DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: MENANTI KELAPANGAN 
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Khazanah > MENANTI KELAPANGAN 
Khazanah

MENANTI KELAPANGAN 

Agus Salim Published Mei 18, 2023
Share
SHARE

Khazanah  

 

 

Oleh : Syaiful Anwar

Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh 

 

 

Ahmad adalah anak kecil yang lucu. Ayahnya begitu menyayanginya. Ahmad selalu tertawa dan bermain-main. Suatu saat, satu penyakit menyerang kepalanya. Namun ia terlihat sabar. Kian hari, penyakit tersebut kian parah. Orang tuanya berusaha mengobatinya dengan berbagai cara, akan tetapi tidak berhasil. Kepalanya mulai membesar dan membengkak sedikit demi sedikit. Antara kulit tengkorak dan kepalanya dipenuhi kotoran dan nanah. Mereka tidak tahu obat apa yang manjur untuknya. 

 

Kepala Ahmad semakin bertambah berat dan ia tidak sadarkan diri. Mereka pun membaringkannya di atas tempat tidur, di sebuah rumah tua dengan dinding terbuat dari tanah dan atap dari pelepah kurma. 

Baca Juga  BAJA-BN Sumut Ungkap Antusias Tak Sabar Dipimpin Oleh Pemimpin muda Untuk Kemajuan "Sumut Berkah"

 

Setiap hari mereka hanya pasrah menantikan kematian Ahmad. Hari terus berlalu, sementara ia tetap berada dalam keadaan tidak sadarkan diri, hampir tidak bergerak sama sekali. Namun, pada suatu malam yang gelap, ketika itu lampu yang tergantung di langitlangit kamar masih menyala, kakak Ahmad duduk di dekat kepala Ahmad sambil memperhatikan. Tiba-tiba, seekor kalajengking hitam muncul dari celah kayu yang ada di langit-langit kamar, merayap di dinding dan sepertinya menuju Ahmad. 

 

Kakak Ahmad itu melihat jelas kalajengking tersebut. Akan tetapi, dia tidak ingin mengusirnya, dengan harapan jika kalajengking itu menyengat Ahmad maka dia beserta keluarganya akan merasakan ketenangan. Kalajengking itu semakin mendekat. Sang kakak bangkit menjauh, untuk memperhatikan dari jauh. Ketika sampai di kepala Ahad yang sakit, kalajengking itu menyengatnya. 

Baca Juga  Sosok Kapolres Sijunjung Jadi Sorotan, Dengan Hitungan Menit Langsung Tertibkan Jalinsum Saat Idul Fitri di Kupitan 

Kemudian bergerak sedikit dan kembali menyengat. Lalu bergerak menuju sisi lain kepala Ahmad, dan kembali menyengat. Kotoran dan nanah pun mengalir deras dari kepala Ahmad. 

 

Sang kakak melihat peristiwa itu dengan penuh rasa takut. Selanjutnya kalajengking tersebut berjalan di antara genangan kotoran dan nanah hingga sampai ke dinding, lalu merayap naik ke atas, kembali ke tempat semula. 

 

Sang kakak memanggil ayah serta saudara-saudaranya hingga mereka berdatangan. Mereka terus membersihkan seluruh darah dan nanah, sampai terlihat kepala Ahmad kembali normal. Sejurus kemudian, kedua mata anak kecil itu terbuka, kemudian tersenyum kepada mereka. 

 

Banyak cobaan yang pada dasarnya adalah kelapangan Dan berapa banyak orang yang bersabar akhirnya mendapat kelapangan. Ingatlah, sebaik-baiknya ibadah adalah menanti kelapangan. Karena inilah yang membuat hati seorang hamba dekat dengan Allah. Dan ini dapat kita lihat jelas dari mereka yang tertimpa suatu penyakit atau musibah. Terutama bila orang yang sakit tersebut tidak kunjung menemukan orang yang mampu menyembuhkan penyakitnya, dan mulai merasa putus asa. Saat itulah hatinya bergantung kepada Allah. Dan ia akan berkata, “Tuhan, tidak ada yang dapat menyembuhkan penyakit ini kecuali Engkau.” 

Baca Juga  LMPI Kecam Tindakan Ormas Bergaya Preman, Dukung TNI-Polri Berantas Premanisme

 

#Syaiful_Anwar

#Fakultas_Ekonomi

#Universitas_Andalas

#Kampus2_Payakumbuh

#Goresan_Hikmah

#Belajar_Memuji_dari_Sang_Nabi

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Legislator Harap Warga Indonesia Bijak Dalam Menggunakan Media Sosial
Next Article HARGA SEGELAS AIR
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,035
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota418
    • Padang34
    • Payakumbuh124
    • Solok73
  • Ekonomi1,344
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah214
  • Lifestyle112
  • Nasional955
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized280
  • Video15

Berita Lainnya

Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Branch Office Rawamangun Tampil Anggun Berkebaya
Banyumas Jadi Titik Awal: Gerakan Herbal & Rempah Indonesia Resmi Diluncurkan
Suara Akademik di Persimpangan: Diskusi Langkah Muda Soroti Kebebasan Berpendapat
Antusias Peringati Hari Kartini, Pekerja BRI Branch Office Kemayoran Kenakan Busana Nasional

Berita Terkait

Khazanah

Dilepas Waka Polres Sijunjung, Jamaah Thoriqoh Naqsabandiyah dan PCNU Sijunjung Tempuh Ziarah Wali Songo

Maret 31, 2026
Khazanah

Sosok Kapolres Sijunjung Jadi Sorotan, Dengan Hitungan Menit Langsung Tertibkan Jalinsum Saat Idul Fitri di Kupitan 

Maret 21, 2026
Khazanah

Sejarah Kali Pertama Kehadiran Kapolres Sijunjung Warnai Buka Bersama KNPI, Tegaskan Dukungan untuk Pemuda

Maret 19, 2026
Khazanah

Humanis di Dini Hari, Sahur On The Road Polres Sijunjung Bikin Haru dan Viral di Tengah Ramadhan

Maret 18, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?