DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Ekonomi > Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Ekonomi

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

vrtitimes Published Agustus 3, 2026
Share
SHARE

Digindonews.com – Besaran cicilan yang ideal umumnya disesuaikan dengan kemampuan finansial agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Salah satu cara yang sering digunakan untuk mengukurnya adalah melalui Debt Service Ratio (DSR) atau rasio cicilan terhadap pendapatan.

Dengan memahami debt service ratio adalah apa dan bagaimana cara menghitungnya, kamu dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijak sebelum mengajukan pinjaman.

Mengelola cicilan dengan baik tidak hanya membantu menjaga arus kas tetap sehat, tetapi juga mengurangi risiko keterlambatan pembayaran di masa depan.

Debt Service Ratio Adalah Apa?

Debt Service Ratio adalah rasio yang menunjukkan perbandingan antara total kewajiban cicilan bulanan dengan pendapatan bulanan. Rasio ini sering digunakan oleh lembaga keuangan sebagai salah satu pertimbangan dalam menilai kemampuan membayar calon peminjam.

Semakin besar persentase DSR, semakin besar pula porsi penghasilan yang digunakan untuk membayar cicilan. Karena itu, penting untuk menjaga agar cicilan tetap sesuai dengan kemampuan keuangan.

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Disarankan?

Tidak ada angka yang berlaku sama untuk semua orang maupun menjadi ketentuan baku. Namun, banyak perencana keuangan menyarankan agar total cicilan bulanan tidak mengambil porsi terlalu besar dari pendapatan sehingga masih tersedia dana untuk kebutuhan pokok, tabungan, dana darurat, dan tujuan keuangan lainnya.

Baca Juga  PT Pelindo Sinergi Lokaseva Raih Tiga Penghargaan pada Indonesia Fire Safety Excellence Award 2026

Besaran yang sesuai dapat berbeda pada setiap orang, tergantung pada:

– Jumlah penghasilan

– Pengeluaran rutin

– Jumlah tanggungan keluarga

– Dana darurat yang dimiliki

– Tujuan keuangan jangka panjang

Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, lakukan evaluasi kondisi keuangan secara menyeluruh.

Rumus Debt Service Ratio

Untuk mengetahui kemampuan membayar cicilan, kamu dapat menggunakan rumus debt service ratio berikut:

Debt Service Ratio (DSR) = Total cicilan bulanan ÷ Pendapatan bulanan × 100%

Contoh Perhitungan

Misalnya:

Pendapatan bulanan: Rp8.000.000

Total cicilan bulanan: Rp2.000.000

Maka:

DSR = (Rp2.000.000 ÷ Rp8.000.000) × 100%

Hasilnya adalah 25%.

Artinya, sekitar 25% dari pendapatan bulanan digunakan untuk membayar cicilan, sedangkan sisanya masih dapat dialokasikan untuk kebutuhan hidup, tabungan, investasi, maupun pengeluaran lainnya.

Perhitungan ini hanya merupakan ilustrasi dan bukan penilaian kelayakan kredit.

Mengapa Menghitung DSR Itu Penting?

Menghitung DSR sebelum mengajukan pinjaman memberikan beberapa manfaat, antara lain:

– Membantu mengetahui kemampuan membayar cicilan

– Mengurangi risiko kesulitan keuangan

– Membantu menyusun anggaran bulanan

– Menjaga keseimbangan antara cicilan dan kebutuhan rumah tangga

– Mendukung perencanaan keuangan jangka panjang

Dengan mengetahui kondisi keuangan sejak awal, keputusan mengambil pinjaman dapat dilakukan secara lebih terencana.

Baca Juga  Usia Bukan Batas : LUPROMAX Dukung Perjalanan Kakek Nenek Indonesia Menuju Mekkah

Tips Agar Cicilan Tetap Sehat

Selain menghitung DSR, beberapa langkah berikut juga dapat membantu menjaga kondisi keuangan.

