DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Sebut Muhammadiyah Sebagai Sekte Syiah, Seorang Warganet Berurusan Dengan Hukum
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Sebut Muhammadiyah Sebagai Sekte Syiah, Seorang Warganet Berurusan Dengan Hukum
DaerahHeadlineOpini

Sebut Muhammadiyah Sebagai Sekte Syiah, Seorang Warganet Berurusan Dengan Hukum

asribel Published April 26, 2023
Share
SHARE

DigIndonews.com, Padang – Seorang warganet harus berurusan dengan polisi setelah postingannya dianggap melecehkan salah satu organisasi islam besar yakni Muhammadiyah.

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat (Sumbar) melaporkan pria tersebut karena diduga menghina organisasi itu dengan sebutan Sekte Syiah.

Seorang warganet yang dilaporkan itu berinisial HEH, warga Kota Payakumbuh yang merupakan pimpinan salah satu pondok pesantren di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan keluarga besar pengurus Muhammadiyah Rabu (26/4/2023) sore.

“Kami mengecam tindakan saudara HEH yang membuat status (Facebook) Yang masih menganut biar melek, ini sisi kesamaannya dengan syi’ah Berislamlah tanpa ormas,” kata Wakil Ketua PWM Sumbar, Ki Jal Atri Tanjung.

Sementara itu, Ketua PWM Sumbar, Marhadi Effendi mengatakan, masalah tersebut sudah tidak lagi menyangkut urusan personal atau pribadi warga Muhammadiyah, melainkan organisasi itu sendiri.

Baca Juga  DPR RI Himbau Masyarakat Tidak Asal Beri Data Pribadi di Ruang Digital

“Permintaan maaf sudah kami terima, namun untuk proses hukum tetap lanjut, karena ini sudah menyangkut nama baik dan besar Muhammadiyah itu sendiri,” katanya.

Marhadi mengatakan, apa yang terjadi di Payakumbuh, menyebarkan narasi suatu kajian, menyinggung Muhammadiyah dalam tiga hal

Pertama, Muhammadiyah dibilang sebagai sekte.

“Sebagai pihak yang banyak belajar mazhab dalam islam, sekte itu sebuah aliran yang konotasi negatif,” katanya.

Kemudian, Muhammadiyah disamakan dengan syiah. “Tanpa embel-embel syiah, katanya, di kalangan mainstream umat Islam itu jadi masalah, sesat dan menyesatkan,” katanya.

Selanjutnya, beragama tidak perlu dengan ormas. Menurutnya, Ormas itu organisasi, mestinya harus belajar banyak dari perkembangan di abad ke-20 itu, tren-nya berbeda dengan masa klasik.

“Di masa klasik, itu pergerakannya dinamika, pergerakannya individu, kami di Indonesia sudah diakui, ormas itu legal,” katanya.

Baca Juga  Operasi Malam Satresnarkoba: Dua Pria Diciduk Saat Bertransaksi Sabu di Palangki

Sebelum Indonesia merdeka, kata Marhadi, Muhammadiyah diakui sebagai organisasi keagamaan.

“Tiga hal ini menjadi kegelisahan di Muhammadiyah, jalan terbaik adalah jalur hukum,” katanya.

Pihaknya menginginkan, agar Sumbar harmonis dan tidak menimbulkan gejolak.

“Karena ini (jalur hukum) jalan terbaik, karena Muhammadiyah patuh dan taat pada peraturan perundang-undangan. Dalam proses hukum kami didampingi LBH Muhammadiyah,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam akun YouTube dengan nama pengguna ayamiza mengunggah dengan teks permohonan maaf Hazan El Hadi karena menyamakan Muhammadiyah dengan Syi’ah pada 25 April 2023.

Hazan El Hadi mengaku, memiliki kerisauan, kekecewaan, dan kesedihan secara pribadi, kesedihan atas tidak serentaknya perayaan Idul Fitri 1444 Hijriyah.

“Begitulah keinginan bagaimana supaya kaum muslim di negeri tercinta ini bersatu merayakan idul fitri dengan pemerintah syah kaum muslim di negeri tercinta ini,” katanya dalam video tersebut.

Baca Juga  Perkuat Silaturahmi, KORWIL I IPPSA Matangkan Persiapan Pelantikan di Kota Solok dan kegiatan Pulang Basamo serta mengikuti Konferensi IPPSA Ke-XXXIII"

Hasan menjelaskan awal mulanya dia membuat pernyataan tendensius tersebut kepada salah satu ormas.

“Awalnya yang membuat saya pribadi geram mengeluarkan statement, ini berawal dari video yang saya dapati di grup WA video Ustadz Farhan Abu Furaihan tentang kesamaan pengambilan metode hisab yang dalam video tersebut disertakan pertama kali, diambil oleh syiah kafilah,” katanya.

Video tersebut di share namun tulisan yang di share pertama kali itu keliru, kemudian diedit berkali-kali.

“Tapi tulisan pertama yang belum di edit itulah yang muncul kegaduhan. Dengan demikian kami menyampaikan mohon maaf seluruh pihak ormas Muhammadiyah terkait dengan tulisan yang kami tersebar, kesalahan kami sendiri tidak mengikat, murni kesalahan pribadi semoga bisa dimaklumi kita sebagai yang banyak salah,” katanya.

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article PPP Akan Umumkan Pasangan Capres – Cawapres Hari Ini
Next Article Pemuda Karang Taruna Nagari Lasi Gelar Kesenian Irama Minang
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah969
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota411
    • Padang34
    • Payakumbuh71
    • Solok73
  • Ekonomi1,120
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah209
  • Lifestyle112
  • Nasional942
  • Olahraga79
  • Opini177
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized273
  • Video15

Berita Lainnya

Siaga Mudik Lebaran Dimulai! Kapolres Sijunjung Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026
Kejari Sijunjung Gelar Pasar Murah Ramadhan, Ringankan Beban Warga Jelang Idul Fitri
Pentingnya Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Generasi Muda
Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global, Syamsu Rizal: Adaptasi Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Ekonomi

Berita Terkait

Payakumbuh

Pemerintah Payakumbuh Resmikan Mesjid Musafir Ramah Pemudik 1447 H

Maret 12, 2026
Payakumbuh

Wali Kota Zulmaeta Silaturahmi Dengan Jamaah Mesjid Muslimin Balai Cacang

Maret 11, 2026
Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Melalui Dinas Koperasi UKM Gelar Pasar Murah Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Maret 11, 2026
Payakumbuh

Wali Kota Zulmaeta Dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman Buka Puasa Bersama Niniak Mamak, Bundo Kandung 10 Nagari

Maret 10, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?