DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Polemik Pusat Data Nasional; PB HMI Usul Pembentukan Satgas PDN dipimpin Kementerian Komunikasi dan Informasi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Polemik Pusat Data Nasional; PB HMI Usul Pembentukan Satgas PDN dipimpin Kementerian Komunikasi dan Informasi
Nasional

Polemik Pusat Data Nasional; PB HMI Usul Pembentukan Satgas PDN dipimpin Kementerian Komunikasi dan Informasi

Redaksi Published Juli 3, 2024
Share
SHARE

Digindonews.com — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) angkat bicara pada Selasa (2/7/2024) terkait polemik Pusat Data Nasional (PDN) yang mengalami serangan hacker yang berakibat pada serangan publik terhadap Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) karena hilangnya berbagai data digital diberbagai kementrian/lembaga yang juga menyebabkan terganggunya pelayanan publik di Indonesia.

PB HMI menilai Potensi kerugian ekonomi akibat peretasan sistem Pusat Data Nasional (PDN) sangat besar. Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PB HMI, Ramon Hidayat melihat Potensi kerugian ekonomi bisa menyentuh angka Rp1 triliun per hari, ada anggaran pelayanan umum sebesar Rp721 triliun di APBN 2023. Selain itu, ada penggunaan data server di AWS sebesar USD15 ribu per bulan untuk penggunaan sistem data imigrasi darurat. Ada juga biaya pemulihan data yang diestimasikan dari biaya tebusan dari hacker yang mencapai Rp131 miliar.

Baca Juga  OTISTA: Negara Tidak Boleh Kalah oleh Ormas Preman, Bubarkan Ormas Anarkis!

Menurutnya, “Dari data tersebut, ada kerugian ekonomi baik langsung dan tidak langsung sebesar Rp6,3 triliun. Ada surplus usaha yang hilang dari lumpuhnya PDN sebesar Rp2,7 triliun. Lumpuhnya PDN menghambat aktivitas ekonomi dan menjadikan perputarannya menjadi lebih lambat.

Ia mengatakan bahwa Kasus ini mencoreng Reputasi serta nama baik negara Indonesia di mata dunia. Bahkan sudah banyak yang asumsi bahwa Indonesia adalah sebuah negeri open source yang datanya boleh dilihat oleh siapa saja dengan banyaknya peretasan yang terjadi selama ini.

PB HMI juga menyoroti tumpang tindih kewenangan yang berakibat munculnya berbagai perbedaan keterangan yang disampaikan antara Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Komisi I DPR RI maupun berbagai aksi komplen yang disampaikan terbuka seperti oleh Dirjen Imigrasi yang terlihat secara tidak langsung menyerang institusi Kominfo.

Baca Juga  Fadli Zon Edukasi Netizen Lawan Hoax

“Kita sebetulnya punya pelajaran dan pengalaman terhadap Peretasan, ada hacker bjorka dan berbagai masalah peretas data lainnya. Tapi nampak tidak ada mitigasi, ini kan masalahnya terlalu banyak yang punya otoritas soal data nasional kita,”Ungkapnya.

Tidak hanya itu, Pusat Data Nasional merupakan faktor yang fundamental dalam keberlangsungan penyelenggaran negara di era teknologi informasi yang begitu cepat seperti saat ini. Kementerian Komunikasi dan informasi harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan Pusat Data Nasional. Karena itu, PB HMI mengusulkan dibentuk Satuan Tugas Khusus (Satgas) penyelesaian persoalan PDN tersebut.

“Harus ada satu gerakan yang mengelelola berbagai perbedaan pendapat dan perbedaan cara pandang berbagai lembaga dan Kementerian negara tersebut, karena hal itulah yang di nilai menjadi masalah utama dalam penanganan ini dan Kominfo harus menjadi garda terdepan berada di badan Satuan Tugas (Satgas) PDN, Kominfo harus diberikan positioning dan kepercayaan penuh untuk mekomandoi Pusat Data tersebut, jangan yang lain, nanti tambah masalah,” Usul Pemuda Minang ini.

