPI, Tegaskan Dukungan untuk Pemuda

Maret 19, 2026
Khazanah

Humanis di Dini Hari, Sahur On The Road Polres Sijunjung Bikin Haru dan Viral di Tengah Ramadhan

Maret 18, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?