DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pemuda Peduli Indonesia (PPI): Kembalikan Polri di Bawah Kendali TNI Untuk Profesionalisme Dan Kepercayaan Masyarakat.
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Daerah > Limapuluh Kota > Pemuda Peduli Indonesia (PPI): Kembalikan Polri di Bawah Kendali TNI Untuk Profesionalisme Dan Kepercayaan Masyarakat.
DaerahEkonomiHeadlineLifestyleLimapuluh KotaNasionalOlahragaPolitikSolokUncategorized

Pemuda Peduli Indonesia (PPI): Kembalikan Polri di Bawah Kendali TNI Untuk Profesionalisme Dan Kepercayaan Masyarakat.

Bima Putra Published Desember 3, 2024
Share
SHARE
Bima Putra Ketua Umum Peduli Indonesia
Bima putra Ketua umum pemuda peduli indonesia

Jakarta, 3 Desember 2024 – Pemuda Peduli Indonesia (PPI) menyoroti berbagai penyimpangan yang terus terjadi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), mulai dari kasus salah tangkap, penembakan antar aparat, penembakan masyarakat sipil, hingga keterlibatan petinggi Polri dalam jaringan narkoba. Ketua PPI, Bima, menegaskan perlunya langkah serius, termasuk mengembalikan Polri di bawah kendali TNI, untuk mengembalikan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat.

Beberapa kasus mencolok seperti tragedi Sambo, insiden di Polres Solok Selatan, penembakan di KM 50, hingga mahasiswa di Semarang yang ditembak tanpa alasan jelas, telah menciptakan luka mendalam di tengah masyarakat. Tak hanya itu, isu dugaan keterlibatan Polri dalam cawe-cawe politik, terutama dalam Pilkada, serta kekerasan aparat terhadap demonstran semakin menggerus legitimasi institusi ini di mata publik.

Baca Juga  Legislator Jelaskan Strategi Era Digital Kembangkan Pariwisata

“Keterlibatan oknum petinggi Polri dalam kasus narkoba, dugaan manipulasi fakta untuk menjaga citra institusi, dan tindakan represif terhadap mahasiswa dan masyarakat menunjukkan bahwa Polri saat ini berada dalam krisis moral dan profesionalisme,” tegas Bima.

PPI menegaskan bahwa situasi ini tidak hanya mencoreng wajah penegakan hukum di Indonesia, tetapi juga berpotensi membahayakan stabilitas demokrasi dan kepercayaan rakyat terhadap negara. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI harus menjadikan reformasi Polri sebagai agenda prioritas nasional.

PPI Mendesak Pemerintah untuk:

1. Mengembalikan Polri di bawah kendali TNI atau institusi lain yang lebih mampu mengawasi dan memastikan akuntabilitas kinerja kepolisian.

2. Membentuk mekanisme pengawasan eksternal yang independen dan transparan untuk mengurangi potensi manipulasi fakta dan penyalahgunaan wewenang.

Baca Juga  CSI : Judi Online Ancaman Terbesar dan Urgensi Membangun Internet Mandiri

3. Mengusut tuntas kasus keterlibatan oknum oknum Polri dalam jaringan narkoba, serta memberikan hukuman tegas kepada anggota mau pun petinggi yang terlibat.

4. Menghentikan kekerasan terhadap mahasiswa dan masyarakat, dengan memberikan pelatihan ulang terkait hak asasi manusia dan penanganan demonstrasi.

5. Menjamin netralitas Polri dalam politik, dengan menyelidiki dugaan keterlibatan aparat dalam memenangkan calon tertentu pada Pilkada.

6. Mengutamakan perlindungan hak masyarakat untuk berekspresi, terutama dalam aksi-aksi demonstrasi yang sah secara hukum.

“Polri adalah penjaga hukum, bukan alat kekuasaan atau kepentingan pribadi. Ketika mereka terus bertindak di luar batas, rakyatlah yang menjadi korban. Presiden Prabowo dan DPR RI tidak boleh tinggal diam. Reformasi total Polri harus menjadi prioritas untuk memastikan bahwa institusi ini benar-benar melayani dan melindungi masyarakat,” ujar Bima.

Baca Juga  SEMMI SURABAYA MENGAPRESIASI MONUMEN KNALPOT BRONG DI SURABAYA!

Pemuda Peduli Indonesia mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus mengawal. Reformasi Polri adalah kunci untuk menciptakan Indonesia yang adil, aman, dan bebas dari penyalahgunaan kekuasaan.

TAGGED:Polisi dibawah kendali tnirespresifitas polisi
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article BRI Manajemen Investasi dan KSPM FEB UI Gelar Pelatihan Kursus Sekolah Pasar Modal
Next Article GrasiaCare Gandeng SJ Vibe, Tingkatkan Kemudahan Akses Layanan Medis ke Korea bagi Warga Indonesia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah984
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota413
    • Padang34
    • Payakumbuh84
    • Solok73
  • Ekonomi1,186
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah212
  • Lifestyle112
  • Nasional945
  • Olahraga79
  • Opini178
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized274
  • Video15

Berita Lainnya

Negara Produsen Energi yang Berpotensi Diuntungkan Saat Krisis Minyak
AXIS dan EVOS Hadirkan Pengalaman Ramadan Interaktif di Roblox Lewat Aktivasi #RamadanKitaBeda
KAI Logistik Operasikan Container Yard 2 Merapi Perkuat Distribusi Energi
Elon Musk Dorong Investasi Chip Hingga US$13 Triliun Lewat Terafab

Berita Terkait

Ekonomi

Pemantauan Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan dengan DJI Dock 3

Maret 26, 2026
Ekonomi

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Maret 26, 2026
Ekonomi

IDSurvey Group Berangkatkan 1.400 Pemudik ke 10 Kota Tujuan dalam Program Mudik Bersama BUMN 2026

Maret 26, 2026
Ekonomi

Diversifikasi Trading: Mengapa Banyak Trader Memilih Multi-Instrumen

Maret 26, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?