1. Hitung Seluruh Pengeluaran Bulanan

Pastikan seluruh kebutuhan rutin sudah diperhitungkan sebelum mengambil cicilan baru.

2. Sisihkan Dana Darurat

Dana darurat dapat membantu menghadapi kondisi yang tidak terduga tanpa mengganggu pembayaran cicilan.

3. Hindari Mengambil Banyak Pinjaman Sekaligus

Semakin banyak kewajiban cicilan, semakin besar pula beban keuangan setiap bulan.

4. Bayar Cicilan Tepat Waktu

Pembayaran sesuai jadwal membantu menghindari denda atau konsekuensi lain sesuai ketentuan yang berlaku.

5. Evaluasi Kemampuan Membayar Secara Berkala

Jika pendapatan atau pengeluaran berubah, lakukan evaluasi kembali terhadap kondisi keuangan agar tetap seimbang.

Pinjaman Online dari Bank, Apa Bedanya?

Saat mencari pembiayaan, sebagian masyarakat mencari Pinjaman Online dari Bank karena disediakan oleh bank yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sebelum mengajukan pinjaman, pahami terlebih dahulu informasi mengenai manfaat, suku bunga, biaya, tenor, risiko, persyaratan, serta kemampuan membayar cicilan. Menggunakan pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial dapat membantu menjaga kesehatan keuangan dalam jangka panjang.

Ajukan Neo Pinjam Sesuai Kebutuhan dan Kemampuan Finansial

Jika kamu membutuhkan tambahan dana untuk berbagai kebutuhan, Neo Pinjam di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat menjadi salah satu pilihan yang layak dipertimbangkan.

Baca Juga  Emas Sentuh Rekor Tertinggi, Tren Bullish XAU/USD Masih Kokoh

Neo Pinjam menyediakan fasilitas Pinjaman Online dari bank dengan proses pengajuan yang dilakukan secara digital. Neo Pinjam punya limit sampai dengan Rp100 juta dan tenor hingga 24 bulan.

Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kamu telah memahami manfaat, suku bunga, biaya, tenor, risiko, serta syarat dan ketentuan yang berlaku. Sesuaikan jumlah pinjaman dan cicilan dengan kemampuan finansial agar pengelolaan keuangan tetap sehat.

***

Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce.

Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu.

Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).(***)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article KAI Logistik Raih Peringkat AA/Stable serta Tingkat Kesehatan dan Predikat “Sehat”, Perkuat Kepercayaan Pelanggan di Tengah Dinamika Industri
Next Article Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,188
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh247
    • Solok73
  • Ekonomi2,129
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah226
  • Lifestyle112
  • Nasional1,019
  • Olahraga79
  • Opini190
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik267
  • Uncategorized294
  • Video15

Berita Lainnya

Kulit Bayi Kering dan Kasar: 5 Pertanyaan yang Sering Ditanyakan Orang Tua
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
KAI Logistik Raih Peringkat AA/Stable serta Tingkat Kesehatan dan Predikat “Sehat”, Perkuat Kepercayaan Pelanggan di Tengah Dinamika Industri

Berita Terkait

Ekonomi

BRI KK Metro Tanah Abang Hadir Dukung Aktivitas Perdagangan dan Permudah Akses Layanan Perbankan

Agustus 2, 2026
Ekonomi

BRI Kantor Kas RS Mintoharjo Hadir Penuhi Kebutuhan Layanan Perbankan Pengelola, Karyawan, Pasien, dan Masyarakat Umum

Agustus 2, 2026
Ekonomi

5 Mitos tentang Sabun Mandi Bayi yang Masih Sering Dipercaya

Agustus 2, 2026
Ekonomi

Banyak Proyek AI Canggih Gagal di Pasar, Telkom AI Connect Bedah Strategi Go-To-Market dan Monetisasi Bersama CEO Nortis AI

Agustus 2, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?