DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven
Ekonomi

Harga Emas Perpanjang Reli, Ketegangan Timur Tengah Picu Permintaan Safe Haven

vrtitimes Published Maret 6, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com — Harga emas dunia kembali menunjukkan penguatan signifikan pada perdagangan hari ini, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang masih berada di level tinggi. Kombinasi faktor tersebut memperkuat daya tarik emas sebagai aset safe haven, sehingga mendorong peningkatan permintaan dari investor global yang mencari perlindungan nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.

Pada awal pekan, emas dibuka dengan gap bullish dan langsung melanjutkan kenaikan hingga mendekati level 5.400. Pergerakan ini mencerminkan respons cepat pasar terhadap eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketegangan tersebut memicu kekhawatiran akan potensi gangguan pasokan energi global, terutama setelah Iran dilaporkan menghentikan sementara pengiriman minyak melalui jalur strategis Selat Hormuz. Kondisi ini menyebabkan lonjakan harga minyak dan meningkatkan ekspektasi inflasi, yang pada akhirnya memberikan sentimen positif bagi harga emas.

Selain faktor geopolitik, tekanan inflasi dari Amerika Serikat juga menjadi pendorong utama penguatan emas. Data Indeks Harga Produsen (PPI) menunjukkan kenaikan tahunan yang melebihi ekspektasi pasar, sementara inflasi inti juga mengalami peningkatan dibandingkan periode sebelumnya. Kondisi ini memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi masih akan bertahan, sehingga meningkatkan minat investor terhadap emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan nilai mata uang.

Baca Juga  Sambut POJK 35/2025, BRI Finance Terapkan Pembiayaan DP 0% Berbasis Manajemen Risiko

Sejalan dengan kondisi tersebut, analis Dupoin Futures, Andy Nugraha, memproyeksikan bahwa harga emas masih memiliki potensi untuk melanjutkan tren kenaikan dalam jangka pendek. Berdasarkan analisis teknikal pada timeframe H1, Andy Nugraha menjelaskan bahwa kombinasi pola candlestick dan indikator Moving Average menunjukkan dominasi tren bullish yang semakin kuat.

“Selama tekanan beli tetap terjaga, XAU/USD berpotensi melanjutkan kenaikan hingga menguji area resistance di kisaran 5.441,” ujar Andy Nugraha dalam riset hariannya. Menurutnya, momentum kenaikan saat ini didukung oleh sentimen safe haven yang kuat serta kondisi fundamental global yang masih dipenuhi ketidakpastian.

Ia menambahkan bahwa tren bullish ini juga tercermin dari keberhasilan emas menembus level psikologis penting di atas 5.260, sekaligus mencatatkan level tertinggi dalam satu bulan terakhir. Pencapaian ini memperpanjang tren kenaikan emas yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, menunjukkan bahwa minat beli investor masih cukup solid.

Baca Juga  PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Meski demikian, Andy Nugraha juga mengingatkan bahwa potensi koreksi tetap perlu diantisipasi sebagai bagian dari dinamika pasar yang wajar. Jika harga gagal mempertahankan momentum kenaikan, maka emas berpotensi mengalami koreksi menuju area support terdekat di sekitar level 5.222. Level tersebut dinilai sebagai area teknikal penting yang dapat menjadi titik penopang sebelum harga kembali melanjutkan tren kenaikan.

Secara keseluruhan, prospek harga emas masih didukung oleh kombinasi faktor fundamental dan teknikal yang kuat. Ketidakpastian geopolitik, meningkatnya tekanan inflasi, serta tingginya permintaan terhadap aset safe haven menjadi faktor utama yang menopang tren kenaikan emas saat ini. Selain itu, volatilitas pasar global dan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi turut mendorong investor untuk mempertahankan eksposur mereka pada logam mulia.

Baca Juga  Stasiun Gambir Catat 97.747 Tiket Terpesan pada Periode Nataru 2025/2026

Dengan kondisi tersebut, emas diperkirakan masih memiliki peluang untuk mempertahankan tren bullish dalam jangka pendek, terutama jika sentimen risiko global tetap tinggi. Namun, pelaku pasar tetap disarankan untuk mencermati perkembangan geopolitik dan data ekonomi terbaru yang dapat memengaruhi arah pergerakan harga secara signifikan.

Tentang Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia)
Dupoin Futures adalah perusahaan pialang di bidang perdagangan Forex, Metal, Futures, dan Stocks. Dupoin merupakan pialang berjangka yang telah mengantongi izin usaha resmi dari BAPPEBTI Nomor. 423/BAPPEBTI/SI/VII/2004. Dupoin juga anggota Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Nomor. SPAB-064/BBJ/04/04 dan terdaftar sebagai member aktif dari Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Derivatives Clearing House (IDCH) Nomor. 26/AK-KBI/IX/2004, serta anggota Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia dengan Nomor: 0013/ASPEBTINDO/ANG-B/05/2024.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Hadiri Dialog Publik Bedah KUHP Baru, KH Muhammad Nuh: Jangan-Jangan Masih “Kebelanda-belandaan”
Next Article Tak Ada Kota Menang Adipura 2025: Pemda Tak Bisa Lagi “Poles” Data Persampahan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,179
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang36
    • Payakumbuh239
    • Solok73
  • Ekonomi2,009
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah224
  • Lifestyle112
  • Nasional1,009
  • Olahraga79
  • Opini188
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik264
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

Tiap 1% Masyarakat Sumut Terdampak Kelangkaan BBM, Berpotensi Merugi Rp. 2,98 M dan Rp. 1,75 M dari Sektor Transportasi per Hari
District 8: Harmonisasi Kehidupan Urban di Jantung Jakarta
BRI Finance Hadirkan Beragam Promo Pembiayaan Kendaraan bagi Karyawan dan Nasabah BRI
Aktivis Pemuda Nasional: Parisman Ihwan Sudah Meminta Maaf, Polemik Tidak Perlu Lagi Diperpanjang

Berita Terkait

Ekonomi

Mengkaji Unsur Force Majeure dalam Kasus Tewasnya Tiga Pekerja PT Moya di Gorong-Gorong Proyek Pipa Air Bersih: Investigasi yang Objektif, Adil, dan Profesional Sangat Diperlukan

Juli 20, 2026
Ekonomi

Mulai dari ‘Phenomenon’, Telkom AI Connect Bekali Peserta Menyusun Pitch Deck Proyek AI yang Lebih Meyakinkan

Juli 20, 2026
Ekonomi

Pasar Kripto Bergerak Sideways, Bittime: Futures Jadi Alternatif Strategi

Juli 20, 2026
Ekonomi

Belajar dari ONDC India: Membuka Model Bisnis Baru bagi Ekonomi Digital Indonesia

Juli 20, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?