DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Bima Lharienza: Mahasiswa yang Berjualan Makanan Minang di Turki
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Bima Lharienza: Mahasiswa yang Berjualan Makanan Minang di Turki
EkonomiHeadlineInternasionalLifestyle

Bima Lharienza: Mahasiswa yang Berjualan Makanan Minang di Turki

asribel Published Mei 10, 2023
Share
SHARE

Oleh: Zikra Delvira

 

DigIndonews.com, Jakarta – Namanya Bima Lharienza, atau akrab dipanggil Bima. Pemuda asli Batusangkar ini, kini terdaftar sebagai mahasiswa di Jurusan Ilahiyat, Bartin University, Turki. Meski masih berusia 19 tahun, sebagai perantau di negeri yang jauh, Bima justru memutar otaknya dan melihat peluang untuk memulai usahanya meski secara sederhana.

Bima membuka pre-order nasi padang di tempat ia berkuliah kini. Diakuinya ia memang suka berbisnis. “Dari awal kuliah saya sudah merencanakan akan berjualan nasi padang, karena orang-orang Indonesia di Turki pasti kangen dengan yang namanya nasi padang,” tuturnya. Ditambah Bima memang pandai dalam memasak makanan minang. Seporsi nasi padang dijualnya seharga 35 lira atau setara dengan 32.000 rupiah.

Baca Juga  KAI Logistik Pastikan Kesiapan Layanan Hadapi Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026

Diakui Bima, selain karena berasal dari keluarga pedagang serta banyaknya dorongan dan dukungan dari teman-temannya, makin memantapkan Bima untuk memulai usahanya. Bima kemudian mengajak beberapa orang teman untuk bergabung di usahanya. “Kami berkali-kali mencoba resep makanan minang dengan keterbatasan bumbu disana,” pungkas Bima.

Perjalanan tak selalu mulus. Tantangan dan kendala harus dihadapi, seperti complain dari pembeli, ataupun orderan yang sepi. Namun bagi Bima dan teman-temannya, dengan berjualan nasi padang memberikan mereka pengalaman berbisnis yang langka.

Mereka juga mendapatkan makin banyak relasi karena berjualan, dan tentunya memperoleh tambahan uang saku sehingga sedikit banyaknya bisa meringankan beban orangtua. Bima juga senang karena dapat mengharumkan dan memperkenalkan diri kepada dunia yakni sebagai orang Minangkabau

Baca Juga  BRI Branch Office Gunung Sahari Gelar Sosialisasi Junio Smart di SMK Strada

Usaha pre-order nasi padang ini belum dijalankan Bima dan teman-temannya tiap hari. Mereka disibukkan dengan jadwal kuliah dan dan hanya berjualan di akhir pekan saat liburan. Kuliah bagi mereka tetap yang utama. “Selama kuliah di Turki, selain mendapatkan ilmu, tentunya juga mendapatkan pengalaman yang berharga, selain mental juga ikut tertempa. Berkuliah di sini jadi membuat saya dapat melihat perbedaan budaya dan karakter bangsa di Turki,” ujar Bima.

Untuk ke depannya Bima mengaku bahwa punya beberapa rencana terkait ide usaha yang akan dijalankannya yang berhubungan dengan Turki. Mulai dari keinginan untuk menjadi pemandu tour travel, exportir, guru bahasa, dan lainnya.

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love10
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Koordinator Jubir DPP Demokrat Sebut Cawapres Ditentukan Oleh Anies
Next Article Legislator Edukasi Kekerasan Berbasis Gender Online
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,061
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota422
    • Padang34
    • Payakumbuh145
    • Solok73
  • Ekonomi1,431
  • Headline407
  • Internasional82
  • Khazanah218
  • Lifestyle112
  • Nasional959
  • Olahraga79
  • Opini180
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik261
  • Uncategorized282
  • Video15

Berita Lainnya

Fokus Dalam Pengelolaan Asset, PAM Jaya Melakukan Penertiban Asset yang Dimiliki
Apa Itu Flight to Safety? Strategi saat Pasar Tidak Stabil
Berkah Berbakti kepada Orang Tua, Ghazi Abdullah Muttaqien Sukses Mendunia dan Dirikan Pesantren Internasional
Jangan Jualan “Sim Salabim” di Tengah Krisis, Berani Saja Tak Cukup!

Berita Terkait

Ekonomi

Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global

Mei 8, 2026
Ekonomi

Jasa Marga Raih 5 Penghargaan dan Tantang Gen Z Berinovasi Lewat Travoy

Mei 8, 2026
Ekonomi

Pemerintah RI Bisa Sita Kripto untuk Lunasi Utang, Apa Dampaknya?

Mei 8, 2026
Ekonomi

Holding Perkebunan Nusantara dan Unila Perkuat Ekosistem Bioetanol Berbasis Singkong di Lampung

Mei 8, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?