DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Judi Online Kian Masif, Generasi Muda Jadi Korban Utama
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Judi Online Kian Masif, Generasi Muda Jadi Korban Utama
Uncategorized

Judi Online Kian Masif, Generasi Muda Jadi Korban Utama

Astriani Published September 5, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com-Fenomena judi online di Indonesia semakin hari semakin meresahkan. Perkembangan teknologi digital yang seharusnya membawa kemudahan dalam kehidupan masyarakat, ternyata juga dimanfaatkan untuk praktik ilegal yang merusak generasi bangsa. Hal ini terungkap dalam Forum Diskusi Publik bertema “Waspada Judi Online” yang digelar pada Kamis, 04 September 2025.

Dalam pemaparannya, Anggota Komisi I DPR RI, Rachel Maryam Sayyidina, menegaskan bahwa judi online bukan hanya persoalan moral, melainkan masalah sosial, ekonomi, bahkan keamanan. Menurutnya, data terbaru menunjukkan jumlah pemain judi daring terus meningkat. Sepanjang 2023 hingga pertengahan 2024, Kementerian Kominfo telah memblokir lebih dari 1,5 juta konten terkait judi online. Namun, situs-situs baru terus bermunculan dengan pola jaringan yang semakin canggih.

Baca Juga  OKP dan Mahasiswa Bergerak! Solidaritas Pemuda Sijunjung untuk Korban Bencana Se-Sumatera

Survei Lembaga Survei Indonesia awal 2024 memperlihatkan fakta mengejutkan, sekitar 3,3 juta masyarakat Indonesia pernah terlibat dalam aktivitas judi online. Mayoritas dari mereka berusia 17 hingga 35 tahun, kelompok usia produktif yang seharusnya menjadi motor penggerak bangsa.

Rachel menambahkan, dampak sosial yang ditimbulkan sangat serius. Banyak rumah tangga hancur, perceraian meningkat, bahkan tidak sedikit kasus kriminal yang berawal dari kerugian berjudi. Dari sisi ekonomi, catatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan perputaran uang dari judi online pada tahun 2023 mencapai lebih dari Rp150 triliun. Jumlah fantastis ini sama sekali tidak memberi manfaat bagi negara karena seluruhnya berputar di ruang ilegal.

Baca Juga  Digitalisasi Sekolah Rakyat Jadi Langkah Strategis Wujudkan Pendidikan Inklusif

Lebih parah lagi, judi online juga membuka pintu bagi kejahatan digital. Banyak situs judi daring yang menyisipkan malware atau melakukan pencurian data pribadi. Dengan demikian, para pemain tidak hanya kehilangan uang, tetapi juga rentan kehilangan data sensitif yang bisa disalahgunakan.

Karena itu, menurut Rachel, strategi melawan judi online tidak bisa berhenti pada pemblokiran situs semata. “Kita perlu penegakan hukum yang tegas, literasi digital yang luas, serta sinergi antar lembaga dan masyarakat. Melawan judi online bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” pungkasnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Literasi Digital dan Peran Orang Tua Jadi Pondasi Ruang Aman Anak di Dunia Maya
Next Article Zuwardi: GP Ansor Bukittinggi Siap Berkhidmat Jaga Keamanan dan Aspirasi Warga
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah923
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota408
    • Padang34
    • Payakumbuh38
    • Solok69
  • Ekonomi954
  • Headline404
  • Internasional81
  • Khazanah205
  • Lifestyle112
  • Nasional925
  • Olahraga78
  • Opini176
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik257
  • Uncategorized265
  • Video15

Berita Lainnya

Proses Perdamaian Perkelahian Siswa di SMPN 1 Luak Selesai Secara Kekeluargaan
Mesir dan Politik Bertahan di Tengah Rivalitas Amerika–Tiongkok
Krisis Pangan Afrika Barat dan Kebijakan Mesir: Analisis Human Security dalam Perspektif Realisme Defensif
Perkuat Dukungan Terhadap Stabilitas Ekonomi Daerah, BRI Finance Hadir di Kota Tegal

Berita Terkait

(PUPR) Kota Payakumbuh meraih Penghargaan Terbaik I Penilaian Kinerja

Februari 10, 2026

Tragedi Kemanusiaan di NTT: Ketika Negara Absen dari Kehidupan Anak

Februari 5, 2026
Uncategorized

Legalisasi PETI Ala Kapolda Sumbar: Ketika Aparat Penegak Hukum Justru Menjadi Juru Damai Kejahatan Tambang

Januari 14, 2026
Uncategorized

Pengamat Politik Daerah Soroti Peran Bupati Tanah Datar dalam Kasus Perumda Tuah Sepakat

Januari 10, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?