Baca Juga  Hadiri Webinar, Kresna Sebut Masyarakat Indonesia Tidak Bisa Lepas Dari Media Sosial

Untuk Kesekian kalinya dunia cyber Indonesia jadi mainan peretas, Penyerangan pusat Data nasional dimulai pada tanggal 17 Juni 2024 dengan menonaktifkan fitur keamanan windows defender lalu di lanjutkan pada tanggal 20 Juni 2024 dengan menghapus data file system penting dan penonaktifkan beberapa system layanan yang sedang berjalan sehingga berimbas ke sejumlah layanan publik termasuk aplikasi layanan nasional yang terintegrasi, seperti layanan keimigrasian di bandar udara, Layanan E-KTP, Layanan BPJS Kesehatan, Sistem Perpajakan, Layanan Keimigrasian, Layanan Pendidikan dan dampak terhadap layanan di 282 instansi pemerintahan lainnya.***

TAGGED:HackerHMIKominfoPDN
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love1
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KPU Kembali Giat Sosialisasi Pendidikan Pemilih Pasca Pemungutan Suara Untuk Pemilih Strategis dan Rentan di Daerah 3T
Next Article Program Rumah Tahfiz Kebangkitan Pembangunan SDM di Kabupaten Lima Puluh Kota
1 Comment
  • Yuswardi berkata:
    Oktober 3, 2024 pukul 1:52 pm

    Assamualaikum WB.
    Sebenar file file yang Dengan seluruh kegiatan harus disimpan secara manual disamping juga disimpan sebuah aplikasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara permanen.
    Walaupun didalam perkembangan .globalisasi berjalan ,hecker tidak bisa menghilang kan dokumen atau pun file file penting . Manajerial administrasi tidak dapat. Dalam satu password. Karna .kehilangan data banyak apabila pasword itu tidak permanen dan selalu bisa dirubah dan dilacak.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah819
    • Agam14
    • Bukit Tinggi13
    • Limapuluh Kota385
    • Padang24
    • Payakumbuh25
    • Solok57
  • Ekonomi342
  • Headline397
  • Internasional80
  • Khazanah171
  • Lifestyle112
  • Nasional741
  • Olahraga72
  • Opini154
  • Pariwara Lipsus29
  • Politik248
  • Uncategorized191
  • Video15

Berita Lainnya

600+ Brand Telah Bergabung Tanam Pohon: Green Branding Bukan Sekadar Trend
Inilah Alasan Pebisnis Modern Beralih ke Akuntansi Berbasis Cloud
KOMDIGI RI Kolaborasi Bersama DPR RI Gelar Diskusi Publik Dengan Tema “Waspada Judi Online Perusak Generasi Bangsa”
Komdigi RI Bersama DPR RI Gelar Forum Diskusi Publik Dengan Tema “Pembatasan dan Pengawasan Ruang Digital Anak”

Berita Terkait

Bupati Kuansing Dr. H. Sudirman Amby
NasionalOlahraga

Suardiman Amby, Nahkoda Jalur dari Kuantan Singingi yang Mendayung Hingga Panggung Dunia

Juli 8, 2025

Ahmad Irham Tajhi Serukan Penyelamatan organisasi secara Nasional dan Nilai Gagal Ketum PP IPA dalam Melaksanakan Muktamar XIV.

Juli 5, 2025

Presidium FKMN Desak KPK Usut Dugaan Suap: Dana Rp 4,8 Miliar Mengalir ke Rekening Pribadi Kadis Kominfo Sultra

Juli 5, 2025
NasionalOpini

BEM Sibolga- Tapteng; Mahasiswa Tidak Takut, Kami Akan Terus Kawal Relokasi Depot PT Pertamina Sibolga

Juli 3, 2025
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?