DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Aktivis Pemuda Nasional Dukung Sertifikasi Tanah Adat di Sumbar, Dorong Pelibatan Langsung Tokoh Adat dalam Sosialisasi
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Aktivis Pemuda Nasional Dukung Sertifikasi Tanah Adat di Sumbar, Dorong Pelibatan Langsung Tokoh Adat dalam Sosialisasi
Uncategorized

Aktivis Pemuda Nasional Dukung Sertifikasi Tanah Adat di Sumbar, Dorong Pelibatan Langsung Tokoh Adat dalam Sosialisasi

Astriani Published Juli 20, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com– Aktivis pemuda nasional dan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Benny, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam menjalankan program pengadministrasian dan pendaftaran tanah ulayat di Sumatera Barat. Ia menilai kebijakan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat perlindungan hukum terhadap masyarakat adat sekaligus mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Program ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam mengakui dan melindungi hak-hak masyarakat hukum adat. Namun, keberhasilannya akan lebih maksimal jika proses sosialisasi juga benar-benar menyentuh langsung komunitas adat di nagari-nagari,” ujar Benny di Jakarta, Sabtu (19/7).

Pelibatan Tokoh Adat Dinilai Penting

Merespons kegiatan sosialisasi yang baru-baru ini digelar di Kabupaten Lima Puluh Kota oleh Kementerian ATR/BPN dan Kantor Pertanahan setempat, Benny menyampaikan pandangannya bahwa ke depan, pelibatan langsung tokoh-tokoh adat seperti datuak, ninik mamak, dan pemangku adat lainnya sangat penting.

Baca Juga  Kedepankan Restorative Justice Irwansyah Apresiasi Kinerja Kepolisian: POLRI, Tetap Menjadi Pengayom Masyarakat

“Para datuak adalah pemegang amanah dan pengelola tanah ulayat secara turun-temurun. Karena itu, sudah sangat tepat kebijakan Kementerian ATR/BPN pada kegiatan tersebut yang melibatkan partisipasi aktif para ninik mamak dan masyarakat adat,” ucapnya.

Menurutnya, pendekatan sosialisasi yang melibatkan langsung tokoh adat akan memperkuat pemahaman masyarakat serta mempercepat proses legalisasi tanpa menimbulkan kebingungan.

Apresiasi untuk Rezka Oktoberia, Staf Khusus Reforma Agraria

Benny juga mengapresiasi langkah Rezka Oktoberia, Staf Khusus Menteri ATR/BPN Bidang Reforma Agraria, yang hadir langsung dalam kegiatan sosialisasi di lapangan. Kehadiran beliau menunjukkan komitmen nyata dari pemerintah pusat untuk turun langsung menyapa masyarakat dan mendengar aspirasi dari bawah.

“Kita sangat menghargai peran Ibu Rezka yang hadir dan aktif menjelaskan pentingnya reforma agraria. Namun ke depan, kami berharap sinergi ini juga diperluas dengan memperkuat kolaborasi antara tokoh adat dan pemuda nagari,” ujar Benny.

Baca Juga  Presiden Prabowo Menyelamatkan Warga Gaza ke Indonesia,PPI : Pemimpin Sejati yang Peduli Sesama, Kami dukung 100 persen

Tanah Ulayat Adalah Akar Identitas

Ia menegaskan bahwa tanah ulayat bukan sekadar persoalan administratif, melainkan berkaitan langsung dengan identitas, kedaulatan, dan keberlanjutan budaya masyarakat Minangkabau.

“Sertifikasi ini penting bukan hanya untuk kepastian hukum, tapi juga untuk menjaga warisan leluhur. Ini langkah maju dalam menyatukan hukum negara dan nilai-nilai adat,” katanya.

Dorongan terhadap Sekolah Rakyat dan Pembangunan Jalan Tol

Selain itu, Benny mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di nagari-nagari terpencil agar anak-anak di pedalaman mendapatkan akses pendidikan yang adil dan relevan. Ia juga menyatakan dukungan terhadap pembangunan jalan tol di Sumatera Barat, dengan catatan bahwa pembangunan dilakukan dengan menghormati tanah ulayat dan kepentingan masyarakat lokal.

Baca Juga  Kominfo RI Bersama Fadli Zon Anggota DPR RI Mengadakan Kegiatan Pertunjukan Rakyat (Petunra)

“Pendidikan dan infrastruktur adalah hak rakyat. Tapi harus dibangun dengan hati, bukan hanya alat berat. Sertifikasi tanah ulayat menjadi dasar penting agar semua berjalan tanpa konflik,” pungkasnya.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Pencopotan Alvian Taufan Putra dari jabatan Ketua KONI Sulawesi Tenggara memunculkan tanda tanya besar
Next Article Makan Bergizi Gratis, Kebijakan Multisektor untuk Atasi Stunting dan Tekan Ketimpangan
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah986
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota413
    • Padang34
    • Payakumbuh86
    • Solok73
  • Ekonomi1,188
  • Headline406
  • Internasional82
  • Khazanah212
  • Lifestyle112
  • Nasional946
  • Olahraga79
  • Opini178
  • Pariwara Lipsus30
  • Politik260
  • Uncategorized274
  • Video15

Berita Lainnya

Halal Bihalal Polres Sijunjung, Kapolres Tekankan Soliditas dan Pelayanan Prima untuk Masyarakat
Pemko Payakumbuh Perkuat TKD Penanganan Dan Mitigasi Bencana
Wali Kota Zulmaeta Serahkan LKPD Tahun 2025 Ke BPK Perwakilan Provinsi Sumbar
BRI Region 6 Jakarta 1 Gelar Acara Halal Bihalal bersama jajaran Manajemen dan seluruh BRIliaN Region 6

Berita Terkait

Uncategorized

Mudik Lebih Nyaman, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Mobil Bekas dengan Bunga Mulai Dari 0,7%

Maret 18, 2026
Uncategorized

Pentingnya Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Generasi Muda

Maret 12, 2026
Uncategorized

Akselerasi Investasi dan Perdagangan Global, Syamsu Rizal: Adaptasi Jadi Kunci Hadapi Disrupsi Ekonomi

Maret 12, 2026
Uncategorized

Program Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Bentuk 80 Ribu Koperasi hingga 2026

Maret 12, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?