DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama
Ekonomi

Investor Tak Lagi Sekadar Cari Lahan, Ekosistem Industri Jadi Pertimbangan Utama

vrtitimes Published Juni 30, 2026
Share
SHARE

Cara investor memilih kawasan industri di Indonesia mulai mengalami perubahan. Jika sebelumnya keputusan investasi lebih banyak ditentukan oleh harga lahan dan ketersediaan ruang produksi, kini semakin banyak perusahaan yang mempertimbangkan faktor konektivitas logistik, akses supply chain, ketersediaan utilitas, hingga dukungan ekosistem bisnis sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.

Perubahan tersebut terjadi seiring masuknya gelombang investasi baru dari sektor kendaraan listrik (EV), elektronik, data centre, hingga manufaktur berorientasi ekspor yang membutuhkan dukungan infrastruktur dan jaringan logistik yang semakin kompleks.

Chief Commercial Officer PT Suryacipta Swadaya, perusahaan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang dan Subang Smartpolitan, Abednego Purnomo, mengatakan perubahan kebutuhan investor tersebut mencerminkan transformasi yang lebih luas dalam lanskap industri nasional.

“Dalam beberapa tahun terakhir kami melihat perubahan yang cukup signifikan. Investor tidak lagi hanya mengevaluasi biaya lahan atau kecepatan pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga mempertimbangkan bagaimana sebuah kawasan dapat mendukung efisiensi supply chain dan keberlangsungan operasional mereka dalam jangka panjang,” ujar Abednego.

Baca Juga  Experience Travel Mengangkat Danau Toba sebagai Destinasi Prioritas Indonesia

Menurutnya, perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya perhatian investor terhadap faktor-faktor yang sebelumnya tidak menjadi pertimbangan utama, seperti konektivitas menuju pelabuhan dan jaringan transportasi nasional, ketersediaan utilitas yang andal, hingga keberadaan fasilitas pendukung yang mampu menunjang aktivitas bisnis.

Tren tersebut juga tercermin dari meningkatnya minat investor asing dan domestik terhadap kawasan industri yang memiliki dukungan infrastruktur strategis. Suryacipta mencatat peningkatan minat dari investor asal Tiongkok, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun, permintaan dari negara-negara strategis lainnya tetap berjalan positif, misalnya dari Jepang. Ketertarikan tersebut datang dari berbagai sektor, mayoritas dari sektor otomotif (khususnya EV) dan sektor part otomotif. Diikuti oleh heavy machinery, elektronik, data centre, dan pergudangan.

Baca Juga  Kementerian PU dan PTPP Lanjutkan Tanggap Darurat Ruas Bireuen–Takengon, Fokus Pulihkan Akses dan Keselamatan Warga

Selain mencari lokasi produksi, investor juga mulai mempertimbangkan aspek pengembangan kawasan dan dukungan ekosistem bisnis secara menyeluruh seperti layanan investasi. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa kawasan industri kini semakin dipandang sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan, bukan sekadar lokasi untuk membangun pabrik.

Abednego menilai, tren pemilihan kawasan ini akan membentuk pola persaingan baru di sektor kawasan industri nasional dalam beberapa tahun mendatang.

“Ke depan, daya saing kawasan industri akan semakin ditentukan oleh kualitas ekosistem yang dimiliki. Kawasan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan industri, logistik, dan pengembangan bisnis akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menarik investasi baru,” tutupnya.

About Avonetiq

Avonetiq adalah Digital Authority Firm untuk PT Suryacipta Swadaya yang berfokus pada penguatan otoritas brand di era kecerdasan buatan (AI). Avonetiq membantu brand tetap terlihat dan relevan ketika konsumen beralih dari mesin pencari ke answer engine, seperti Google Gemini, ChatGPT, dan lainnya. Melalui Authority & Visibility Optimization (AVO), Avonetiq membangun fondasi otoritas digital brand agar dapat dikenali, dipahami, dan dipercaya oleh sistem AI sebagai sumber jawaban yang kredibel. Info selengkapnya kunjungi www.avonetiq.com.

Baca Juga  KMHDI Desak Transparansi dalam Kasus Korupsi Pertamina: Integritas Perusahaan Harus Dijaga

Tentang PT Suryacipta Swadaya

Berdiri sejak tahun 1990 sebagai bagian dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) mengusung visi “Building a Better Indonesia”. Perusahaan ini merupakan pengembang dan pengelola kawasan industri Suryacipta City of Industry di Karawang, serta kota mandiri terintegrasi Subang Smartpolitan di Subang, Jawa Barat. Melalui keunggulan konektivitas logistik, infrastruktur terpadu, serta layanan investasi menyeluruh, Suryacipta berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan industri nasional maupun global.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Treatment Favorit Ayu Dewi: Body Rejuvenation hingga Redensity 1 di Berbagai Fase
Next Article Bittime Sambut Aturan Baru OJK untuk Influencer Kripto, Dorong Transparansi dan Perlindungan Investor
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,277
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota432
    • Padang37
    • Payakumbuh319
    • Solok73
  • Ekonomi2,621
  • Headline410
  • Internasional82
  • Khazanah227
  • Lifestyle113
  • Nasional1,070
  • Olahraga82
  • Opini193
  • Pariwara Lipsus34
  • Politik270
  • Uncategorized299
  • Video15

Berita Lainnya

Pemadaman Sering Berawal dari Sambungan yang Panas. Begini Cara Drone Thermal Menemukannya Lebih Awal
Dari Papan Sedekah Sayur hingga Rumah Sahabat Lansia, Anita Ratna Faoziyah Dianugerahi Tokoh Filantropi 2026
Pentingnya Edgeband untuk Furniture Interior
Emas Kembali Tertekan di Bawah US$4.300, Ini Prediksi XAUUSD Hari Ini

Berita Terkait

Ekonomi

Produk Istimewa Greece di Malaysia: Menampilkan Keaslian Produk PDO dan Tradisi Kulinari

Oktober 1, 2026
Ekonomi

Rayakan HUT Ke-37, Bank Raya Hadirkan Pengalaman Raya Active melalui Jalan Sehat

Oktober 1, 2026
Ekonomi

Tips Menyiapkan Persyaratan Dokumen Sebelum Mengajukan Pinjaman Bank

Oktober 1, 2026
Ekonomi

Dorong UMK Naik Kelas, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Fasilitasi Sertifikasi Halal UMK Jakarta Utara

Oktober 1, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?