DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Pakar Komunikasi dan Akademisi Soroti Bahaya Internet Tidak Sehat, Tekankan Kolaborasi Semua Pihak
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Pakar Komunikasi dan Akademisi Soroti Bahaya Internet Tidak Sehat, Tekankan Kolaborasi Semua Pihak
Uncategorized

Pakar Komunikasi dan Akademisi Soroti Bahaya Internet Tidak Sehat, Tekankan Kolaborasi Semua Pihak

Astriani Published September 15, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com— Praktisi komunikasi Usman Kansong bersama akademisi Unika Atma Jaya, Yanto, Ph.D., mengingatkan bahwa dampak negatif dari penggunaan internet yang tidak sehat semakin nyata di tengah masyarakat Indonesia. Hal itu disampaikan dalam Forum Diskusi Publik “Berinternet Sehat” yang berlangsung pada Kamis, 11 September 2025.

Dalam forum tersebut, Usman menyampaikan bahwa keresahan orang tua terkait dampak digital sangat tinggi. Berdasarkan survei YouGov, 81 persen orang tua khawatir anak mereka terpapar konten tidak sesuai usia, 74 persen cemas terhadap kecanduan internet, 70 persen menyoroti kesehatan mental, dan 62 persen resah dengan maraknya misinformasi.

“Dampak internet yang tidak sehat sangat nyata. Banyak anak muda mengalami kesulitan tidur, postur tubuh memburuk, emosi labil, hingga muncul fenomena copycat dari konten berbahaya,” jelas Usman.

Baca Juga  1.111 Bongko Sajikan Keunikan Bakawua Adat Palangki

Sementara itu, Yanto menegaskan bahwa internet membawa pengaruh besar pada hampir semua aspek kehidupan, tetapi juga menimbulkan ancaman serius. Ia merujuk data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat lonjakan lalu lintas data anomali dari 228 juta pada 2019 menjadi 1,6 miliar pada 2021.

Keduanya sepakat bahwa literasi digital harus dipahami melalui empat pilar: keterampilan digital, etika digital, budaya digital, dan keamanan digital. Program Internet Sehat dari ICT Watch maupun INSAN (Internet Sehat dan Aman) dari Kominfo disebut sebagai upaya konkret yang harus diperkuat.

Menurut Yanto, anak-anak adalah kelompok paling rentan. Ia menekankan bahwa solusi bukan melarang anak sepenuhnya dari internet, melainkan memberikan pendampingan, batasan waktu, serta literasi yang memadai.

Baca Juga  Mudik Lebih Nyaman, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Bekas dengan Bunga Mulai Dari 0,7%

“Berinternet sehat adalah soal keseimbangan antara hak berekspresi dan kewajiban bertanggung jawab. Mari jadikan internet ruang belajar, kolaborasi, dan pemberdayaan. Dengan begitu, kita bisa melindungi masa depan bangsa,” pungkasnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Masa aksi demo depan Kakanwil Kamenag Sumut, Ini Tuntutannya Anggaran Miliaran Disorot, LPIB Sumut Minta Menteri Agama Turun Tangan
Next Article Sekolah Rakyat, Strategi Negara Perkuat Pendidikan Anak Miskin di Era Media Digital
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,035
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh124
    • Solok73
  • Ekonomi1,350
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah214
  • Lifestyle112
  • Nasional955
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized280
  • Video15

Berita Lainnya

Telkom AI Center Makassar dan GDGoC UNM Latih 20 Talenta Muda di Bidang Robotics dan IoT
Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Veteran Kenakan Pakaian Nasional Saat Layani Nasabah
BRI Finance Optimalkan Potensi Pasar Daerah melalui Pameran Otomotif di Banyuwangi
Gen-Z Enggan Jadi Pemimpin? Ini Analisis Pakar Kepemimpinan Puguh Dwi Kuncoro tentang Fenomena ‘Conscious Unbossing’

Berita Terkait

Uncategorized

Film Drama Pertama Lyto Pictures Angkat Fenomena “People Pleaser”, Tayang 2026

April 25, 2026

Peresmian Posyandu Integrasi Layanan Primer di Rumah Singgah HBM, Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan Masyarakat

April 24, 2026
Uncategorized

Experience Japan Through Sake: byFood and KOKUBU Launch Exclusive Brewery Journey for International Travelers

April 21, 2026
UncategorizedOpini

Ketahanan Energi Jadi Kunci Kemandirian Bangsa di Tengah Gejolak Global

April 9, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?