DigIndonews.comDigIndonews.com
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Reading: Ahli Komunikasi dan Akademisi Soroti Transparansi dan Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis
Share
Font ResizerAa
DigIndonews.comDigIndonews.com
Font ResizerAa
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Search
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Khazanah
  • Opini
  • Ekonomi
  • Opini
  • Uncategorized
  • Redaksi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
© Sayangi.com 2022 | All Rights Reserved
DigIndonews.com > Uncategorized > Ahli Komunikasi dan Akademisi Soroti Transparansi dan Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis
Uncategorized

Ahli Komunikasi dan Akademisi Soroti Transparansi dan Efektivitas Program Makan Bergizi Gratis

Astriani Published Oktober 24, 2025
Share
SHARE

Digindonews.com-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi topik hangat dalam Forum Diskusi Publik bertema “Membangun Generasi Emas dengan Makan Bergizi Gratis” yang digelar pada Kamis, 23 Oktober 2025. Dua narasumber, Usman Kansong selaku praktisi komunikasi dan Yanto, Ph.D., Wakil Dekan Fakultas Teknik Unika Atmajaya, memberikan pandangan strategis dari sisi komunikasi publik dan akademik terhadap implementasi program nasional tersebut.

Usman Kansong menilai bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada pelaksanaan teknis, tetapi juga pada strategi komunikasi publik yang efektif. “Program ini bukan sekadar kebijakan pangan, melainkan narasi besar tentang komitmen negara melahirkan generasi sehat dan berdaya. Komunikasi publik adalah jantung dari keberhasilan program nasional sebesar ini,” ujarnya.

Menurutnya, MBG merupakan transformasi nyata dari janji politik menjadi kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Dengan target 82,9 juta penerima manfaat melalui 32.000 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), program ini membutuhkan tata kelola komunikasi yang transparan dan partisipatif.

Baca Juga  Sekjend Pemuda Peduli Indonesia Apresiasi Kinerja Menteri Koperasi Indonesia

Usman mengingatkan bahwa penggunaan anggaran besar, mencapai Rp71 triliun hingga pertengahan 2025 dan diproyeksikan naik hingga Rp420 triliun per tahun, menuntut keterbukaan informasi publik. “Masyarakat harus tahu bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan adalah investasi untuk masa depan anak-anak Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Yanto, Ph.D. menyoroti aspek ilmiah dan kebijakan gizi nasional. Ia menyebut bahwa kekurangan gizi kronis seperti stunting masih menjadi masalah serius. “Data SSGI 2024 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 19,8%. Ini berarti hampir satu dari lima anak Indonesia tumbuh tidak optimal,” jelasnya.

Yanto menambahkan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga pembangunan manusia. Anak yang mengalami kekurangan gizi berpotensi memiliki kemampuan belajar rendah dan produktivitas rendah di masa depan. “Kerugian ekonomi akibat stunting bisa mencapai 2–3% dari PDB per tahun,” tegasnya.

Baca Juga  Webinar Forum Diskusi Publik yang Digelar Kominfo RI berikan Tips Menjadi Pemilih yang Cerdas

Keduanya juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dan pendekatan berbasis komunitas agar program berjalan efektif dan merata. Usman menekankan peran tokoh masyarakat, guru, dan kader lokal sebagai komunikator yang menjembatani pesan pemerintah kepada masyarakat. Sementara Yanto menekankan perlunya pengawasan mutu dan digitalisasi data agar potensi penyalahgunaan dana dapat diminimalisir.

Selain manfaat gizi, MBG dinilai memiliki efek ganda terhadap ekonomi lokal. Dengan melibatkan petani, nelayan, dan UMKM dalam rantai pasok, program ini dapat memperkuat kedaulatan pangan sekaligus menumbuhkan ekonomi rakyat.

“Ketika negara memastikan tidak ada anak belajar dalam keadaan lapar, sesungguhnya negara sedang menegaskan jati dirinya sebagai pelindung kehidupan,” ujar Yanto.
Usman menambahkan, “Tantangan kita bukan hanya memberi makan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa membangun generasi emas adalah tanggung jawab bersama.”

Baca Juga  Kominfo RI laksanakan Literasi Digital Dan Kecakapan Digital

Keduanya sepakat bahwa keberhasilan MBG akan sangat ditentukan oleh transparansi, partisipasi publik, dan komunikasi empatik. Dengan pendekatan yang humanis dan berbasis data, program ini diharapkan menjadi warisan kebijakan yang mampu mengubah wajah bangsa menuju Indonesia Emas 2045.***

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Dhiraj Kelly Sawlani: Menyatukan Hukum, Manajemen, dan Nilai Kemanusiaan dalam Kepemimpinan Modern
Next Article Koperasi Mandiri, Ekonomi Tangguh: Optimalisasi Komunikasi Publik Jadi Kunci di Era Digital
Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kategori

  • Daerah1,185
    • Agam14
    • Bukit Tinggi14
    • Limapuluh Kota428
    • Padang37
    • Payakumbuh244
    • Solok73
  • Ekonomi2,117
  • Headline408
  • Internasional82
  • Khazanah226
  • Lifestyle112
  • Nasional1,019
  • Olahraga79
  • Opini190
  • Pariwara Lipsus31
  • Politik267
  • Uncategorized293
  • Video15

Berita Lainnya

BRI KCP Thamrin City Hadir Dukung Kebutuhan Perbankan Tenant, Pengelola, dan Pengunjung Pusat Perdagangan Jakarta Pusat
Akreditasi Media BRICS Summit 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran Hingga 31 Agustus
BRI KK ITC Cempaka Mas Permudah Layanan Perbankan bagi Tenant dan Masyarakat
BRI KK Blok A Tanah Abang Permudah Akses Perbankan di Pusat Grosir

Berita Terkait

PELANTIKAN BADAN PENGURUS IKATAN KELUARGA ADONARA (IKA) KOTA/KABUPATEN SORONG PERIODE 2026–2031 BERLANGSUNG KHIDMAT

Juli 6, 2026
UncategorizedEkonomi

Pengiriman Retail KAI Logistik Tumbuh Positif, Kapasitas Angkut dan Jaringan Layanan Diperkuat

Juli 2, 2026
Uncategorized

KATIM Harimau Campo Satreskrim Polres Sijunjung Naik Pangkat Jadi Aiptu, Bukti Dedikasi dan Loyalitas Tanpa Batas

Juli 1, 2026
Uncategorized

Lelang Raya Poin Bank Raya, Dorong Aktivitas Transaksi di Aplikasi Raya

Juni 29, 2026
Show More
DigIndonews.comDigIndonews.com
Follow US
© DigIndonews.com 2024 | All Rights Reserved
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
Sign in to your account

Lost your password?