DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Bertemu Gibran dan Bobby, Direktur IPO : Bergaining Dengan Jokowi Bisa Lebih Menguntungkan Dibanding PDIP
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Politik > Bertemu Gibran dan Bobby, Direktur IPO : Bergaining Dengan Jokowi Bisa Lebih Menguntungkan Dibanding PDIP
Politik

Bertemu Gibran dan Bobby, Direktur IPO : Bergaining Dengan Jokowi Bisa Lebih Menguntungkan Dibanding PDIP

asribel Published Januari 28, 2023
Share
SHARE

Jakarta – Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan anak hingga menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) menimbulkan spekulasi politik.

Diketahui, Prabowo bertemu Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka di Komando Rayon Militer (Koramil) Serengan 03 Solo pada Selasa lalu (24/1).

Kemudian, pada Jumat (17/1) Prabowo kembali bertemu dengan Walikota Medan Bobby Nasution di Medan.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai, apa yang dilakukan oleh Prabowo ini merupakan bagian dari konsolidasi dengan merapat ke Presiden Jokowi dalam rangka mempersiapkan Pemilu 2024 mendatang

Pengamat Politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini beranggapan, upaya Prabowo mendekati Jokowi dinilai lebih menguntungkan ketimbang mendekati PDIP.

Baca Juga  Analis Politik Sarankan NasDem Lebih Konfrontatif Kritik Pemerintahan Jokowi

Dengan kata lain, untuk membangun konsolidasi politik, lebih potensial yang didekati adalah Jokowi langsung daripada partai yang dikomandoi oleh Megawati Soekarnoputri.

“Bargaining dengan Jokowi bisa lebih menguntungkan dibanding dengan PDIP. Meskipun basis massa pemilih PDIP lebih besar dari Jokowi,” demikian Dedi.

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Isu Reshuffle Menteri dari Nasdem, Hasto : Tunggu Saja, Keputusan di Tangan Presiden
Next Article SEDEKAH MELAPANGKAN HATI!
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,171
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang36
    • Payakumbuh231
    • Solok73
  • Ekonomi1,984
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah224
  • Lifestyle112
  • Nasional1,003
  • Olahraga79
  • Opini187
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik262
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

Bittime Raih Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Transformasi Digital Perkuat Daya Saing UMKM di Era Digital
Digitalisasi UMKM Didorong Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
PT JUP Melakukan Perawatan IPA Hutan Kota, Pelanggan Diimbau Menyiapkan Cadangan Air Selama Pasokan Terganggu

Berita Terkait

Politik

Dewan Etik Partai GOLKAR Jatuhkan Sanksi kepada Kader yang Memposting Persoalan Internal di Media Sosial

Juni 27, 2026
Politik

Musda IV Demokrat Jateng, AHY: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan

April 18, 2026
Politik

SOKSI Pimpinan Ali Wongso Sinaga Gelar Dialog Kebangsaan dan Buka Puasa Bersama Mengkaji Suara Rakyat Suara GOLKAR

Maret 12, 2026
Andreas H. Silalahi, Ketua DPP GMNI Bidang Geopolitik
HeadlineNasionalPolitik

DPP GMNI Bidang GEOPOLITIK : Perjanjian ART RI-AS adalah Bentuk Ketergantungan Baru

Februari 24, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?