DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Medan Kaya Sejarah, Tapi Minim Dokumentasi: Seminar Dorong Literasi Digital untuk Jaga Identitas Multietnis
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Nasional > Medan Kaya Sejarah, Tapi Minim Dokumentasi: Seminar Dorong Literasi Digital untuk Jaga Identitas Multietnis
Nasional

Medan Kaya Sejarah, Tapi Minim Dokumentasi: Seminar Dorong Literasi Digital untuk Jaga Identitas Multietnis

Redaksi Published November 25, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com, Medan, 20 November 2025 — Seminar Literasi Sejarah Indonesia yang digelar Kementerian Kebudayaan di Medan menghadirkan perbincangan mendalam mengenai pentingnya sejarah lokal dalam menjaga identitas masyarakat multietnis di Sumatera Utara. Sejumlah narasumber menyatakan bahwa sejarah Medan sarat nilai kebangsaan namun masih kurang dimanfaatkan dalam pembelajaran generasi muda.

Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, menyoroti bahwa Medan adalah salah satu kota paling penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Dari kampung tua Kesawan, kolonialisme perkebunan, jejak perjuangan buruh, hingga peristiwa Medan Area tahun 1945, seluruh fase sejarah ini membentuk karakter kosmopolitan kota Medan.

Namun ironisnya, menurut survei komunitas lokal, banyak anak muda justru tidak mengenal sejarah daerahnya sendiri. “Mereka melihat kota ini sebagai kota modern, tetapi tidak memahami akar historisnya. Padahal identitas Medan terbentuk dari interaksi puluhan komunitas etnis,” kata Sofyan Tan.

Baca Juga  Pra Kongres GP Ansor Sepakat Addin Jauharuddin Sebagai Ketua Umum GP Ansor

Direktur Sejarah dan Permuseuman, Prof. Dr. Agus Mulyana, menambahkan bahwa rendahnya literasi sejarah dapat memunculkan ketegangan sosial. Narasi keliru yang beredar di media sosial seringkali menyinggung isu sensitif seperti etnisitas, kelompok budaya, atau tokoh sejarah tertentu.

“Medan adalah simbol keberagaman. Tanpa literasi sejarah, keberagaman itu bisa salah dimaknai dan dimanfaatkan pihak tertentu untuk memicu konflik,” tuturnya.

Sementara itu, Guru Besar Sejarah USU, Prof. Budi Agustono, mengatakan bahwa Medan sebenarnya memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata sejarah dan budaya, namun dokumentasi digitalnya masih minim. Banyak bangunan kolonial dan arsip lama tidak terdokumentasi secara baik sehingga publik kesulitan mengakses informasi sejarah yang kredibel.

Baca Juga  Pemuda Peduli Indonesia (PPI): Desakan Pemecatan Gus Mitah untuk Menjaga Kepercayaan Rakyat

“Jika digitalisasi sejarah dilakukan secara masif, Medan bisa belajar dari kota-kota seperti Penang dan Melaka yang berhasil menjadikan warisan sejarah sebagai kekuatan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Seminar ini menekankan perlunya revitalisasi aset sejarah, mulai dari museum, arsip, hingga peninggalan bangunan tua. Upaya digitalisasi dan penyajian sejarah melalui konten kreatif menjadi harapan baru untuk menumbuhkan kebanggaan identitas lokal sekaligus memperkuat jati diri generasi muda.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Kementerian Kebudayaan Dorong Digitalisasi Sejarah Banten: Antisipasi Hoaks dan Hilangnya Ingatan Kolektif
Next Article BRI Otista dan Bakmi Gang Kelinci Kolaborasi Dorong Pembayaran Digital
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah929
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota409
    • Padang34
    • Payakumbuh40
    • Solok70
  • Ekonomi965
  • Headline404
  • Internasional81
  • Khazanah205
  • Lifestyle112
  • Nasional925
  • Olahraga79
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized266
  • Video15

Berita Lainnya

Tokoh Limapuluh Kota Datangi Bupati & DPRD: Dorong Kolaborasi, Minta Waspada terhadap Isu yang Tidak Jelas
KAI Logistik Kelola 1,1 Juta Ton Barang di Januari 2026, 47% Di antaranya Non Batu Bara
Putusan Hakim Anomali sebagai Dasar Penyelidikan Korupsi Yudisial oleh KPK dan Kejaksaan
BRI Region 6/Jakarta 1 Rutin Gelar Pengajian Jumat Pagi, Perkuat Nilai Spiritual dan Kebersamaan Pekerja

Berita Terkait

Nasional

Padang Lawas dan Paradoks Negara Hukum: Jaksa, Dana Desa, dan Relasi Kuasa Kepala Daerah 

Februari 9, 2026
Nasional

PeHR Bersama Kapolresta Pekanbaru dan Warga Turun ke Parit, Gotong Royong Hidupkan Green Policing di Pasar Dupa

Februari 8, 2026
Nasional

DPD RI Manfaatkan Agenda BULD untuk Silaturahmi ke Pesantren Al-Manar Sarolangun

Februari 7, 2026
Nasional

SOKSI Pimpinan Ali Wongso Sinaga Pertimbangkan Banding atas Putusan PN Jakarta Selatan

Februari 6, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?